HASIL AKHIR

LAPORAN PERTANDINGAN

Laporan Pertandingan

Laporan: RB Salzburg 3 Chelsea 5

Sepasang gol Christian Pulisic dan gol spektakuler Pedro menjadi perhatian utama ketika Chelsea menunjukkan penampilan pramusim yang menggembirakan di Austria.

Musim liga RB Salzburg yang menjadi tuan rumah kami telah dimulai dan meskipun  bermain lebih baik di awal pertandingan, Chelsea segera mengambil dominasi dan unggul tiga gol dengan cepat.

Pulisic menjaringkan gol pertamanya dalam seragam the Blues dengan penyelesaian akhir yang matang, dan bintang baru asal Amerika Serikat kami tak lama kemudian dijatuhkan di dalam kotak terlarang yang menghasilkan hadiah penalti yang dieksekusi oleh Ross Barkley dengan penuh percaya diri.

Sang gelandang bersinar di hadapan mantan pemain nomor 8 kami Frank Lampard, dan umpan akurat Barkley yang mengawali gol kedua Pulisic dan gol ketiga kami saat pertandingan bahkan belum genap berjalan setengah jam. Umpan-umpan dan pergerakan pemain Chelsea terlalu sulit untuk ditandingi tim Austria, dengan kombinasi berbahaya Pulisic yang beroperasi di sayap kiri dan Barkley di lini tengah.

Salzburg memang berhasil membalas gol di babak kedua melalui skema tendangan sudut, tetapi Pedro kemudian membuat skor menjadi 4-1 dengan gol yang pastinya akan membuat Anda terkesiap. Tendangan voli tumitnya menyambut umpan Barkley sangat jenius dan sepertinya akan sulit untuk ditiru di musim 2019/20!

Pedro mencetak gol yang sulit dipercaya!

Masih tercipta tiga gol lagi, dua dicetak oleh pemain pengganti  Salzburg Takumi Minamino dan satu lainnya dicetak pemain kami sendiri Michy Batshuayi, yang performa apiknya terbayar di menit-menit terakhir.

Ini laga persahabatan yang menghibur bagi Frank dan pemain kami yang disaksikan secara langsung oleh Roman Abramovich. Kami kembali beraksi pada hari Sabtu melawan Borussia Monchengladbach, melewati perbatasan Jerman, dengan lebih banyak gol diharapkan bisa tercipta!

Starting XI kami di laga ini berisi delapan pemain yang menutup kemenangan di hari Minggu atas Reading, yang tidak termasuk Kepa, dan penjaga gawang asal Spanyol itu terpilih sebagai starter untuk melakukan penyelamatan perdana di laga ini.

Sebuah operan membelah pertahanan kami, tetapi tekel dari Emerson, tepisan Kepa, dan sapuan David Luiz di dekat garis gawang menjadi tiga aksi penting di pertahanan kami.

Emerson memberikan umpan Pedro yang sepakan pertamanya terlalu dekat dengan Cican Stankovic, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan oleh kiper Salzburg itu untuk menghentikan gol pertama Pulisic.

Pemain Amerika itu berhenti sebentar setelah menerima umpan Pedro, yang memungkinkan dua pemain bertahan berlari melewatinya. Dia kemudian berusaha mencari posisi yang tepat untuk melepaskan tembakan ke arah sudut kiri bawah gawang.

Baru dua menit kemudian kami menggandakan keunggulan kami. Pulisic sekali lagi sangat berperan, dia dijatuhkan di dalam kotak terlarang dengan sebuah pelanggaran saat dia berpeluang besar mencetak gol. Barkley bertugas mengambil tendangan penalti dan dengan percaya diri melesakkan bola ke sisi kanan bawah penjaga gawang.

Ross Barkley menggandakan keunggulan kami melalui sepakan penalti

Kedua pemain itu bekerja sama untuk terciptanya gol ketiga dan prosesnya pun cantik. Barkley mengambil lemparan dari Kepa di area kami dan melepaskan umpan panjang ke Pulisic, yang mengontrol bola dengan dada dan kemudian menggiringnya ke depan. Masih ada jarak yang cukup jauh dari gawang, namun Pulisic memutuskan untuk menggiringnya sendiri sebelum mengangkat bola melewati Stankovic. Itu adalah teknik penyelesaian yang kerap dilakukan mantan pemain kami, Eidur Gudjohnsen.

Pulisic dengan tenang melakukan penyelesaian untuk membuat skor menjadi 3-0

Chelsea, yang semakin percaya diri menghadapi lawan dan terus tampil menyerang, hampir membuat skor menjadi 4-0 pada menit ke-35. Pulisic melepaskan umpan kepada Emerson yang sepakan kerasnya masih bisa ditepis Stankovic dan membuat bola membentur mistar. Tammy Abraham memiliki peluang untuk mencetak gol tapi sundulannya melambung.

Kepa, yang tidak terlalu sibuk di laga ini sejak penyelamatan pertamanya, melakukan satu aksi sebelum jeda. Tendangan bebas Dominic Szoboszlai sepertinya akan berakhir dengan gol, tetapi kiper Spanyol kami berhasil menepisnya dengan tangan kiri.

Lampard tidak membuat pergantian pemain di babak kedua, berbeda sekali dengan lawannya, Jesse Marsch yang membuat 11 pergantian pemain, tetapi momen kebobolan dari bola mati berlanjut tak lama setelah jeda ketika Jerome Onguene meneruskan sebuah  tendangan sudut dengan sundulan dari jarak enam yard.

Namun Chelsea kembali menjauh. Adalah umpan Barkley di sisi kiri yang mengawali semuanya. Umpan silangnya memang akurat, tapi apa yang terjadi selanjutnya lah yang luar biasa. Pedro yang tengah berlari ke arah gawang mengayunkan tendangan voli tinggi dengan menggunakan bagian belakang kakinya melewati penjaga gawang Philipp Kohn.

Pedro merayakan golnya yang spektakuler

Tempo permainan menurun dengan intesitas dalam laga ini juga menurun, namun satu permainan apik Chelsea saat laga tersisa 20 menit nyaris membuahkan gol ketiga untuk Pulisic. Sebuah aksi Kohn untuk memotong umpan rendah Azpilicueta mencegah pemain Amerika Serikat kami untuk mencetak hat-trick. Dia dan empat rekan satu timnya diganti tidak lama setelah itu, dan pemain cadangan lainnya juga masuk kemudian dengan Andreas Christensen bermain di lini tengah. 

Davide Zappacosta adalah salah satu pemain pengganti yang masuk dan dia melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti saat laga hampir berakhir. Pemain pengganti Minamino berhasil mengesekusi tendangan penalti dengan sempurna.

Keunggulan tiga gol kami kembali tak lama kemudian. Kami menekan lawan dan Pedro memberikan umpan kepada Batshuayi yang sepakan pertamanya berhasil ditepis Kohn, namun bola muntahan berhasil disambarnya untuk dilesakkan ke dalam gawang. 5-2!

Namun justru Salzburg yang menutup gol di laga ini, Minamino berhasil mencetak gol keduanya di laga ini meski tembakan pertamanya berhasil diselamatkan oleh Kepa, dan bola muntahan jatuh di kakinya untuk dimasukkan ke dalam gawang. Namun, kemenangan tetap menjadi milik Chelsea dan laga pramusim yang menghibur lainnya dengan liga akan dimulai 10 hari lagi dari sekarang.

Chelsea (4-2-3-1): Kepa; Azpilicueta (k) (Zappacosta 82), Zouma, David Luiz (Tomori 75), Emerson (Alonso 75); Jorginho (Kenedy 75), Kovacic (Christensen 81); Pedro, Barkley, Pulisic (Mount 75); Abraham (Batshuayi 75).
Cadangan tidak dimainkan Caballero, Cumming, Giroud.
Pencetak gol Pulisic 20, 28, Barkley (pen) 23, Pedro 57, Batshuayi 88
Kartu kuning Zouma 41

RB Salzburg babak pertama): Stankovic, Ashimeru, Samassekou, Hwang, Szoboszlai, Ulmer, Camara, Haaland, Pongracic, Kristensen, Mwepu.
RB Salzburg (babak kedua): Kohn, Farkas, Van der Werff, Onguene, Mensah, Junozovic, Bernede, Diarra, Okugawa (Minamino 75), Daka, Koita.
Pencetak gol Onguene 50, Minamino (pen) 86, 90+1

Wasit Christopher Jager

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA