Berita

Pantauan Media: Jamie Carragher Gunakan VR untuk Jelaskan Gol Chelsea di Cardiff, John Terry Kritik Gol Kemenangan Ruben Loftus-Cheek

Dalam pantuan berita-berita yang berkaitan dengan Chelsea edisi ini, Jamie Charragher menggunakan Virtual Reality untuk memberikan perspektif asisten wasit terkait gol penyeimbang kami di Cardiff yang dicetak oleh Cesar Azpilicueta dan John Terry mengkritik teknik sundulan Ruben Loftus-Cheek.

Berita-berita ini diambil dari sumber eksternal yang tidak mewakili pandangan atau posisi Chelsea Football Club.

Carragher gunakan VR untuk menjelaskan gol Azpi

Penggunaan headset VR oleh Carragher dalam acara Monday Night Football Sky Sports mungkin akan membuat banyak penggemar sepak bola merasa geli namun eks bek Liverpool ini menunjukkan poin yang bagus dalam menjelaskan alasan dibalik sahnya gol controversial Cesar Azpilicueta yang membuat kedudukan menjadi seimbang.

Para ofisial laga itu mendapat kritikan keras dari manajer Cardiff, Neil Warnock menyusul pengesahan gol Azpilicueta yang dalam tayangan ulang terlihat berdiri di posisi offside ketika Marcos Alonso memflick tendangan sudut Willian.

Carragher membela ofisial pertandingan itu.

“Saya sangat bersimpati (terhadap para ofisial) dan menurut saya hampir mustahil bagi mereka untuk memberikan offside,” katanya.

“Jika menyaksikan ini, Neil Warnock mungkin tidak akan suka ini, tapi kita harus melihat secara seksama dan saya sudah berbicara dengan Mike Riley (kepala Professional Game Match Officials Ltd.) tentang bagaimana sulit situasi itu bagi ofisial dan apa yang bisa dilakukan di masa depan karena ini sangat sulit, sangat jarang.”

Carragher lalu memakai VR untuk menunjukkan sudut pandang asisten wasit setelah Willian melakukan tendangan sudut, dengan menyebut bahwa pandangan si asisten terhalang oleh Willian.

“Inilah pandangannya ketika Alonso akan menyentuh bola,” jelas Carragher. “(Pandangan) dia tertutup sepenuhnya. Jika dihentikan, ya, saya bisa bergerak ke sekitar dan melihat bahwa dia jelas offside tetapi kita sudah lihat betapa cepat prosesnya. Bagaimana bisa dia menyatakan offside?”

“Kubilang saya sangat bersimpati dengan asisten wasit dan itulah alasannya. Kita harus sebisa mungkin menempatkan diri kita ke posisi yang sama seperti apa yang mereka lihat, apa yang terjadi di sana, dan menyadari betapa sulit (situasinya).”

Menurut mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher, insiden itu menjustifikasi pendapat perlunya Premier League menggunakan teknologi video assistant referee (VAR).

“Asisten itu berkata bahwa Willian berdiri sejajar dengannya, tetapi yang akan saya katakana adalah dia akan sangat kecewa dengan apa yang dilihatnya,” kata Gallagher. “Itu akan dengan cepat dikoreksi (dengan VAR) dan itu memperkuat alasan mengapa VAR sangat diperlukan.”

Terry kritik sundulan Loftus-Cheek

Seperti para penggemar Chelsea yang lain, John Terry tentu menyukai gol kemenangan yang dibuat oleh Ruben Loftus-Cheek di Cardiff tapi eks kapten the Blues ini mengutarakan sejumlah kritik untuk teknik sundulan si gelandang muda.

Terry, yang menyaksikan pertandingan di rumah, memposting sebuah gambar di Instagramnya, momen ketika Loftus-Cheek menyentuh umpan silang Willian, dengan fokus pada mata Loftus-Cheek yang terpejam saat melakukan kontak dengan bola.

“Ya @rubey_lcheek, mengapa kau menutup matamu,” kata Terry, yang saat ini menjabat sebagai asisten manajer Aston Villa.

Terry mungkin mengejek eks rekan setimnya itu, tapi Loftus-Cheek, yang belum pernah mencetak gol untuk the Blues dengan sundulan, perlu menseriusi pendapat dari Kapten, Pemimpin, Legenda kami, yang sebagian besar dari 67 golnya untuk Chelsea berasal dari kepala.

Spekulasi transfer Jovic berlanjut

Meski kemungkinan besar kami tidak dapat mendatangkan pemain baru musim panas ini, media masih menyebut-nyebut bahwa striker asal Serbia, Luka Jovic mungkin akan merapat ke Stamford Bridge.

Metro melaporkan bahwa Chelsea jadi yang terdepan untuk mendapatkan tanda tangan pemain 21 tahun yang telah mencetak 23 gol dari 37 penampilan untuk Eintracht Frankfurt musim ini, klub yang meminjamnya dari Benfica selama dua tahun.

Eintracht diperkirakan akan mengaktifkan opsi untuk membeli pria Serbia secara permanen musim panas ini tetapi sepertinya si pemain kemudian akan dijual oleh klub Jerman. Chelsea, Barcelona, Real Madrid, dan dua tim Manchester disebut-sebut sebagai tempatnya berlabuh.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA