Wawancara

David Luiz Menilai Hal-Hal Positif dari Pramusim Sejauh Ini

Terkait dengan awal apik tim di masa pramusim di bawah arahan Frank Lampard, David Luiz yakin bahwa mood positif, performa dan kebugaran skuat Chelsea telah membaik.

The Blues kembali dari latihan selama sembilan hari di Irlandia dan akan terbang ke Jepang pada Senin sore waktu setempat untuk menjalani tur selanjutnya di musim panas ini. Bek asal Brasil ini datang ke Irlandia bersama kawan-kawannya di gelombang kedua dan langsung menjalani sesi latihan ganda sepanjang pekan, yang berarti para pemain sudah memahami ekspektasi staf pelatih baru mereka.

“Kami bersenang-senang di Dublin, katanya usai mengalahkan St. Patrick’s. “Kami mulai memahami apa yang Lamps inginkan dari kami dan kami ingin melanjutkannya dengan cara yang sama, banyak bekerja dan tahu apa yang harus kami lakukan di lapangan.”

“Semangat dan energi kami terlihat jelas. Selalu penting untuk bersikap positif dalam hidup, terutama dalam pekerjaan kita, dan kami senang bisa memulainya dengan cara ini. Tidak selalu mudah untuk memulai lagi setelah libur panjang tapi kami berlatih dengan sangat baik dan mencoba untuk sesegera mungkin kembali ke kondisi fisik terbaik kami.”

Pria 32 tahun itu yakin kepemimpinan Lampard di ruang ganti, yang didapatkannya semasa menjadi pemain, akan dengan mudah ditransfer ke dugout dan ia pun sudah tidak sabar untuk bekerja dengan para staf yang memiliki koneksi kuat dengan kuat.

“Dia memimpin tim sama dengan cara yang dia lakukan semasa menjadi pemain hanya saja dalam gaya yang berbeda,” sambung si bek. “Dia tidak bisa berlari atau mencetak gol lagi untuk kami tapi dia masih seorang pemimpin jadi tidak akan sulit memahaminya. Senang bisa bertemu dengannya lagi dan bukan hanya dia melainkan semua stafnya karena mereka sudah mengenal klub ini sejak lama, mereka mencintai klub ini, dan mereka menanti-nantikan kesempatan ini.”

Dalam laga di Dublin yang berakhir dengan kemenangan 4-0, David Luiz bermain bersama Fikayo Tomori, yang 11 tahun lebih muda darinya, di babak pertama. Kehadiran alumni Akademi seperti Tomori, si pencetak gol Mason Mount, Billy Gilmour, dan Tammy Abraham memberikan jiwa muda di skuat. David Luiz sendiri mendorong pemain-pemain muda itu untuk memanfaatkan kesempatan yang mereka punya.

“Kami tim yang beruntung karena kami punya begitu banyak talenta,” sambungnya. “Pemain-pemain muda ini mengagumkan, mereka punya kualitas dan siap tampil bagi klub ini jadi aku harus melakukan tugasku sebagai pemain senior untuk membantu mereka, disamping menjalankan tugasku.”

“Ketika masih muda, Anda harus berpikir tentang membuka peluang bagi diri sendiri dan bukan peluang yang diberikan oleh orang lain. Pemain-pemain muda ini harus bekerja dengan mentalitas ini karena hidup tidaklah mudah. Setiap hari ada anak lelaki yang dilahirkan dan ingin menjadi pesepak bola, jadi tergantung pada mereka untuk bekerja keras dan membuka pintu bagi dirinya sendiri. Mereka punya talenta dan potensi untuk itu jadi mereka harus menunjukkannya setiap hari.”

Kebisaan dalam mempertunjukkan kebolehan itu amat penting seperti yang ditegaskan oleh David Luiz mengingat standar dan ekspektasi dari publik Stamford Bridge musim ini tidak akan menurun.

“Semua orang memahami momen ini dan kami harus sabar tapi pada akhirnya semua orang ingin menang,” jelasnya. “Jika Anda tidak berpikir tentang memenangi trofi maka Anda bisa bermain untuk Chelsea. Anda harus punya ambisi tinggi.”

“Ada banyak klub fantastis di Inggris yang bekerja dengan manajer selama tiga atau empat tahun dengan skuat yang luar biasa tapi semuanya tergantung pada kami untuk memahami filosofinya sesegera mungkin dan mencoba memenangi pertandingan.”

-BACA: PUJIAN LAMPARD PADA PARA STRIKER DAN DORONGANNYA UNTUK PEMAIN-PEMAIN MUDA

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA