Berita

Hujan Gol Saat Chelsea Legends Hibur Publik Spanyol

Dalam laga Minggu malam di Spanyol, kita mendapat suguhan tendangan penalti Shevchenco, gol khas Gustavo Poyet plus gol dari sepasang pemain Prancis William Gallas dan Florent Malouda saat tim Chelsea Legends berhadapan dengan Leyendas Real Madrid dalam sebuah laga persahabatan.

Laga tersebut berakhir dengan skor 5-4 untuk kemenangan tim asal Spanyol namun mengingat tim yang diisi oleh eks pemain-pemain the Blues sempat tertinggal 3-0 hingga 20 menit terakhir, perlawanan yang mereka berikan hingga akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-80 mengingatkan kita akan permainan yang mereka suguhkan selama masa jaya mereka di masa lalu.

Chelsea Legends pertama kali bermain di akhir 2017/18 dengan menghadapi Inter Forever, tim yang diperkuat oleh bintang-bintang Inter di masa lalu, di Stamford Bridge.

Setahun berlalu dan mereka pun diundang untuk mempertontonkan kebolehan mereka di Estadio Santiago Bernabeu yang terkenal itu, menjadi lawan Real Madrid di edisi ke-10 ajang amal tahunan itu – Fiesta Corazon – yang bertujuan untuk menggalang dana bagi Yayasan mereka. Pertandingan itu pun sangat menghibur para penontonnya.

Udara di dalam stadion sama hangatnya dengan udara malam hari Madrid di tengah musim panas. Ketika kedua tim diperkenalkan satu persatu ke lapangan sebelum laga, terlihat dua orang legenda Chelsea, Ricardo Carvalho dan Claude Makelele, dalam seragam putih Real Madrid.

Karena pernah membela Madrid juga Chelsea, di babak kedua, mereka berganti seragam dan bermain untuk tim yang telah lama mereka bela.
 

Setelah penampilan dari sebuah band dan penerjun paying, laga yang dilangsungkan di hadapan 60.000 penonton itu pun dimulai.

Jelas, pemain-pemain Chelsea itu sudah kerap bermain di laga-laga besar. Di menit-menit pertama sudah tercipta tembakan, dari peraih Double kami di tahun 2010, Malouda.
 

Carlo Cudicini, man of the match berkat serangkaian penyelamatan dalam laga versus Inter Forever tahun lalu, terlihat meyakinkan dengan mementahkan sepakan pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa Real Madrid, Raul, sementara gol lawan familier kita di masa lalu, Fernando Morientes, dianulir karena offside. VAR tidak digunakan di laga ini.

Raul akhirnya mencetak gol pertama di laga itu di menit ke-10 – setelah didahului dengan cegatan dua pemain Chelsea (yang mungkin illegal) terhadap Julio Baptista.

Shevchenko nyaris mencetak gol dengan tandukannya namun Morientes membuat kedudukan menjadi 2-0 di menit ke-14. Chelsea terus bertahan namun akhirnya Morientes menggetarkan gawang lewat sundulannya untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Akhirnya kita berhasil memperkecil ketertinggalan di pertengahan babak pertama. Hadiah penalti sukses di eksekusi oleh Sheva yang sebelumnya dijatuhkan oleh Carvalho (yang akan menyadarkan si bek bahwa dia memulai laga bersama tim yang salah!). Sheva sendiri yang mengambil tendangan tersebut dan sukses mengecoh kiper eks Spurs Cesar Sanchez.

Semenit kemudian kami mencetak satu gol lagi dan skor menjadi 3-2. Gol tercipta dari sundulan khas Poyet, yang tak asing bagi mereka yang mengikuti ke-49 gol yang ia ciptakan dari 145 penampilannya sekitar dua dekade lalu. Kali ini golnya berasal dari umpan silang Florent Malouda.

Tiba-tiba, Makelele dan Carvalho berganti seragam dan bermain untuk Chelsea. Tiago, yang kini jadi asisten manajer rival Real Madrid, Atletico, nyaris menciptakan gol penyeimbang yang disusul dengan tendangan Celestine Babayaro dari sudut sempit yang hanya mengenai tiang gawang.

Namun upaya Chelsea mendapat pukulan telak ketika eks rekan setim Desailly di timnas Prancis 1998 – juara Piala Dunia edisi itu – Christian Karembeu, menjebol sudut gawang gawang Chelsea dari jarak 30 yard dan mengubah skor menjadi 4-2.

Dennis Wise pun masuk. Di awal dari 40 menit babak kedua, Tore Andre Flo, nyaris mencetak gol ketika Carvalho juga ikut membantu serangan.
 

Gallas kembali membuat skor berubah, menjadi 4-3, usai menyelesaikan sebuah pergerakan manis. Wise, Poyet, Makelele, dan Tiago turut berperan dalam pergerakan yang berujung pada umpan silang Wise ke Gallas, yang diselesaikan dari sudut sempit.

Tetapi, skor itu tidak bertahan lama dan menjadi 5-3 untuk keunggulan Madrid ketika Raul menaklukkan Hilario dari titik putih menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Makelele.

Gallas kembali beraksi. Berlari dari belakang, ia menanduk bola namun masih melambung di atas gawang Madrid. Ia kemudian kembali ke area penalti Chelsea untuk menggagalkan gol keenam tuan rumah.

Akhirnya, Gianfranco Zola, pelatih kita di laga itu, turun ke lapangan. Skor kembali berubah ketika Malouda merobek bagian atas jala Madrid. Mengejar umpan cantik Tiago, Malouda berhasil memperkecil ketertinggalan tim menjadi satu gol saja. Skor 5-4 masih untuk keunggulan Madrid, yang harus bekerja keras untuk meredam serangan-serangan Chelsea.
 

Namun, Wise harus ditarik keluar lantaran kram. Poyet, yang sebelumnya meminta diganti, harus menunggu hingga sembilan menit kemudian.

Hilario melakukan dua penyelamatan berkelas di fase akhir pertandingan. Frank Sinclair, bersama Danny Granville menambah satu lagi bek Inggris dari angkatan 98 di laga itu, menyapu bola yang nyaris melewati garis gawang kita.

Kita kembali mendapat tendangan bebas di zonanya Zola. Apakah skor akan berubah menjadi 5-5? Sayangnya, sepakan pria kelahiran Sardinia itu terlalu tinggi dan akhirnya Chelsea Legends harus puas mengakhiri laga dengan kekalahan tipis.

Real tak pernah kalah di ajang yang sama dalam sembilan tahun terakhir, dan catatan itu berlanjut, tapi, Chelsea Legends sudah menyulitkan mereka, juga menampilkan permainan menawan seperti yang kita tunjukkan dahulu kala.

Chelsea Legends Carlo Cudicini (Henrique Hilario h-t); Frank Sinclair (Dennis Wise 39) (Gustavo Poyet 68), Marcel Desailly (c) (Ricardo Carvalho 28), William Gallas (Frank Sinclair 75) Juliano Belletti, Eddie Newton (Claude Makelele 28), Tiago, Celestine Babayaro (Danny Granville 33); Gustavo Poyet (Andriy Shevchenko 59); Florent Malouda, Andriy Shevchenko (Tore Andre Flo h-t) (Gianfranco Zola 63).

Gol Shevchenko 23 pen, Poyet 34, Gallas 45, Malouda 66.
 

Real Madrid Legends Cesar Sanchez (Koke Contreras h-t), Alvaro Arbeloa (Jose Amavisca 66), Ricardo Carvalho (Ivan Campo 25), Fernando Sanz (Fernando Hierro h-t) (Victor Sanchez del Amo 50), Jose Amavisca (Antonio Nunez h-t), Christian Karembeu, Claude Makelele (Alberto Rivera 25), Raul (Javier Balboa 57), Guti (Julio Llorente 39), Fernando Morientes (Alfonso Perez 55), Julio Baptista (Edwin Congo 45).

Gol Raul 11, 50 pen, Morientes 14, 20, Karembeu 36

 

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA