Blog

Menaklukkan Setan Merah

Pada bulan Haloween, Chelsea sudah memberikan dua kekalahan besar untuk Manchester United. Apakah mereka akan mampu mengulanginya pada hari Sabtu?

Oktober adalah waktunya daun berguguran, dan anak-anak berdandan dengan pakaian menakutkan untuk mendapatkan permen manis. Lebih penting lagi, ini juga merupakan bulan ketika the Blues telah mencatat dua kemenangan terbesar Premier League kami atas Manchester United.

Yang pertama datang pada awal Oktober 1999, dan kita harus mengatakan tak ada kemenangan yang lebih manis dari ini. Setan Merah tiba di Stamford Bridge dengan keyakinan tinggi. Pasukan Sir Alex Ferguson berada di 29 pertandingan tak terkalahkan di Premiership, yang membantu mereka meraih Treble di musim 1998/99. Sedikit yang mereka ketahui apa yang bakal terjadi pada 90 menit berikutnya ...

Dengan luar biasa, the Blues unggul dalam waktu 27 detik berkat sundulan Gus Poyet. Massimo Taibi, penjaga gawang the Red Devils, kembali melakukan kesalahan hanya sepekan setelah Matt Le Tissier mengolongi kakinya. 

Tak banyak yang bisa dilakukan kiper Italia itu untuk gol kedua kami yang dicetak dengan sundulan Chris Sutton, yang merupakan satu-satunya gol untuk the Blues. Momen yang lebih baik tercipta beberapa saat kemudian, saat tim tamu bermain dengan 10 orang setelah Nicky Butt melanggar Dennis Wise.

Dua gol dalam dua menit babak kedua membuat kami mengamankan laga ini, gol kedua Poyet dan gol bunuh diri Henning Berg. Ketika Jody Morris mencetak gol kelima, penggemar the Blues tidak percaya apa yang mereka lihat. Perayaan 'trombone' dari gelandang homegrown kami mungkin pantas dipertanyakan, tetapi tidak ada yang peduli - kami mengalahkan Man United 5-0!

Untuk Sutton, itu adalah satu-satunya gol Premier League yang ia cetak untuk Chelsea, tetapi yang paling membanggakan adalah itu menjadi salah satu kemenangan terbaik kami dalam kompetisi ini.

"Ini adalah momen yang fantastis dan saya pikir itu bisa  memulai waktu terbaik saya di klub," kenangnya dalam wawancara dengan program matchday beberapa tahun lalu.

"Kami mendapat gol pertama kami setelah sekitar setengah menit dan itu berlanjut dari sana. Tak sering terjadi sebuah tim mengalahkan Man United 5-0 jadi itu pasti salah satu momen paling menonjol dari waktu saya di sini. Saya ingat atmosfer di Stamford Bridge sangat bagus, para fans selalu tampak begitu dekat dengan lapangan."

Ada déjà vu ketika kami menjamu Setan Merah di London barat 17 tahun kemudian. Tidak hanya kami membuat kekalahan tandang terbesar mereka sejak kekalahan 5-0 yang terkenal pada tahun 1999, kami juga unggul cepat. 

Sebuah kesalahan pertahanan Manchester United memungkinkan Pedro untuk berlari mengejar umpan Marcos Alonso dan menaklukkan David de Gea untuk membuka skor setelah 30 detik, dan keunggulan itu segera digandakan oleh Gary Cahill saat dia tidak terkawal ketika skema sepak pojok terjadi dan melepaskan tendangan jarak dekat.

Tidak banyak peluang diciptakan oleh tim tamu dan tidak mengherankan ketika gol ketiga dari laga itu juga dicetak oleh Chelsea, ketika Eden Hazard melewati Chris Smalling dan mencetak gol dengan tendangan akurat melewati De Gea.

Gol pemanis datang dari kaki kanan N'Golo Kante saat dia memanfaatkan umpan dari Pedro dan menaklukkan Smalling dan dengan mudah mengalahkan De Gea. Itu adalah gol pertamanya untuk The Blues dan kegembiraan di wajah rekan satu timnya dan setiap pendukung di Stamford Bridge menjelaskan semuanya.

Pada suatu sore yang emosional di London Barat saat kami merayakan 20 tahun kepergian Matthew Harding, the Blues menciptakan pertunjukan yang akan membuat mantan wakil ketua kami merasa bangga.

Namun, ada ada satu hal yang hilang menurut Morris, yang melatih U-18 kami pada waktu itu.

"Saya mendapat banyak tweet yang mengatakan, 'Yang kita butuhkan sekarang adalah perayaan trombone!'" canda asisten manajer Derby County.

"Fakta bahwa kami tidak menurunkan tempo permainan menunjukkan kepada Anda bagaimana perasaan kami saat itu. Kami ingin membuat tanda yang nyata dan ketika Anda mendapat kesempatan untuk menempatkan tim papan atas  dalam kesulitan seperti itu, Anda akan mencobanya dan memanfaatkannya."

"Kembali ke ruang ganti adalah pengalaman yang luar biasa. Kami merasa hasilnya akan diingat untuk waktu yang lama dan masih dibicarakan sampai hari ini." 

Siapa yang tahu - mungkin itu akan kembali datang Sabtu sore, kami akan memberikan kekalahan lagi untuk Setan Merah untuk dibicarakan selama bertahun-tahun yang akan datang...

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA