Analisis

Maurizio Sarri Jelaskan Apa yang Salah dari Kekalahan Chelsea dari Everton

Maurizio Sarri yakin Chelsea masih berpeluang finis di posisi empat besar Premier League musim ini jika bisa bermain selama 90 menit dengan permainan seperti yang dipertontonkan di babak pertama di Everton, namun ia juga mengakui bahwa target akan semakin sulit diraih jika tim mengulangi permainan di babak kedua di delapan laga terakhir musim ini.

Selepas menelan kekalahan pertama di liga sejak kalah enam gol dari Manchester City bulan lalu, bos bicara kepada awak media. Tak banyak yang bisa dibandingkan antara laga kemarin dengan laga kontra City tersebut, di mana kali ini Chelsea terus mendominasi sejak menit pertama, dan bahkan menciptakan beberapa peluang di menit-menit awal. Namun, setelah sepakan Eden Hazard menerpa tiang gawang dan beberapa tembakan lainnya luput dari sasaran, Everton memberikan pukulan berupa gol dari sepak pojok di babak kedua, yang kemudian menambahkan dengan eksekusi tendangan penalti, yang keduanya sama-sama sempat dihalau Kepa.

Sarri menggarisbawahi kegagalan timnya dalam bertahan di babak kedua seperti di babak pertama ketika bisa meredam the Toffees.

“Situasinya jelas,” katanya. “Kami mungkin memainkan 45 menit terbaik kami musim ini lalu tiba-tiba di awal babak kedua kami berhenti bermain, tanpa bertahan. Itu yang membuat kami berada dalam masalah.”

“Ini bukan masalah fisik karena jika mengalami yang seperti itu, penampilan akan menurun secara perlahan, bukan seketika. Kami bermain amat baik hingga menit terakhir babak pertama lalu tiba-tiba bermain amat buruk di menit pertama babak kedua. Sulit bagi pemain untuk menjelaskannya kepada saya terkait perubahan itu dan sulit bagi saya untuk menjelaskan perubahan itu. Tapi, saya rasa ini mental block.”

Ini bukan pertama kalinya Sarri bicara soal mental pemain.

“Pada saat ini, inilah batasan kami,” jelasnya, “karena jika kami bisa bermain seperti di babak pertama dengan konsisten maka posisi kami di liga akan berbeda, tapi kami punya masalah ini. Ini sebuah batasan yang besar, karena kami kalah di laga yang serupa di Wolverhampton dan hari ini, dengan cara yang sama.

Sarri tak terlalu mempermasalahkan peluang-peluang di babak pertama yang gagal dimanfaatkan ketimbang kebangkitan Everton.

“(Fokus) Anda harus tetap ada di pertandingan jika tidak dapat mencetak gol. Di babak pertama, kami punya enam atau tujuh peluang gol. Kami tidak dapat mencetak gol tapi kami hanya perlu tetap ada di pertandingan dan bertahan dengan sangat baik. Cepat atau lambat, jika bisa menciptakan peluang, Anda akan mencetak gol.”

“Hari ini Gonzalo Higuain mendapat peluang,” imbuhnya, “tapi terlalu sedikit. Dia mengalami masalah di awal pekan ini, sakit perut parah plus demam sehingga hari ini normal apabila dia hanya bisa bermain selama 60 sampai 65 menit. Tapi, ia perlu meningkatkan kondisi fisik dan mentalnya.”

Soal peluang empat besar…

“Tidak mustahil, kami hanya perlu mengejar tiga poin. Ini tidak mustahil dalam delapan laga tapi mustahl jika kami tidak makin baik, jika kami tidak mampu menghindari (penampilan seperti) di babak kedua hari ini.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA