Berita

Pantauan Media: Claude Makelele Tidak Suka Trik-trik Ronaldinho, Didier Drogba Puji Duo Chelsea

Dalam pantauan kami terhadap media-media yang memberitakan Chelsea edisi ini, legenda Chelsea Claude Makelele mengaku bahwa dia bukan penggemar “trik Playstation” Ronaldinho dan pandangan Didier Drogba terhadap pemain-pemain yang dulu bermain bersamanya, Eden Hazard dan David Luiz.

Berita-berita ini diambil dari sumber eksternal yang tidak mewakili pandangan atau posisi Chelsea Football Club.

Makelele bukan penggemar trik-trik Ronaldinho

Dalam sebuah wawancara dengan sebuah stasiun televisi Prancis, RMC Sport, gelandang legenda the Blues, Claude Makelele mengaku bahwa dia bukan penggemar “trik Playstation” Ronaldinho dan bahwa memperingatkan si pemain Brasil itu agar tidak memeragakannya di lapangan saat berhadapan dengannya di lapangan.

Kedua pemain itu kerap berhadapan ketika Chelsea bersua Barcelona di Liga Champions selama tiga musim berturut-turut di pertengahan tahun 2000an. Tetapi, ketika Ronaldinho berada di puncak performanya, dua kali memenangi penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA, Makelele merasa pria asal Brasil itu terlalu berlebihan dalam memainkan triknya dan tidak seefektif rekan setimnya di timnas Prancis, Zinedine Zidane.

“Zidane adalah seorang seniman, tetapi setiap gerakan yang dia buat selalu menambahkan sesuatu pada serangan atau untuk bergerak maju,” kata Makelele kepada rekan setimnya di Chelsea, William Gallas.

“Beberapa gerakannya sulit ditaklukkan, dalam konteks ini, kita tidak bisa bicara apa-apa. Untuk Ronaldinho, sama, dan dalam konteks ini kita tidak bisa bicara apa-apa. Tapi, di titik tertentu, dia mulai berlebihan.”

Ditanya oleh Gallas apakah dia pernah berkonfrontasi dengan si pemain Brasil itu, Makelele bercerita tentang sebuah insiden di lapangan.

Eks gelandang the Blues itu berkata: “Kubilang padanya, ‘Aku lebih suka kau mendekat ke arahku dan melewatiku sambil mendribel bola dengan wajar. Tapi, dengan trik Playstationmu, aku akan membuatmu masuk rumah sakit!”

“Apa yang dia lakukan? Dia memberiku bola itu dan meminta maaf.”

Drogba: Hazard sudah jadi legenda Chelsea

Dalam sebuah wawancara dengan Goal.com, Didier Drogba menyebut bahwa Eden Hazard sudah mengamankan status sebagai legenda di Chelsea dan senang dengan kebangkitan David Luiz di Stamford Bridge musim ini.

Drogba, yang membantu meyakinkan Hazard untuk bergabung dengan the Blues pada 2012, terkesan dengan kemajuan di pria Belgia sejak bermain bersama di musim 2014/15 yang berakhir dengan gelar juara Premier League untuk Chelsea.

“Dia sudah lebih klinikal,” kata pria kelahiran Pantai Gading 28 tahun lalu ini. “Ini datang seiring dengan usia. Dia sangat efisien dan aku senang sekali melihatnya. Dia memimpin tim, bertanggung jawab pada tim dan dia melakukannya dengan baik.”

“Dia adalah seseorang yang memiliki ekspektasi yang sangat tinggi terhadap dirinya sendiri dan dari rekan-rekan setimnya karena dia ingin menang. Terkadang ini mendorong Anda untuk melakukan sedikit lebih baik lagi karena Anda ingin rekan-rekan Anda sampai pada level Anda. Yang seperti ini terkadang terjadi, tetapi semakin sering dia tampil di laga-laga besar, semakin baik kemampuannya dalam membaca pertandingan.”

“Dia seorang legenda. Lihat apa yang telah dia raih selama enam tahun di klub. Dia menjuarai liga dua kali, menjuarai FA Cup, memenangi Player of the Year.”

“Dia membawa sesuatu yang tidak kita punya sejak lama. Bila mengambil perbandingan, jika boleh, yang terdekat, adalah (Gianfranco) Zola. Talentanya adalah mendribel, membuat perubahan dan mendribel satu lawan satu. Itulah dia.”

Drogba juga senang melihat rekan setimnya saat menjuarai Liga Champions 2012, David Luiz, yang kembali tampil reguler bagi the Blues setelah musim lalu sempat kesulitan dengan performa dan kebugarannya.

“David adalah pemain hebat. Dia pemain yang fantastis,” pujinya. “Aku bermain bersamanya beberapa tahun lalu, dan sangat menikmati permainan bersamanya. Aku senang memilikinya di tim karena Anda tahu bahwa Anda aman.”

“Tahun lalu adalah tahun yang sulit untuknya, tapi semusim sebelumnya dia sangat bagus. Kurasa ini adalah soal kepercayaan diri antara kita dengan manajer dan bagaimana perasaan kita. Juga cedera. Tahun lalu dia kesulitan memulihkan diri, tetapi sekarang dia sedang dalam kondisi terbaiknya. Aku senang sekali untuknya.”

“Semua orang di klub menyayangi David, tetapi aku akan senang jika dia bertahan di klub. Dia tidak hanya membawa kegembiraan pada klub, tetapi juga salah satu wajah klub, dan dia pemain yang sangat bagus. Dia tampil baik saat ini. Jadi, begitulah kalau aku bisa memilih (aku akan memberinya kontrak).”

Slavia banding atas keputusan untuk menutup stadion

Associated Press melaporkan bahwa Slavia Prague berencana untuk mengajukan banding atas keputusan yang memerintahkan mereka bermain di stadion yang ditutup sebagian saat melawan Chelsea di leg kandang di perempat final Liga Europa.

UEFA menghukum klub asal Ceko itu menyusul keributan penonton yang terjadi di babak 32 besar saat melawan tim Belgia, Genk, Februari lalu. Kala itu pendukung Slavia menyalakan kembang api dan melempar benda ke lapangan.

Slavia mengeluhkan bahwa mereka baru mendapat informasi hukuman UEFA ini setelah mengumumkan bahwa tiket laga kontra Chelsea di Eden Arena pada 11 April telah terjual ludes.

Klub asal Ceko tersebut maju ke perempat final usai menyingkirkan juara lima kali Sevilla dengan agregat 6-5 di babak sebelumnya.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA