Analisis

Maurizio Sarri Menjelaskan Mengapa Kami Layak ke Final

Itu pertandingan yang bagus untuk ditonton dan sekarang kesempatan bagi timnya untuk meraih trofi merupakan harapan Maurizio Sarri setelah pertandingan semifinal Liga Europa yang mendebarkan melawan Eintracht Frankfurt dimenangi Chelsea.

Pertandingan itu sendiri berakhir 1-1, sebuah gol Ruben Loftus-Cheek dibalas oleh steiker lawan Luka Jovic, hasil yang sama seperti leg pertama, sehingga pertandingan harus berakhir dengan adu penalti. The Blues menjaringkan empat gol berbanding tiga yang dicetak tim Jerman, dengan Eden Hazard melakukan sepakan terakhir untuk memastikan kami ke final melawan Arsenal.

Kami membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memenangi pertandingan dan Sarri menjelaskan alasannya…

"Jelas kami tidak mampu mencetak gol kedua di babak pertama, itu sulit," katanya.

"Jika Anda tidak terlalu kompak di lapangan itu berbahaya, dalam pertandingan terbuka mereka (Eintracht Frankfurt) menjadi berbahaya. Anda tidak dapat tetap memegang kendali selama 90 menit jika Anda tidak tetap bermain dengan garis tinggi dan bermain di area lawan."

"Kami tidak mampu mencetak gol kedua dan kami dalam kesulitan di awal babak kedua. Kami tampil lebih baik di bagian terakhir, dan di perpanjangan waktu kedua tim benar-benar sangat lelah, tetapi saya pikir itu adalah pertandingan yang luar biasa."

Sarri menjelaskan bahwa pergerakannya yang aktif di pinggir lapangan sepanjang laga adalah untuk mendorong timnya supaya kompak dalam cara yang dia inginkan, dan bahwa dia tidak pergi ke lapangan saat akan adu penalti untuk berbicara dengan para pemainnya karena alasan mitos. Sebaliknya asistennya yang memberikan instruksi.

Fakta bahwa dia tidak menonton dua penalti terakhir tidak ada hubungannya dengan takhayul. Itu hanya karena dirinya sangat tegang pada saat itu!

Pelatih Italia kami membahas mengenai empat klub Inggris yang melaju ke final kompetisi Eropa…


"Di sini levelnya sangat tinggi. Untuk mencapai final di Piala Liga, kami mengalahkan Liverpool dan Tottenham yang berada di final Liga Champions, dan di final kami bermain melawan tim terbaik di Eropa menurut saya, Man City, sehingga levelnya sangat tinggi dan saat ini Premier League merupakan kompetisi terbaik di Eropa dan tentu saja, di dunia.

"Tapi tidak mudah bagi tim Inggris untuk menjalani bulan lalu dalam kondisi baik karena di sini kami bermain lebih banyak pertandingan," tambahnya.

Sarri menatap final kami pada 29 Mei…

"Kami telah memainkan final pertama musim ini dan kami kalah jadi sekarang kami ingin menang. Tim kami layak juara karena tiga bulan  yang lalu kami dalam masalah. Tidak mudah untuk mengatasi kesulitan di sini karena tim-tim lawan begitu kuat, tetapi kami mampu melakukannya jadi sekarang kami layak memenangi piala."

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA