Piala Liga: 1965

Chelsea menjuarai Piala Liga untuk kali pertama dalam sejarah berkat kemenangan dua leg atas Leicester City.

Sepuluh tahun setelah klub memenangi liga dengan skuad muda, dipimpin oleh Tommy Docherty, tim terus berkembang dan keberhasilan ini merupakan buahnya.

Leg pertama final digelar di Stamford Bridge. Kita seperti dituntut melakukan inisiatif dan pertandingan yang dianggap berjalan ketat berakhir dengan lima gol.

Bobby Tambing menciptakan keunggulan setelah setengah jam, tapi Colin Appleton menyamakan skor untuk Foxes semenit sebelum jeda.

Sejenak kemudian, Terry Venables mengembalikan keunggulan melalui titik penalti. Tapi, dalam empat menit Leicester kembali menyamakan kedudukan melalui Jimmy Goodfellow.

Dengan sembilan menit tersisa, Eddie McCreadie, biasanya menjadi bek kiri tapi dimainkan sebagai penyerang tengah, mencetak gol indah untuk membuat skor 3-2. Dia melalukan dribel bola sejak pertahanan Chelsea sebelum memasuki tengah lapangan dan kemudian mengelabui Gordon Banks. Kali ini The Blues berhasil mempertahankan keunggulan untuk menjadi modal sebelum tandang ke Filbert Street.

Dibandingkan dengan leg pertama, laga di Leicester berakhir tanpa gol. Hasil itu memastikan skuad muda Docherty menjuarai Piala Liga.

The Blues berhasil mencatat 18 gol saat melaju ke final. Dimulai dengan kemenangan 3-0 di markas Birmingham. Berikutnya Notts County digilas 4-0 di kandang kita.

Pertandingan kandang melawan Swansea menjadi jadwal babak keempat. Pertandingan berjalan ketat. The Blues berhasil menang 3-2 berkat dua gol George Graham dan satu dari Dennis Brown.

Sekilas pertandingan melawan Workington di babak kelima berjalan mudah ketika Barry Bridges mencetak dua gol yang menjaga peluang kita. Tapi, tim tuan rumah berhasil bangkit membalas dua gol untuk memaksa laga replay di Stamford Bridge.

Sekali lagi Workington memberikan perlawanan pada laga ulangan. Hingga sepuluh menit sisa pertandingan, skor masih 0-0. Muncul Peter Osgood yang mencetak dua gol untuk membawa kita ke semi-final menghadapi Aston Villa.

Peluang lolos ke final kian besar berkat kemenangan 3-2 di Villa Park pada leg pertama. Gol-gol dari Bobby Tambling dan Barry Bridges memberikan keunggulan dua gol sebelum Tony Hateley menciptakan sepasang gol yang menyamakan kedudukan untuk tuan rumah. Gelandang The Blues John Boyle lalu menjadi pencetak gol penentu kemenangan.

Laga di Stamford Bridge diwarnai ketegangan suporter tuan rumah. Hateley membawa Villa unggul sekaligus menyamakan skor agregat pada pertengahan babak pertama. Tapi, Graham menjadi pahlawan malam itu dengan membawa kita melaju ke final dengan skor agregat 4-3.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA