Berita

Pantauan Media: Kevin De Bruyne Buka Suara Tentang Kepindahannya dari Stamford Bridge, Ketakutan Aston Villa akan Cedera Tammy Abraham Mereda

Dalam pantauan kami terhadap berita-berita Chelsea dari media, Kevin De Bruyne buka suara terkait kegagalannya saat bermain untuk Chelsea, manajer Aston Villa Dean Smith tidak terlalu khawatir dengan Tammy Abraham yang harus ditarik keluar lantaran terkena cedera hamstring akhir pekan lalu.

Berita-berita ini diambil dari media eksternal yang tidak mewakili pandangan atau posisi Chelsea Football Club.

De Bruyne ungkap alasannya meninggalkan Chelsea

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne mengakui bahwa kenaifannyalah yang membuatnya pergi meninggalkan Stamford Bridge pada 2014 dengan hanya mencatatkan sembilan penampilan untuk the Blues.

Dalam sebuah artikel di The Players’ Tribune, sebuah platform media baru yang menyediakan kontek-konten yang ditulis oleh atlet-atlet profesional, gelandang Belgia itu membeberkan masa lalunya bersama the Blues dan hubungannya dengan manajer Jose Mourinho sebelum yang bersangkutan di jual ke Wolfsburg pada Januari 2014.

Setelah masa peminjaman yang sukses di Werder Bremen, Mourinho memberi tahu bahwa De Bruyne ia akan jadi bagian dari skuat Chelsea untuk musim 2013/14.

Dia masuk dalam starting line-up di laga pertama musim itu, melawan Hull City, menciptakan assist bagi Oscar dalam kemenangan 2-0 itu meski hanya tampil sebagai starter di satu lagi setelahnya, sebelum kemudian selalu dicadangkan oleh si manajer.

“Setelah laga keempat, selesai. Aku dicadangkan, dan aku tidak pernah mendapat kesempatan lagi. Aku tidak mendapat penjelasan. Aku tidak pilih saja untuk alasan tertentu,” tulis De Bruyne.

“Dan, tentunya, aku sendiri melakukan kesalahan. Aku agak naïf dengan cara mengendalikan diriku sendiri sebagai pesepak bola Premier League. Kurasa mayoritas penggemar tidak sadar ketika Anda tidak masuk dalam pilihan klub. Anda hampir tidak mendapat perhatian ketika latihan. Di beberapa klub, ini seperti Anda tidak ada lagi.”

“Ini tidak jadi masalah jika terjadi padaku sekarang. Aku cukup mengerti cara untuk berlatih sendiri dan merawat diriku. Tetapi ketika masih berusia 21 tahun, Anda tidak mengerti apa yang dibutuhkan. Ketika aku mendapat kesempatan untuk bermain, melawan Swindon Town di (League) Cup, aku tidak dalam kondisi yang baik. Dan, pada saat itu terlalu berat buatku.”

Ketika De Bruyne sudah dipastikan tidak diberi kesempatan lagi oleh Mourinho dengan banyaknya penyerang di skuat seperti Eden Hazard, Willian, Oscar, Juan Mata, dan Andre Schurrle, ia memutuskan untuk pindah dan bergabung dengan Wolfsburg pada Januari 2014.

“Aku sangat jujur. Kubilang, ‘aku merasa klub tidak menginginkanku. Aku ingin bermain sepak bola. Aku lebih memilih untuk dijual saja’,” imbuh si pria Belgia.

“Kurasa Jose agak kecewa, tapi adil baginya, kurasa dia juga paham bahwa aku sangat ingin bermain. Jadi, akhirnya klub menjualku, dan tidak ada masalah sama sekali.”

Ketakutan akan cedera Abraham mereda

Kekhawatiran manajer Aston Villa, Dean Smith, terkait kebugaran Tammy Abraham mereda menyusul ditariknya pemain pinjaman Chelsea itu dalam laga kontra Bristol City yang berakhir dengan kemenangan 2-1 pada Sabtu.

Striker 21 tahun itu, yang sedang ganas-ganasnya bagi Aston Villa dengan raihan tiga gol dari empat laga terakhir, dikhawatirkan harus absen lama setelah mengalami cedera di babak kedua saat melawan Bristol City.

Namun, dalam Birmingham Mail, Smith menegaskan bahwa penarikan itu hanyalah sebuah tindakan pencegahan saja.

“Tammy kekelahan, dia telah bekerja sangat keras di dua atau tiga laga terakhir dan hamtringnya tegang,” jelasnya.

Musim ini, Tammy sudah mengemas 24 gol dan jadi pencetak gol terbanyak di divisi Championship di bawah pemain Norwich City, Teemu Pukki (27 gol).

Warnock ajukan banding atas keputusan wasit dalam laga kontra Chelsea

BBC melaporkan bahwa manajer Cardiff City, Neil Warnock akan mengajukan banding atas keputusan FA menyusul sahutan “yang terburuk di dunia” ke wasit-wasit Premier League usai timnya takluk 2-1 di tangan Chelsea bulan lalu.

Pria 70 tahun itu marah setelah wasit mengesahkan gol penyeimbang the Blues meski si pencetak gol Chelsea, Cesar Azpilicueta tampak berada di posisi offside.

Warnock menolak menarik ucapannya itu.

“Saya mengaku tidak bersalah atas tuntutan tersebut dan saya berharap akan mengadakan sidang pekan ini. Saya harap,” katanya.

“Tapi saya tidak bisa datang lebih awal (di pekan ini) karena saya punya satu pertandingan (Brighton) pada Selasa dan ke pemakaman pada Rabu.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA