Analisis

Toni Rudiger Keluhkan Kekalahan dari Everton dan Pendekatan Chelsea di Babak Kedua

Toni Rudiger melabeli penampilan kami di babak kedua di Everton kemarin sebagai penampilan yang “tak bisa diterima” dan berkata bahwa di periode itulah kita harus membayar mahal harganya.

Dengan tidak bermainnya tiga di terdekat dengan kita di Premier League akhir pekan lalu, kami berpeluang untuk merebut posisi di zona Liga Champions. Kami memulai laga di Goodison Park dengan baik dan berhasil menciptakan sejumlah peluang untuk meraih keunggulan, tetapi tak ada satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol dan akhirnya dihukum di awal babak kedua melalui sundulan Richarlison.

Gol kedua Everton datang ketika laga tinggal menyisakan 20 menit lagi dan Rudiger tak mau beralasan dengan itu.

“Cara kami kalah ini tidak bisa diterima, kami kalah dalam waktu 10 menit,” keluhnya.

“Kami tampil dengan baik di babak pertama, dan kami seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol, tapi gagal. Pendekatan kami di babak kedua tidak bisa diterima. Kami pasif, dan bahaya jika tampil pasif melawan tim mana pun di liga ini.”

“Ini sama seperti saat melawan Wolvs (pekan lalu), hanya saja kali ini kami kalah.”

Baca: Sarri jelaskan apa yang salah dari kekalahan di Everton

Sekarang akan berlangsung jeda internasional selama dua pekan, di mana Rudiger akan bergabung dengan skuat tim nasional Jerman. Ketika liga domestik kembali bergulir, dimulai dengan lawatan ke Cardiff, ia sudah tahu benar apa yang harus dilakukan.”

“Kami masih punya delapan laga lagi, tapi kami tidak bisa bilang ‘pekan depan, pekan depan, pekan depan’. Kami benar-benar harus lebih baik, karena kami tidak bisa kalah di laga-laga ini.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA