Analisis

Tammy Abraham Sepenuhnya Yakin dan Bertekad Memanfaatkan Kesempatan yang Ada

Tammy Abraham yakin bahwa sekarang adalah waktu terbaik baginya dan pemain-pemain muda lainnya di skuat untuk memberi kesan positif di Chelsea di bawah besutan bos baru, Frank Lampard.

Si striker ini absen dalam laga persahabatan kontra Kawasaki Frontale Jumat lalu akibat sakit tonsillitis namun kini ia telah pulih dan bertekad untuk tampil mengesankan bersama the Blues musim ini setelah dipinjamkan ke klub lain selama tiga tahun terakhir. Dia tampil tajam bersama Bristol City di Divisi Championship pada musim 2016/17, dan Aston Villa, yang ia bantu promosi pada Mei lalu. Di antara peminjaman ke dua klub tadi, ia empat bermain reguler di Premier League bersama Swansea. Kini, satu-satunya fokusnya adalah Stamford Bridge dan prospek untuk memperebutkan tempat di lini serang tim.

“Aku lebih dari siap untuk memulai musim,” tegas si pemuda 21 tahun.

“Aku menjalani musim yang baik musim lalu dan sekarang aku ada di klub yang selalu ingin kubela. Aku harus mengambil kesempatan yang ada.”

“Ada di sini sejak usia enam tahun, tak ada kesempatan lain yang lebih baik untuk mencoba, menggali, dan bekerja keras untuk mendapatkan tempat di tim. Dengan adanya manajer baru yang tertugas, semuanya memungkinkan, jadi ini memberikan kesempatan bagi pemain-pemain muda dan pemain-pemain lainnya untuk merasa yakin.”

“Selalu menyenangkan memiliki manajer yang selalu berkomunikasi tidak hanya dengan pemain-pemain senior tapi juga pemain-pemain muda, jadi ini sebuah kesempatan besar untuk kami.”

“Aku harus bekerja keras dalam latihan,” imbuh Abraham. “Manajer telah memberi tahu apa yang ia sukai dan apa yang ia ingin kuteruskan, juga meningkatkan sisi lain dari permainanku.”

“Ia tahu aku punya kecepatan dan bisa mencetak gol, tapi untuk segi pertahanan aku harus berlatih keras. Setiap kali mendapat kesempatan di lapangan dan di tempat latihan, aku harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.”

Dalam pramusim sejauh ini, Frank Lampard memainkan formasi 4-2-3-1 dan 4-4-2 sehingga memberi peluang untuk menempatkan dua pemain di depan. Saat ini, tim memiliki striker lain dalam diri Olivier Giroud dan Michy Batshuayi dan Abraham menyambut baik kesempatan untuk memperebutkan tempat di tim.

“Senang berkompetisi dengan orang-orang yang dijadikan panutan. Aku tumbuh dengan menyaksikan pemain-pemain seperti Olivier Giroud, jadi senang bisa ada di tim yang sama dengannya.”

“Aku suka tekanan. Mendorongku. Aku selalu mendapat tekanan di mana pun aku berada. Fantastis bisa berkompetisi dengan pemain-pemain seperti Olivier Giroud dan Michy Batshuayi. Aku akan berjuang keras untuk jadi lebih baik lagi.”

“Aku ingin meraih apa pun yang bisa diraih. Langit adalah batasnya. Berada di klub top seperti berarti berada dalam persaingan yang ketat, jadi mudah-mudahan aku juga bisa mengangkat beberapa trofi di Chelsea.”

Sejak kembali ke klub, Lampard telah menjelaskan bahwa pemain-pemain muda di Chelsea akan mendapat kesempatan jika bisa membuktikan kemampuan mereka. Abraham, Mason Mount, Kasey Palmer, dan Fikayo Tomori sudah tampil di pramusim, dan pemuda yang melakukan debutnya untuk Chelsea di Anfield pada Mei 20166 ini senang sekali bisa ikut serta dalam tur bersama alumni-alumni Akademi yang sudah lama ia kenal.

“Kami punya tim muda dan campuran. Menyenangkan melihat pemain baru, (Christian) Pulisic datang dan beradaptasi dengan sangat cepat. Bagus bagi kami semua bisa memahami satu sama lain. Sejumlah pemain dipinjamkan musim lalu dan sekarang kami semua kembali menjadi satu tim.”

“Anda bisa lihat, kami akrab dan menghabiskan waktu bersama-sama dalam latihan. Senang ada pemain-pemain muda di sekitar kita. Jika salah satu dari kami menjalani hari yang sulit, pemain muda lainnya akan menghiburnya. Ada pemimpin-pemimpin hebat di tim senior tapi senang ada rekan-rekan yang bisa menghibur.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA