Analisis

Kepa Senang Nasib Ada di Tangan Chelsea

Setelah meraih poin penting pada hari Minggu di Old Trafford, itu menguntungkan Chelsea dalam perebutan empat besar menurut Kepa Arrizabalaga.

Semua mata tertuju pada kiper di gawang lainnya saat Kepa menepuk dadanya di depan Stretford End, merayakan gol penyama kedudukan penting yang dicetak Marcos Alonso tak lama sebelum jeda melawan Manchester United.

Sementara Kepa bersimpati kepada rekan sesama kiper Spanyolnya, David De Gea, yang menepis sepakan Antonio Rudiger yang akhirnya memastikan kami berbagi poin, kiper utama kami bersyukur menghadapi laga yang relatif mudah, dan yang paling penting, bahwa the Blues masih memiliki peluang menuju Liga Champions.

"Kami tahu kedua tim akan merasakan tekanan dari pertandingan yang sangat penting karena Man United sangat kuat di kandang dan juga memiliki harapan lolos ke Liga Champions. Kami sadar mereka bisa naik level bersama kami di liga jika mereka menang," kata pemain berusia 24 tahun itu setelah kunjungan pertamanya ke Old Trafford.

Kiper Basque itu tak harus sering berurusan dengan rentetan tembakan dari penyerang tim besutan Ole Gunnar Solskjaer, tetapi ia bereaksi dengan baik pada beberapa tembakan awal, termasuk dari mantan striker Chelsea Romelu Lukaku. Di babak kedua, Kepa, yang berhasil terlihat tenang dan tegas sepanjang laga dan membantu rekan setimnya menyesuaikan tempo dari belakang, terkesan dengan bagaimana para pemain the Blues di depannya menunjukkan keberanian mereka.

"Benar bahwa mereka mulai lebih baik," katanya. "Markas Man United adalah tempat yang sulit untuk didatangi - penggemar mereka memberi mereka dukungan luar biasa besar - jadi kami senang bisa menyamakan kedudukan dan tidak tertinggal saat turun minum," katanya.

 

Hasil imbang itu membuat tim besutan Maurizio Sarri berada di tempat keempat, dengan keunggulan dua poin di atas Arsenal di tempat kelima dan hanya dua poin di belakang Tottenham Hotspur di tempat ketiga, meninggalkan Man United yang berada di urutan keenam dengan tugas berat untuk mengejar ketinggalan.

"Saya pikir itu mungkin hasil yang lebih positif bagi kami daripada bagi mereka," kata Kepa. "Kami cukup senang dengan hasilnya karena itu berarti lolos ke Liga Champions masih merupakan target yang realistis bagi kami."

Sang kiper mengungkapkan setelah kekalahan kami dari Liverpool pada pertengahan April, dengan empat pertandingan tersisa, para pemain telah menerima bahwa, "Kami hampir pasti harus memenangi semua pertandingan kami yang tersisa untuk memiliki peluang yang realistis untuk masuk empat besar. Kami telah meraih hasil imbang pada dua laga yang pertama, jadi kami sangat senang nasib masih ada di tangan kami."

Dengan Watford akan berkunjung pada hari Sabtu dan akhirnya perjalanan ke Leicester City mengakhiri musim domestik kami, Kepa bertekad kami tidak terpeleset. Namun, ia membahas keberuntungan yang diterima Chelsea dari saingan kami, yang juga kehilangan poin, membuktikan betapa sulitnya bersaing di Premier League.

"Kami harus memenangi dua pertandingan terakhir kami. Beberapa minggu terakhir telah menunjukkan kepada kami, lebih dari segalanya, bahwa tidak ada permainan yang mudah, siapa pun Anda. Tim di atas dan di bawah kami mengalami kesulitan memenangi pertandingan."

"Kami harus siap, tetap waspada, menjaga fokus kami, berlatih keras. Kami tidak bisa membiarkan kesempatan berharga ini lari dari kami."

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA