Blog

Tiga Laga Beruntun

Ruben Loftus-Cheek muncul sebagai salah satu bakat muda Inggris paling cemerlang, dengan torehan gol demi golnya di beberapa pekan terakhir.

Kemampuan Ruben Loftus-Cheek dalam mencetak gol benar-benar mencuri perhatian sejak ia kembali ke tim utama di bawah Maurizio Sarri di awal musim ini. Koleksi enam golnya di semua kompetisi sejauh ini sudah tiga kali lebih banyak ketimbang catatan gol terbaiknya dalam semusim, yaitu pada musim 2015/16 dan ketika dipinjamkan ke Crystal Palace musim lalu. Tampil sebanyak 17 kali dan 25 kali dalam dua musim berturut-turut, dibanding 10 penampilan di musim ini.

Yang lebih hebatnya lagi, Loftus-Cheek selalu mencetak gol di tiga penampilan terakhirnya di Premier League. Terakhir, tembakannya dari luar kotak penalti mengenai pemain lawan dan masuk ke gawang Wolverhampton Wanderers yang dijaga oleh Rui Patricio untuk membuka keunggulan kami di Molineux pada Minggu.

Sepekan sebelumnya, si gelandang turut andil dalam kemenangan telak kami atas Fulham dengan menyelesaikan sebuah pergerakan tim yang membuat kami unggul dua gol enam menit jelang laga usai. Di laga sebelumnya di Premier League, di Burnley yang berakhir dengan kemenangan 4-0, ia diturunkan sebagai pemain pengganti dan sukses mencetak gol di periode akhir pertandingan, kali ini lewat sebuah penyelesaian dari jarak dekat di masa injury time untuk menggenapi kemenangan di Turf Moor.

Hat-trick yang ia catatkan di Liga Europa saat kami menekuk BATE Borisov dengan skor 3-1 di Stamford Bridge tiga hari sebelum lawatan ke Burnley menjadi bukti yang jelas akan kemajuannya dalam menjebol gawang lawan.

Meski demikian, ia bukanlah satu-satunya pemain the Blues yang punya torehan selalu mencetak gol di tiga laga Premier League beruntun musim ini. Yang terbaru adalah gelandang internasional Inggris, Ross Barkley, Oktober lalu.

Pemain bernomor punggung delapan itu mengemas gol kedua Chelsea dalam kemenangan 4-0 atas Burnley. Sebelumnya, ia diturunkan sebagai pemain pengganti dan berhasil membuat gol penyeimbang di masa perpanjangan waktu saat bermain imbang 2-2 dengan Manchester United di Stamford Bridge. Ia juga menciptakan gol kedua saat kami menang 3-0 di kandang Southampton. Menambah mengkilap penampilan menawannya bulan itu, Barkley juga menciptakan peluang bagi terciptanya gol pembuka saat melawan the Saints dan the Clarets.

Pemain lainnya adalah Eden Hazard, yang kembali dari Piala Dunia dengan penampilan brilian. Setelah membikin assist di dua laga pertamanya di liga musim ini, pemain asal Belgia ini kemudian selalu mencetak gol di tiga laga berikutnya, dengan total lima gol.

Yang pertama ia ciptakan saat menyambangi Newcastle United yang bermain dengan pertahanan rapat. Gol itu lahir dari titik penalti. Gol keduanya masuk ke gawang yang dikawal oleh eks the Blues, Asmir Begovic untuk menggenapi kemenangan 2-0 atas Bournemouth. Yang terbaik muncul ketika menghabisi perlawanan Cardiff City dengan mencetak hat-trick dalam laga yang berkesudahan 4-1 itu.

Meskipun Loftus-Cheek bukan orang pemain pertama yang bisa mencetak gol di tiga laga Premier League beruntun untuk Chelsea musim ini, bisakah ia jadi pemain pertama yang bisa mencetak gol di empat laga beruntun ketika Manchester City mengunjungi Stamford Bridge?

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA