Analisis

Data Day: Rudiger Dominan

Statistik dari kemenangan kami atas Brighton menunjukkan adanya pemain-pemain – dari kedua sisi lapangan berbeda – yang tampil menonjol…

Kami memenangi penguasaan bola sebesar 58 persen dengan tingkat akurasi operan sebesar 88 persen.

Di antara pemain-pemain starter, Jorginho punya akurasi operan terbaik (93 persen), diikuti oleh Antonio Rudiger dan N’Golo Kante (masing-masing 91 persen). Rudiger jadi yang paling sering menyentuh bola (100 kali), dibayangi oleh Jorginho (96).

Kedua pemain tersebut juga memimpin di kategori operan sukses. Bek asal Jerman itu jadi yang terbaik dengan 81 operan, diikuti oleh Jorginho (76), dan David Luiz (70).

Untuk umpan kunci, Willian dan Eden Hazard masing-masing menyumbang tiga umpan – tertinggi untuk kategori ini.

Bukan hanya statistik operan Rudiger yang menonjol, tetapi juga duel udaranya, yang mencatatkan tingkat kesuksesan sebesar 80 persen.

Cesar Azpilicueta hanya kalah dari pemain Brighton, Bernardo untuk urusan tekel, dengan lima tekel sukses.

Si pemain Spanyol juga melakukan tiga sapuan, terbanyak di antara pemain Chelsea. Jorginho memimpin kategori intersepsi (tiga kali).

Total, kami melepas 10 tembakan dan dua dari tiga tembakan tepat sasaran kami berbuah gol. Sepakan Marcos Alonso yang menerpa tiang gawang jadi satu-satunya tembakan ke gawang kami di babak kedua.

Bek kiri itu total melepas dua tembakan, sama dengan yang dilancarkan oleh Pedro dan Hazard.

Sebelum ditarik keluar, Hazard membikin tiga dribel sukses. Catatan tersebut cuma kalah dari Ruben Loftus-Cheek, yang membuat empat dribel sukses selama 25 menit di lapangan.

Brighton melakukan 14 pelanggaran berbanding enam dari kami. Hazard dan Mateo Kovacic dilanggar secara ilegal sebanyak tiga kali.

Hazard adalah satu dari dua pemain di lima liga teratas Eropa yang telah menciptakan kombinasi delapan gol atau assist musim ini. Satu pemain lainnya adalah Lionel Messi.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA