Pratinjau Laga

CPP: Manchester United vs Chelsea - Poin

Banyak yang dipertaruhkan saat the Blues bertandang ke Old Trafford Minggu nanti. Untuk menambah keseruan dalam menantikan laga ini, sejarawan klub, Rick Glanvill dan ahli statistik klub, Paul Dutton memberikan pratinjau mereka untuk laga penting di Premier League ini.

POIN-POIN PENTING

Ada banyak yang dipertaruhkan di laga akhir pekan ini meski bukan laga penentu gelar juara seperti pertemuan sebelumnya di masa lalu. The Red Devils belum pernah jadi juara lagi sejak Sir Alex Ferguson pensiun, dan Chelsea sudah terlempar dari perburuan titel juara musim ini menyusul rentetan hasil buruk di musim dingin.

Hari Senin tiga belas tahun lalu, Chelsea sebagai peringkat satu berhadapan dengan United di peringkat dua di Stamford Bridge dan berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Chelsea, sang juara. Lalu, pada Mei 2007, laga seru di Stamford Bridge yang berakhir imbang 0-0 datang 10 hari sebelum final FA Cup antara keduanya, yang akhirnya dimenangi oleh the Londoners dengan skor 1-0… meski akhirnya Man United berhasil menyusul Chelsea dan akhirnya menutup musim sebagai kampiun. Pada 26 April 2008, kemenangan 2-1 belum cukup untuk menggusur pasukan Sir Alex Ferguson dari puncak klasemen.

Tiga tahun kemudian, pada 8 Mei 2011, kekalahan kami dengan skor 1-2 memastikan the Red Devils sebagai juara lagi. Lalu, pada 5 Mei 2013, kemenangan 1-0 kami tidak berarti apa-apa karena United akhirnya kembali menjadi juara dan the Blues finis di peringkat tiga. Ketika pasukan Antonio Conte menang 1-0 di Stamford Bridge pada April 2015, liga masih menyisakan enam laga lagi dan the Red Devils sudah tertinggal jauh di peringkat empat. Kedua tim belum bertemu lagi di pekan-pekan terakhir musim kompetisi selama enam tahun. Hingga hari Minggu nanti.

Chelsea datang ke Old Trafford hari Minggu nanti untuk memperbaiki catatan lima laga tanpa kemenangan di sana. Itu adalah rentetan tanpa kekalahan terpanjang kami sejak 1961-1966, ketika kami gagal meraih kemenangan di enam laga tandang beruntun.

Maurizio Sarri bisa jadi pelatih keenam Chelsea yang bisa memetik kemenangan di Old Trafford dalam lawatan pertamanya bersama the Blues di Premier League. Lima manajer lainnya adalah Glenn Hoddle, Ruud Gullit, Jose Mourinho, Carlo Ancelotti dan Rafael Benitez.

photo of Statistik Kunci Statistik Kunci

Ini adalah pertarungan antar tim enam besar terakhir di liga musim ini, dan pasukan Sarri sendiri sudah kalah di empat pertarungan sebelumnya. Jika the Blues bisa memenangi ketiga laga sisa, maka posisi keempat yang merupakan posisi terakhir di zona Liga Champions berhasil diamankan, terlepas dari apa pun hasil yang didapat oleh klub-klub rival lainnya.

Di musim pertamanya di Manchester City, Pep Guardiola membawa timnya ke peringkat tiga dengan raihan 78 poin, di belakang juara Chelsea. Kini pelatih itu berada di posisi puncak dan berpeluang menjadi juara Premier League dua kali berturut-turut, prestasi yang pernah diraih Chelsea dan Man United antara 2005 dan 2009.

Penampilan diambil dari enam laga terakhir baik kandang maupun tandang.
*Juga bisa lolos ke Liga Champions 2019/20 jika menjuarai Liga Europa 2018/19.

Sepeninggal Sir Alex Ferguson, Man United finis di peringkat ketujuh, enam, kelima, keenam, dan kedua. Saat ini mereka duduk di urutan keenam, tertinggal tiga poin dan kalah jumlah selisih gol dari Chelsea yang ada di peringkat empat.

Kemenangan akan membuat the Blues mengumpulkan 70 poin, jumlah maksimal yang bisa diraih oleh tuan rumah jika memenangi dua laga terakhir.

Kekalahan 2-0 pada Kamis dini hari WIB lalu merupakan kekalahan ketujuh the Red Devils dari sembilan laga terakhir, laju terburuk mereka sejak musim gugur 1962.

Kritik yang dilontarkan oleh mantan-mantan pemain mereka selama beberapa hari terakhir memang keras, tetapi tim itu sudah kemasukan 50 gol, terbanyak sepanjang keikutsertaan mereka di Premier League, dan yang terbanyak di divisi utama sejak kemasukan 63 gol di musim 1978/79.

Topskor Premier League
Sergio Aguero (Man City) 19
Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) 19
Mohamed Salah (Liverpool) 19
Sadio Mane (Liverpool) 18
Harry Kane (Tottenham) 17
Raheem Sterling (Man City) 17
Eden Hazard (Chelsea) 16
Jamie Vardy (Leicester) 16

Selasa dini hari lalu, Eden Hazard menyuplai gol penyeimbang the Blues sehingga kini kombinasi gol-assistnya di musim ini menjadi 29, dua lebih baik dari Raheem Sterling dan Sergio Aguero.

Pria yang menuntaskan umpan tajam si pemain asal Belgia itu, N’Golo Kante, kini sudah mengemas empat gol di liga – satu lebih banyak dari kombinasi gol yang ia bikin di tiga musim sebelumnya – serta empat assist.

Usai mencetak gol di laga sebelumnya, Gonzalo Higuaín kini selalu mengoleksi dua digit di 11 musim terakhirnya di liga (termasuk empat gol untuk Chelsea).

Assist terbanyak di Premier League 
Eden Hazard (Chelsea) 13
Christian Eriksen (Tottenham) 12
Ryan Fraser (Bournemouth) 12
Leroy Sane (Man City) 10
Raheem Sterling (Man City) 10


Clean sheet terbanyak di Premier League 
Alisson (Liverpool) 18
Ederson (Man City) 17
Kepa Arrizabalaga (Chelsea) 13
Hugo Lloris (Tottenham) 11
Jordan Pickford (Everton) 11

KEMUNGKINAN TERBAIK YANG BISA TERJADI AKHIR PEKAN INI…

Mantap di posisi keempat.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA