Analisis

Loftus-Cheek: Kami Harus Bayar Kecerobohan Kami

Gol keenam Ruben Loftus-Cheek dicetak di Molineux dalam laga yang berakhir dengan kekalahan untuk kami, dan si gelandang kemudian merefleksikan periode yang harus kami bayar mahal.

Setelah diberi kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya di Premier League kali ini, Loftus-Cheek berhasil membuka keunggulan kami atas Wolves lewat sebuah sepakan yang terdefleksi dan masuk ke gawang lawan. Gol itu meneruskan produktivitas yang ia tunjukkan saat melawan BATE Borisov, Burnley dan Fulham.

Sayangnya, pemuda 22 tahun itu tidak puas dengan gol itu dengan alasan, “rasanya tidak akan sama ketika Anda mencetak gol tapi kalah.” Kekalahan itu menggenapi rasa frustasi tim di laga di Black Country yang sebenarnya diawali dengan baik.

“Kami mengendalikan babak pertama, unggul 1-0 dan memainkan sepak bola yang bagus,” kata Loftus-Cheek.

“Mereka menyerang begitu cepat di babak kedua dan, jujur, kami sebagai tim, ceroboh. Di Premier League, jika kita ceroboh, kita harus membayarnya. Itulah yang terjadi.”

Loftus-Cheek jadi satu dari lima perubahan di tim yang mengalahkan Fulham Minggu lalu. Ia menegaskan bahwa kekalahan itu tidak berdampak apa-apa dan adalah tugas setiap pemain untuk berkumpul kembali jelang pertemuan dengan Manchester City pada akhir pekan.

“Kami setiap hari berlatih sebagai sebuah tim, dan kami seharusnya mengharapkan permainan yang bagus, terlepas dari siapa yang bermain di tim. Kami harus menerima kekalahan ini dan segera bangkit karena kami akan menghadapi laga berat akhir pekan nanti. Kami harus menganalisis permainan itu dan segera melupakannya.”

“(Pemain-pemain) di ruang ganti sangat kecewa. Ini adalah periode dengan banyak pertandingan dan banyak poin yang dipertaruhkan, dan dari laga-laga inilah kami ingin memetik poin. Itu tidak terjadi tapi kami harus tetap percaya diri dan mencoba lagi.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA