Berita

Salam Perpisahan untuk Gary Cahill, Sang Juara dan Legenda

Dengan berakhirnya musim, berakhirlah karier penting Gary Cahill di Chelsea. Bek tengah kami dan beberapa tahun terakhir menjadi kapten klub kami, yang telah mencapai akhir kontraknya, menulis pesan kepada pendukung Blues dalam program pertandingan bulan lalu. Anda dapat membacanya lagi di sini.

Ketika Gary Cahill menandatangani kontrak dengan Chelsea dari Bolton Wanderers tujuh setengah tahun yang lalu, hanya sedikit yang bisa meramalkan karier yang akan ia jalani selama waktunya di Stamford Bridge.

Cahill datang sebagai bek Premier  League yang sangat bagus. Dia pergi sebagai legenda Chelsea dan kapten klub, setelah menjadi bagian penting dari tim yang memenangi sejumlah trofi baik di Inggris maupun di panggung Eropa, termasuk dua gelar Premier League dan Liga Champions.

Pria asal Yorkshire ini akan paling diingat untuk peran yang dimainkannya dalam kesuksesan trofi tersebut. Dia hampir selalu bermain pada kedua kesempatan dia memenangi Premier League, pertama bersama John Terry di 2014/15, dan kemudian beroperasi di sisi kiri dari formasi tiga bek harus mengubah permainannya di 2016/17. dalam setiap musim itu, Cahill diakui performanya secara kesluruhan dengan terpilih masuk dalam daftar Team of the Year PFA, sebuah penghargaan yang diraihnya pada tiga kesempatan berbeda selama waktunya di klub.

Tentu saja, tidak ada suporter Chelsea yang akan pernah melupakan kontribusi yang dia mainkan di malam terhebat klub ketika kami dinobatkan sebagai juara Eropa pada 2012.

Setelah mengalami cedera pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona, ​​ada peluang besar ia tidak akan berada dalam kondisi terbaik di malam final, tetapi dengan Terry dan Branislav Ivanovic diskorsing, baik Cahill dan David Luiz diminta untuk bermain dengan rasa sakit pada laga yang berjalan 120 menit.

Cahill bermain penuh saat menghadapi gelombang tekanan Bayern Munich saat kami  berpeluang untuk mengalahkan tim asal Jerman melalui adu penalti di stadion mereka sendiri.

Tak lama setelah keberhasilan tersebut, Cahill diangkat sebagai kapten klub pada tahun 2017 setelah kepergian Terry, sebuah keputusan yang diterima dengan baik oleh para penggemar maupun rekan satu tim. Konsisten dan dapat diandalkan setiap kali dimainkan, itu adalah kehormatan besar bagi seorang pria yang tidak pernah mengecewakan kami.

Melihat kariernya yang berjalan lebih dari tujuh tahun secara le]ebih rinci, ia harus bersabar selama hari-hari pertamanya di klub. Dia menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan untuk beberapa pertandingan pertamanya, ia kemudian bermain ketika melakukan start di pertandingan kandang besar melawan Manchester United bersama David Luiz. Hasilnya, pada akhirnya, mengecewakan, karena kami menyia-nyiakan keunggulan 3-0 untuk imbang 3-3, tetapi secara pribadi Cahill telah tampil baik dalam keadaan sulit.

Menyusul kepergian pelatih Andre Villas-Boas tak lama berselang, Cahill kemudian menjadi starter dalam dua pertandingan pertamanya di bawah Roberto Di Matteo sebelum mencetak gol pertama dari 25 gol yang dicetaknya untuk Chelsea ketika ia melesakkan gol pembuka dalam kemenangan perempat final Piala FA atas Leicester, sebelum menambahkan gol Premier League pada tiga hari kemudian di Manchester City.

Cahill berhasil menyapu sepakan Emmanuel Adebayor untuk menghirndarkannya mencetak gol pemenangan di Stamford Bridge, tetapi penampilannya yang paling menonjol selama musim pertamanya di klub tidak diragukan lagi di leg pertama Liga Champions semifinal melawan Barcelona.

Berpasangan dengan Terry di pertahanan tengah, duo itu bekerja sama dengan luar biasa dalam menghadapi tekanan ekstrem dari tim Spanyol. Blok dan tekel terakhir, ditambah dengan keinginan dan tekad yang murni, membuat kami melewati batas ketika gol babak pertama Didier Drogba terbukti menentukan di malam itu.

Cedera yang terjadi pada pertandingan leg kedua di Camp Nou membuat Cahill absen pada minggu-minggu akhir musijm, termasuk final Piala FA yang kami menangi melawan Liverpool, tetapi yang terpenting adalah dia mampu bermain di final Liga Champions melawan Bayern Munich dua minggu kemudian.

Dengan skuat yang terkuras karena kombinasi cedera dan suspensi, kehadiran Cahill dan David Luiz, yang juga telah lulus tes kebugaran, merupakan dorongan besar menjelang pertandingan terbesar dalam sejarah klub. Terlepas dari kenyataan bahwa kedua pemain tidak berada pada puncaknya secara fisik,Wenger berkata, ada pujian luar biasa atas semua yang berikan tim asal Jerman pada mereka selama 120 menit.

Setelah baru bergabung dengan klub empat bulan sebelumnya, Cahill mengakhiri musim pertamanya di Stamford Bridge dengan membantu kami memenangi dua trofi utama, dan setahun kemudian koleksi medalnya semakin banyak ketika kami mengangkat trofi Liga Europa dengan kemenangan 2-1 atas Benfica, sang bek membuat blok penting di detik-detik terakhir untuk mencegah tim Portugal itu memaksakan perpanjangan waktu.

Mungkin gol yang paling berkesan dari semua gol Chelsea-nya sudah dicetak adalah pada musim itu ketika ia melepaskan tendangan voli yang memukau untuk memberi kami keunggulan dalam kemenangan 4-2 di Tottenham.

Jose Mourinho kembali ke klub menjelang musim 2013/14 dan Cahill berkembang di bawah bimbingan pria Portugal itu, membentuk kerja sama yang solid dengan Terry di jantung pertahanan dengan sistem empat bek. Musim itu kami membanggakan rekor pertahanan terbaik di Premier League dan Cahill, yang juga mencetak gol krusial melawan Galatasaray dalam pertandingan Liga Champions, berhasil masuk daftar Team of the Year PFA untuk pertama kalinya dalam kariernya. Ketahanan defensif selalu ada di sana, tak terkecuali kemampuannya yang luar biasa untuk berada di tempat yang tepat untuk menghadang dengan berani di depan tembakan lawan, tetapi cara memainkan bola dan kemampuannya untuk memasukkan umpan ke para penyerang telah meningkat dengan mantap dan signifikan.

Kerja samanya dengan Terry tetap menyenangkan sepanjang musim 2014/15, hanya kali ini dengan hasil yang lebih besar. Si bek tampil dalam 36 dari 38 pertandingan Premier League kami dan memainkan peran penting ketika kami dinobatkan sebagai juara, the Blues finis dengan delapan poin di depan rival terdekat kami, Manchester City.

Untuk tahun kedua berturut-turut, kami kebobolan paling sedikit gol dan butuh waktu sampai Desember, di Newcastle, bagi tim ini untuk mengalami kekalahan di liga. Gol pertama Cahill dari musim ini adalah gol penyeimbang dalam kemenangan besar 2-1 di Liverpool, dan dia bermain luar biasa ketika kami menggehentikan ancaman serangan Harry Kane dan Tottenham di final Piala Liga di Wembley. Pasukan Mourinho tampil sebagai pemenang dengan skor 2-0 untuk mengamankan yang pertama dari dua trofi musim itu.

Diakui untuk konsistensi penampilannya, Cahill terpilih sebagai Team of the Year Premier League sekali lagi, dan sepatutnya demikian.

Sementara kemampuan sepakbolanya selalu terbukti, kualitasnya jauh menonjol. Bersahabat, lucu, dan selalu senang membantu, Cahill adalah orang yang tulus seperti yang pernah Anda temui. Dia selalu memimpin dengan memberi contoh.

Dia menandatangani kontrak jangka panjang baru di klub pada bulan Desember 2015, dan sementara musim itu secara keseluruhan adalah salah satu kekecewaan bagi tim, itu adalah gol Cahill yang memicu kebangkitan dramatis dalam hasil imbang 2-2 melawan Tottenham di Stamford Bridge, rekor kandang kami yang tidak terkalahkan melawan tim London utara dan menyerahkan gelar kepada Leicester daripada rival London kami.

Antonio Conte mengambil alih pada tahun 2016 dan meskipun ia bermain dengan sistem bek empat orang yang terlihat familiar di minggu-minggu awal musim, kekalahan di Arsenal menyebabkan pergantian taktis. Pelatih Italia menerapkan sistem 3-4-3, dengan Cahill dan Cesar Azpilicueta ditempatkan di kedua sisi bek sentral, David Luiz, dan itu adalah langkah yang bisa dibilang tepat.

Formasi tampilan baru sudah ada sejak awal pertandingan untuk pertama kalinya di Hull, dan kemenangan 2-0 atas Humberside adalah yang pertama dari 13 kemenangan Premier  League berturut-turut, serangkaian hasil yang mendorong kami ke puncak klasemen. The Blues melalui enam pertandingan liga tanpa kebobolan gol selama Oktober dan November dan, seperti biasa, Cahill terus membuktikan kapasitasnya, mencetak gol kedua kami dalam kemenangan 4-0 yang mengesankan atas Manchester United.

Dengan Terry yang tidak dapat memaksa masuk ke skuat, Cahill mengambil ban kapten untuk sebagian besar musim dan itu tampak cocok secara alami. Sosok yang cerdas dan berpengalaman, bek luar biasa selama paruh kedua musim.

Gol terpentingnya musim itu tiba di detik-detik terakhir di Stoke pada bulan Maret. Dengankondisi skor 1-1, Cahill bereaksi paling cepat untuk menendang bola lepas di dalam kotak penalti dan mencetak gol kemenangan terakhir pada titik penting dalam musim kami.

Gol terus datang saat kami makin dekat dengan gelar. Dia memperkuat tuan rumah dengan sundulan yang brilian dalam kemenangan 4-2 atas Southampton sebelum mencetak gol kedua dari tiga gol tandang kami di Everton.

Gelar berhasil diamankan berkat kemenangan 1-0 di West Bromwich Albion, dengan Cahill dan lini pertahanan yang telah melayani kami dengan sangat baik selama musim ini berhasil mencetak clean sheet pada Jumat malam di Hawthorns.

Seminggu kemudian, Cahill dan Terry menyatukan trofi bersama-sama setelah pertandingan terakhir kami musim ini, dan bek mengakhiri musim tak terlupakan dengan terpilih pada Team of the Year PFA untuk ketiga kalinya.

Ketika karier Terry di Chelsea selama 22 tahun berakhir musim panas itu, Cahill diangkat sebagai kapten klub selama tur pra-musim di Asia, pemain itu sendiri mengatakan dia 'senang, bangga dan bersemangat' untuk diberikan kehormatan bergengsi seperti itu .

Piala FA telah menjadi kompetisi pertama di mana ia mengumpulkan medali juara sebagai pemain Chelsea pada 2012 dan sementara ia tidak tampil di final pada kesempatan itu, ia mejadi starter pada pertandingan musim lalu melawan Manchester United dan tampil luar biasa bersama Azpilicueta dan Toni Rudiger saat kami mengalahkan Setan Merah, mendapatkan gelar ketujuh sebagai pemain Chelsea.

Dengan Inggris mencapai semifinal Piala Dunia musim panas lalu, Cahill kembali untuk pramusim lebih lambat dari pemain lain, dan dengan David Luiz dan Rudiger telah menjalin kerja sama di jantung pertahanan dengan siste empat bek.

Sang kapten sering tampil di Liga Europa dan Piala Liga musim ini, tetapi kisahnya tentang Chelsea sudah ditulis. Dia bisa mengucapkan selamat tinggal kepada penonton di Stamford Bridge bulan lalu ketika dibawa masuk jelang akhir laga pada kemenangan kami atas Watford. Itu adalah penampilannya yang ke-291 di Chelsea, pertandingan-pertandingan itu menghasilkan 25 gol. Dia membuat empat penampilan di musim ini di Liga Europa, kompetisi yang menjadi kompetisi kedelapan yang dia menangi. 

Munich, kemenangan gelar,  kejayaan di Wembley. Cahill telah mencapai semuanya selama waktunya di Chelsea.

Seorang pemain hebat, kapten hebat dan pria hebat. Cahill telah meraih segalanya bersama klub.

Dia tiba di sebuah klub besar dengan impian besar, yang mungkin dia akui tidak diharapkan terwujud dengan cepat dan sedemikian rupa. Dia meninggalkan klub sebagai legenda Chelsea.

Terima kasih Gary dan semoga yang terbaik untukmu di masa depan.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA