Berita

Pantauan Media: Bos Brighton Berharap Eden Hazard Tidak Jadi Starter Lagi, Joe Cole Ungkap Alasannya Menolak Pinangan Spurs

Dalam pantauan berita-berita yang berkaitan dengan Chelsea edisi ini, manajer Brighton Chris Hughton berharap Eden Hazard tidak ada dalam starting line-up Chelsea yang menghadapi the Seagulls di Stamford Bridge, Joe Cole menjelaskan keputusannya untuk tidak bergabung dengan Tottenham selepas meninggalkan Chelsea dan Mario Pasalic berniat bergabung dengan Atalanta secara permanen.

Berita-berita ini diambil dari sumber eksternal yang tidak mewakili pandangan atau posisi Chelsea Football Club.

Hughton berharap Eden dicadangkan lagi

Press Association melaporkan bahwa manajer Brighton, Chris Hughton mengaku bahwa dia akan bersyukur jika melihat nama Eden Hazard di barisan pemain cadangan untuk kali kedua beruntun ketika timnya menyambangi Chelsea dini hari besok.

Hughton adalah pengagum si pemain Belgia, yang menjadi momok bagi the Seagulls di pertemuan sebelumnya dengan mencetak tiga gol di dua pertemuan terakhir.

Dia mengaku lebih senang melihat pria 28 tahun itu tidak diturunkan sejak menit pertama oleh Maurizio Sarri, seperti yang terjadi di laga Minggu lalu di mana dia baru dimainkan di menit ke-53 ketika di Cardiff City, laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1.

“Dia, bagi saya, adalah pemain kelas dunia. Dan soal penampilannya dua musim lalu, saya rasa dia sekarang sudah lebih baik lagi,” komentar Hughton tentang bintang Chelsea yang mengemas dua gol saat tim menang 4-0 di Brighton musim lalu.

“Contohnya adalah di stadion kami musim ini, dan musim lalu, di mana dia tampil luar biasa, mungkin salah satu penampilan individu terbaik yang pernah saya lihat di the Amex.”

“Dia individu yang luar biasa yang sangat bisa memenangi pertandingan. Apakah saya akan bersyukur jika dia tidak bermain? Ya.”


“Tetapi, kami juga tahu bahwa mereka punya banyak pemain berkualitas yang bisa dipilih.”

Cole jelaskan keputusannya untuk menolak Spurs

Joe Cole sangat dicintai oleh publik Chelsea dan West Ham United dan bahkan akan lebih dicintai lagi setelah mengungkap alasannya untuk menolak pinangan Tottenham Hotspur dengan alasan kedekatannya dengan dua klub tadi.

Berbicara kepada majalah FourFourTwo, pria 37 tahun ini mengaku bahwa ketika meninggalkan Stamford Bridge pada 2010 – menyudahi karier cemerlang selama tujuh tahun bersama the Blues yang telah membuahkan tiga gelar juara Premier League, tiga trofi FA Cup dan dua trofi League Cup – dia sempat tergoda dengan kontrak jangka pendek dari White Hart Lane.

Tetapi dia kemudian memutuskan untuk pindah lebih jauh ke utara, ke Liverpool, sehingga tidak menodai hubungannya dengan penggemarnya di Chelsea dan West Ham.

“Tetap tinggal di London jadi sesuatu yang logis. Harry Redknapp juga jadi manajer di sana, jadi (sebenarnya) sangat pas,” kenang Cole, yang kini jadi pelatih di Akademi Chelsea.

“Tapi, kurasa itu tidak benar, mengingat pernah menjadi pemain West Ham dan Chelsea lalu akan bermain untuk Tottenham. Ini akan menodai semua yang pernah kulakukan di Chelsea.”

“West Ham akan selalu mendapat tempat khusus di hatiku, tetapi saat kecil aku mendambakan bisa memenangi trofi.”

“Bermain untuk Chelsea sangat spesial, tempat yang bagus untuk belajar. Aku merasa sangat nyaman di sana dan mereka sangat baik padaku sejak aku pergi pada 2010. Chairman, Bruce Buck, selalu berhubungan denganku, dan mereka mau aku kembali ke sana.”

“Sama halnya dengan ketika aku bergabung dengan West Ham ketika masih kecil, aku merasa di situlah tempat yang pas untuk memulai.”

Pasalic ingin dipermanenkan Atlanta 

Agen Mario Pasalic memberi tahu Gazzetta dello Sport bahwa gelandang asal Kroasia itu berniat meningkatkan statusnya di Atalanta sebagai pemain pinjaman menjadi permanen menyusul penampilan apiknya di Serie A.

Setelah bergabung dengan Chelsea pada 2014, pemuda 24 tahun itu sempat dipinjamkan ke Elche, Monaco, AC Milan, dan Spartak Moscow sebelum akhirnya berlabuh ke Atalanta. Di sana, dia telah membukukan lima gol dan tujuh assist dari 32 pertandingan di musim ini. Klub yang bermarkas di Bergamo itu kini bercokol di peringkat enam Serie A.

Menurut agennya, Marko Naletilic, Pasalic merasa senang dan berharap klubnya bersedia mempertahankannya.

“Harga untuk membelinya telah ditentukan, dan niat kami pun sudah jelas. Tidak ada tempat yang lebih baik baginya untuk berkembang dan jika klub ingin fokus pada Mario, kami amat sangat terbuka,” jelasnya dalam bahasa Italia.

“Saya akan senang jika dia bertahan, akan jadi (keputusan) yang terbaik. Atalanta adalah realita dari dunia sepak bola, Juventus kecil. Selain itu, mereka punya (Gian Piero) Gasperini, seorang pelatih yang luar biasa. Salah satu yang terbaik bukan hanya di Italia, tetapi di Eropa. Dia 100% menghargai setiap pemain, seperti yang ditunjukkannya pada Pasalic.”

“Mario tidak pernah merasa sebaik yang dirasakannya tahun ini dan merasa cukup beruntung bisa bermain untuk beberapa klub penting. Tetapi, tak diragukan lagi, Bergamo mewakili sebuah langkah maju di dalam kariernya.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA