Pratinjau Laga

David Luiz Menjelaskan Bagaimana Membalikkan Momen Negatif dan Percaya pada Filososi Manajer

David Luiz yakin bahwa tim telah menunjukkan kecerdasan dan adaptabilitas untuk mengatasi masa-masa sulit di musim ini, yang masih menyisakan banyak hal untuk diperjuangkan, antara lain tiket ke Liga Champions yang bisa diraih jika finis di urutan empat besar atau menjuarai Liga Europa.

The Blues akan menyambut Dynamo Kiev di Stamford Bridge di leg pertama babak 16 besar Liga Europa dan David Luiz, yang tidak diturunkan saat tim mengalahkan Fulham di Premier League hari Minggu lalu, mengabarkan bahwa kemenangan back to back di dua laga derbi sebelum ini telah menyuntikkan semangat para pemain.

“Kami senang karena kami telah membalikkan momen negatif ke momen positif,” kata si pemain Brasil di konferensi pers pra pertandingan.

“Tidak mudah setelah kekalahan itu, tapi kurasa kami melakukan pekerjaan yang sangat bagus untuk come back, terutama di final (Carabao Cup), bahkan meski kami kalah adu penalti, dan melawan Tottenham karena kami tampil amat baik.”

“Momen seperti ini tidak pernah mudah tapi merupakan bagian dari pekerjaanku, sebagai pemain senior, untuk memotivasi semua pemain dan memahami tujuan serta target kami untuk sisa musim ini.”

Luiz ditanya apakah para pemain telah menunjukkan kekuatan untuk mengatasi tantangan di beberapa pekan terakhir ini.

“Setelah menjadi kuat, Anda harus cerdas dan cerdik untuk mencari solusinya. Terkadang Anda menemukan solusi di rapat pertama, terkadang Anda butuh lebih dari satu rapat, tapi terkadang (yang dikatakan) menjadi kuat adalah mengatakan yang sebenarnya. Kurasa kami telah melakukan itu dan itulah mengapa kami berhasil membalikkan momen negatif menjadi positif.”

Bek ini menyangkal pendapat yang mengatakan bahwa tim telah mengubah gaya mainnya di beberapa pertandingan terakhir, dengan menyatakan bahwa memang ada beberapa hal kecil yang berubah di momen-momen tertentu namun filosofi permainan mereka tidak berubah.

“Gaya permainan kami tidak berubah. Kami harus beradaptasi dengan momen-momen di pertandingan, seperti garis pertahanan tinggi, dan apakah perlu menekan tinggi atau tidak karena di beberapa momen, Anda bisa menstabilkan tim dan bertahan selama beberapa menit untuk mengambil napas lalu memainkan gaya kami. Semua orang tahu filosofi kami dibangun dari belakang, mencoba mengontrol pertandingan dan ini tidak berubah.”

“Kami harus menggunakan memori kami dari tiga laga pertama (musim ini) ketika semua orang menyebut adaptasi Chelsea dengan Maurizio telah berjalan dengan baik. Orang-orang mulai melupakan itu dan sekarang semua orang berkata bahwa tidak ada yang beradaptasi.”

“Adalah keputusan klub untuk mengubah gaya sepak bola kami karena selama bertahun-tahun, orang biasa berkata bahwa Chelsea menang namun tidak pernah mengendalikan permainan. Sekarang kami mengendalikan permainan namun terkadang tidak menang dan semua orang berkata bahwa Chelsea mengendalikan permainan tetapi tidak menang. Pada akhirnya, ini adalah soal apa yang benar-benar Anda percayai dan setiap pemain percaya dengan filosofi manajer dan berusaha bekerja 100 persen untuk meraih hasil.”

Sebelum Luiz, Maurizio Sarri bicara soal pemikirannya tentang tim untuk laga di fase gugur ini dan David Luiz mengonfirmasi bahwa manajer masih konsisten dalam perilakunya, bahkan di momen-momen sulit.

“Ketika Anda kalah seperti kekalahan kami di Man City, tidak ada yang akan gembira dan bercanda. Dia seorang pria yang hebat dan pria yang hebat tidak akan mengubah karakternya hanya karena situasi. Dia masih tetap menjadi orang yang mencintai dan bergairah dengan sepak bola, baik dengan orang lain dan berusaha membantu setiap orang.”

Ditanya apakah tim harus memprioritaskan diri ke Premier League atau Liga Europa untuk mengejar tiket ke Liga Champions, Luiz menegaskan bahwa mereka akan berjuang di kedua kompetisi itu.

“Kami punya dua kesempatan jadi kami akan berusaha di keduanya hingga akhir. Kemenangan atas Tottenham menempatkan kami dalam persaingan di liga, empat tim memperebutkan dua tempat, dan kami masih punya kesempatan menjuarai Liga Europa, jadi kami punya dua kesempatan dan kami harus berjuang hingga akhir. Kami harus cerdas untuk memahami momen-momen ini dan inilah yang sedang kami lakukan.”

“Menjuarai kompetisi ini tidak pernah mudah, jadi kami harus berpikir selangkah demi selangkah. Ini merupakan kesempatan bagi setiap pemain untuk bermain dan melakukan yang terbaik. Setiap pemain berkesempatan untuk bermain di kompetisi besar ini dan menjuarai titel.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA