Laporan Pertandingan

Laporan: Kawasaki Frontale 1 Chelsea 0

Malam ini Christian Pulisic tampil untuk pertama kalinya dalam seragam Chelsea, masuk di 25 menit terakhir dalam laga yang berakhir dengan kekalahan setelah juara J.League, Kawasaki Frontale berhasil menyarangkan bola di menit-menit akhir di Yokohama.

Si pemuda asal Amerika baru mulai bergabung dengan rekan-rekan barunya di Jepang pada awal pekan ini dan pertama kalinya merasakan bermain bersama rekan-rekannya di malam yang panas dan lembab di Yokohama. Frank Lampard menurunkannya sebagai salah satu dari tiga gelandang di belakang striker. Dalam penampilannya yang tak lama, ia kadang mengisi sisi kanan atau kiri.

Menghadapi lawan dari Jepang yang kuat dan berteknik ini, the Blues harus berjuang keras di bawah udara yang panas dan berhasil menciptakan sejumlah peluang namun selalu dikandaskan oleh kiper Jung Sung Ryong yang tampil apik di laga itu. Ia berhasil mementahkan percobaan Kenedy dan Olivier Giroud dan ketika sepertinya ia akan bisa ditaklukkan oleh Mason Mount, seorang pemain bertahan bisa memblok tendangan first-timenya.

Pertahanan kami juga tampil solid. Willy Caballero jarang mendapat ujian hingga fase akhir pertandingan ketika Kawasaki mengambil inisiatif serangan dan menciptakan peluang di menit-menit akhir, yang salah satunya berhasil dikonversi oleh pemain pengganti Leandro Damiao lewat sebuah sepak pojok yang gagal kami antisipasi dengan sempurna. Terlepas dari hasil pertandingan, malam menjadi sebuah langkah penting dalam persiapan kami di pramusim ini.

Lampard memainkan formasi 4-2-3-1. Pedro, Mount, dan Kenedy mendukung Michy Batshuayi di lini serang, sementara Kurt Zouma dan David Luiz bertugas di jantung pertahanan.

Starting XI malam ini

Chelsea mengenakan seragam putih untuk pertama kalinya di malam yang panas di mana kelembaban udara mencapai 90 persen. Di fase-fase awal pertandingan kami tidak tampil dengan baik dan permainan di lini tengah pun tidak berjalan dengan baik.

Di menit ke-10, Willy Caballero, menggantikan Kepa Arrizabalaga yang mengalami cedera menjelang laga, dengan mudah menggagalkan peluang pertama di laga itu.

Pedro mencoba menyelesaikan umpan panjang Jorginho namun masih bisa dipatahkan oleh Jung.

Michy Batshuayi nyaris mencetak gol usai bertukar operan dengan Mount untuk menciptakan ruang di antara kerumunan bek-bek Kawasaki. Pertahanan tuan rumah cukup kokoh dan sempat memblok tiga sepakan Chelsea dalam jarak semenit.

Pedro nyaris mencetak gol di babak pertama

Sebelum setengah jam, penonton sebanyak 60.000 orang terkesiap ketika Pedro mengangkat bola melewati Jung, tetapi bola jatuh kea tap gawang. Kenedy menyeruak masuk ke kotak penalti dan nyaris menciptakan peluang bersih, sayang tembakan volinya melebar.

Pergerakan terbaik Chelsea di babak pertama dihasilkan dari kerja sama Mateo Kovacic, Cesar Azpilicueta, dan Batshuayi. Striker Belgia menahan bola di dalam wilayah pertahanan Kawasaki lalu mengoper Mount, yang sepakannya secara luar biasa masih bisa dihalau oleh bek lawan dengan menjatuhkan diri.

Caballero membuat penyelamatan pertama di 45 menit pertama dengan menepis sepakan Akihiro Ienaga. Komitmen Kawasaki untuk bermain dan mempertahankan penguasaan bola dari belakang, terlepas dari kesalahan-kesalahan yang beberapa kali terjadi, patut mendapat pujian. Sementara, Lampard mengesankan dengan pola permainan yang ia terapkan ke timnya.

Di babak kedua, Lampard mengganti lima pemain: Davide Zappacosta, Andreas Christensen, Emerson, Ross Barkley, dan Olivier Giroud. Dengan ditarik keluarnya Pedro, Kenedy dipindah ke sayap kanan, Mount ke kiri dari tiga gelandang di belakang Giroud. Dari posisi itulah si pemuda 20 tahun, yang memainkan laga pertamanya setelah menandatangani kontrak baru, melepas sebuah sepakan melengkung yang masih melebar beberapa yard di samping gawang.

Kenedy tampil cemerlang malam ini

Bintang Kawasaki, eks pemain internasional Brasil Leando Damiao, menanduk sebuah umpan silang mengalahkan David Luiz, namun arah bola masih melenceng tipis.

Danny Drinkwater dan Tiemoue Bakayoko masuk menggantikan Jorginho dan Kovacic di menit ke-57.

Pulisic masuk ke lapangan di dua puluh menit akhir, menggantikan Mount dan mengisi sayap kanan. Tak lama kemudian ia terlibat dalam sebuah pergerakan yang nyaris berakhir dengan gol. Kenedy berlari mengejar operan cerdik Ross Barkley namun cungkilannya masih bisa dijangkau Jung. Itu sepakan terakhirnya karena kemudian digantikan oleh Kasey Palmer.

Giroud memaksa Jung melakukan penyelamatan dengan sebuah tendangan bebas ketika laga tinggal menyisakan seperempat jam lagi. Ketika laga sepertinya akan berakhir tanpa gol, Kawasaki menciptakan tiga peluang apik dalam waktu singkat dan akhirnya berhasil mencetak gol di peluang ketiga. Pertama, tandukan Damiao menerpa tiang gawang, kemudian Caballero dengan luar biasa bisa menepis sebuah tembakan keras lawan, namun kemudian si kiper tak mampu berbuat lebih ketika sebuah tendangan chip dimanfaatkan dengan sempurna oleh Damiao beberapa yard dari gawang ketika laga tersisa empat menit lagi.

Chelsea (4-2-3-1): Caballero; Azpilicueta (k) (Zappacosta h/t), Zouma (Christensen h/t), David Luiz, Alonso (Emerson h/t); Kovacic (Drinkwater 57), Jorginho (Bakayoko 57); Pedro (Barkley h/t), Mount (Pulisic 65), Kenedy (Palmer 71); Batshuayi (Giroud h/t).
Cadangan Cumming, Tomori.

Pencetak gol Kawasaki Frontale : Leandro Damiao 86

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA