Analisis

Statistik Kunci Slavia Praha v Chelsea

Analisis statistik kami tentang kemenangan leg pertama atas Slavia Praha menunjukkan sejumlah kontribusi menonjol termasuk dari Willian dan Marcos Alonso, yang bekerja sama untuk mencetak satu-satunya gol kami...

Kami memiliki delapan tembakan berbanding sembilan milik Slavia, mencetak gol dengan salah satu dari dua tembakan ke arah gawang.

Willian dan Toni Rudiger sama-sama melepaskan dua tembakan.

Kami memiliki 57,1 persen penguasaan bola, dengan lebih penguasaan yang lebih besar di babak kedua (60,9 persen) daripada babak pertama (53,3 persen).

Rudiger menjadi pemain yang paling lama menguasai bola (8 persen), sementara itu pencetak gol di laga ini, Marcos Alonso,lebih sering menyentuh bola daripada pemain lain dengan 101 sentuhan,dan yang paling signifikan adalah sundulannya saat laga masih menyisakan empat menit. Itu adalah gol kedua berturut-turut Alonso di pertandingan tandang Liga Europa.

Kami menyelesaikan 462 dari 564 umpan kami, setara dengan akurasi 82 persen. Itu adalah salah satu angka terendah kami dalam aspek tersebut pada musim ini.

Bek tengah Rudiger (73) dan Andreas Christensen (72) membuat jumlah operan akurat tertinggi.

Ketika bicara soal umpan kunci, Willian memimpin dengan tiga termasuk asis untuk sundulan Alonso. Olivier Giroud membuat dua umpan kunci.

Pemain Prancis itu juga memenangi lima duel udara di laga ini.

Meskipun hanya berada di lapangan selama setengah jam, Eden Hazard menyelesaikan tujuh dribel, lebih dari dua kali lipat jumlah pemain berikutnya dalam catatan itu, Willian dan Ross Barkley. Mereka membukukan tiga dribel sukses. Hazard mencatatkan keberhasilan dribel 100 persen dan juga dilanggar lima kali.

Kami memenangi 22 tekel (Slavia 14) yang menegaskan apa yang dikatakan Maurizio Sarri setelah pertandingan tentang kemampuan kami untuk bertahan di periode yang sulit.

Alonso memenangi lima tekel, dengan tingkat keberhasilan 100 persen, dan Azpilicueta dan Mateo Kovacic masing-masing tiga.

Kami juga mencatat 27 sapuan, 14 lebih banyak dari lawan kami, dengan Christensen mencatatkan tujuh sapuan dan Rudiger lima.

Catatan tiga intersep Alonso hanya bisa dilampaui Michael Ngadeu-Ngadjui dari Slavia, yang menghasilkan empat intersep.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA