Dipinjam

Tammy Abraham Bantu Aston Villa Promosi ke Divisi Utama

Tammy Abraham dan John Terry jadi pihak dengan koneksi Chelsea yang merayakan kemenangan di final play-off divisi Championship semalam.

Meski si penyerang tengah, Abraham (gambar di atas), yang musim ini dipinjamkan ke Aston Villa, gagal menambah koleksi golnya musim ini menjadi 27, ia tetap sukses memimpin lini serang timnya untuk mengalahkan Derby County dengan skor 2-1 di Wembley. Dengan kemenangan itu, Aston Villa berhak mendapat tiket promosi ke Premier League setelah terlempar dari divisi utama selama tiga tahun dan kalah di play-off tahun lalu.

Di laga itu, Terry menyaksikan perjuangan timnya dari touchline sehubungan dengan perannya sebagai asisten manajer Villa dan menikmati malam itu, berkebalikan dengan mantan pemain the Blues, Frank Lampard dan Jody Morris, yang menukangi Derby, sementara pemain pinjaman kami di sana yaitu Mason Mount dan Fikayo Tomori tampil penuh di laga itu.

Laga itu, bagi eks full-back kami, Ashley Cole, 38, yang jarang mendapat kekecewaan di Wembley, mungkin jadi laga terakhir dalam karier sepakbola profesionalnya. Ia diturunkan di stadion yang sangat ia kenal, menggantikan Scott Malone yang mendapat skorsing. Bek kiri pilihan utama Derby itu dikartu merah saat menang dramatis atas Leeds di semifinal yang berjalan dramatis.
 

Villa berhasil mencetak satu gol di tiap babak, lewat Anwar El-Ghazi dan John McGinn, sehingga unggul 2-0. Derby memperkecil ketertinggalan lewat pemain pengganti Jack Marriot namun waktu terlalu sempit bagi mereka untuk menyamakan kedudukan. The Rams terlihat terpukul dengan cara mereka kebobolan dua gol tersebut.

Hingga babak pertama berakhir tidak terjadi banyak momen di laga play-off divisi Championship ini. kapten Villa, Jack Grealish melepas tendangan di awal laga namun timnya butuh waktu setengah jam untuk membantu Abraham menciptakan peluang berbahaya. Pemuda 21 tahun itu mendapat tempat untuk berbalik badan di wilayah pertahanan lawan dan menggiring bola ke depan kotak penalti. Sayang sekali, tembakannya tidak mengarah ke gawang.

Tak lama kemudian, giliran Mount yang melepaskan tembakan pertamanya di laga itu, tapi bola mengarah tepat ke kiper lawan.

Gol akhirnya terjadi dua menit jelang turun minum. Villa menggerakkan bola ke ruang terbuka di lebar lapangan dan dari sisi itulah, yang dikawal oleh Cole, umpan silang rendah Tomori dilepaskan. Pemain asal Belanda, El Ghazi berlari dari sisi sayap dan sukses membelokkan bola untuk membuat timnya unggul.
 

Villa sempat mendapat angin di awal babak kedua ketika wasit meniup peluit dan memberikan kartu kuning kepada pemain Derby yang melanggar Abraham, yang baru saja melepas umpan ke rekannya yang tengah bergerak maju ke gawang.

Laga makin panas ketika cegatan demi cegatan dilakukan oleh pemain-pemain dari kedua tim. Tomori juga sempat dikartu kuning namun bek 21 tahun itu berhasil membayangi Abraham yang berlari ke kotak penalti Derby dan melakukan tekel tepat waktu.

Meski peluang mereka sempat digagalkan lawan, Villa berhasil menggandakan keunggulan tak lama kemudian. El Ghazi kembali terlibat dengan mengirim umpan silang yang terdefleksi keras dan masuk ke gawang akibat kesalahan kiper Kelle Roos dalam mengambil bola dan tekel John McGinn.

Di sisa 20 menit terakhir, Mount mengirim sebuah umpan terukur melewati full-back lawan, namun sepakan Jayden Bogle hanya mengarah ke sisi samping gawang. Gelandang pinjaman kami itu kemudian mencoba menyelesaikan sendiri peluang yang ia punya untuk terus menekan Villa.

Upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-82 ketika Marriott menjebol gawang lawan. Namun, meski sempat terlibat kemelut di area penalti, rival mereka dari Midlands itu berhasil mempertahankan keunggulannya hingga peluit ditiup.
 

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA