Piala Liga: 2007

Pertandingan dimainkan di Stadion Millennium Cardiff dan sangat menghibur. Tim asuhan Jose Mourinho membuat awal yang buruk, kebobolan hanya dalam 12 menit ketika Theo Walcott berhasil menyusup ke kotak penalti The Blues dan menaklukkan Petr Cech.

Kegembiraan The Gunners hanya sesaat. Delapan menit kemudian, Didier Drogba, sering menghantui Arsenal, muncul menyambut umpan terobosan cerdas Michael Ballack untuk menyamakan skor dari sudut sempit.

Arsenal tampil lebih hidup di babak kedua, Jeremie Aliadiere dan Cesc Fabregas nyaris menambah gol. Lalu, John Terry ditarik keluar karena jatuh tak sadar dan dilarikan ke rumah sakit setelah wajahnya ditendang Abou Diaby pada sebuah perebutan bola.

Cedera sang kapten malah menghidupkan The Blues. Kita mulai mengancam. Frank Lampard nyaris membuat gol, tendangan jarak jauhnya tidak mampu dicegah Manuel Almunia tapi bola menghantam mistar.

Kemudian Drogba juga yang membuat kita menang. Muncul menyambut bola dengan sundulan kepala hasil umpan silang Arjen Robben pada menit ke-84.

Pertandingan menjadi panas saat menjelang akhir ketika John Mikel Obi dan Kolo Toure bertabrakan. Itu menciptakan kisruh antarpemain sampai-sampai Mourinho dan Arsene Wenger sama-sama masuk lapangan untuk melerai para pemain.

Mikel, Toure, dan Emmanuel Adebayor diusir wasit. Kita mampu bertahan meski mendapat tambahan waktu 12 menit karena penundaan pertandingan tersebut untuk mengangkat trofi juara.

Jalur ke final terbilang nyaman karena hanya satu kali kebobolan sebelum ke Cardiff.

Laga tandang ke Blackburn terlihat menantang, tapi gol-gol dari Joe Cole dan Salomon Kalou memberikan kemenangan 2-0. Itu menempatkan kita pada pertandingan melawan Aston Villa, yang kita pukul 4-0.

Perempat-final yang ketat menanti di markas Newcastle. Satu-satunya gol lewat tendangan bebas Didier Drogba menjadi pembeda di antara kedua tim.

Wycombe Wanderers menjadi pemisah antara kita dan laga final. Laga mudah di atas kertas berubah menjadi salah satu yang tersulit di ajang ini, setidaknya di leg pertama.

Wayne Bridge, yang bermain sebagai sayap dadakan, membuka keunggulan di babak pertama di Adams Park. Tapi, penampilan tim League Two yang penuh semangat itu berhasil memaksakan hasil imbang saat Jermaine Easter menyamakan kedudukan pada menit ke-78.

Leg kedua di Stamford Bridge berjalan lebih mudah dan kita menang 4-0 berkat Frank Lampard dan Andriy Shevchenko, masing-masing mencetak dua gol untuk memastikan tempat di final.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA