Berita

David Luiz Pindah ke Arsenal

David Luiz hari ini menyelesaikan transfer permanen ke Arsenal.

Kepindahan sang pemain Brasil ke klub London lainnya mengakhiri karier Chelsea yang mencakup tujuh musim di dua era yang berbeda, periode di mana ia memenangi tujuh gelar utama.

David Luiz pertama kali menjadi pemain Chelsea pada Januari 2011, bergabung dari Benfica pada hari terakhir jendela transfer.

Debutnya bersama the Blues datang sebagai pemain pengganti di kandang Liverpool, sebelum mendapatkan kesempatan sebagai starter pertamanya delapan hari kemudian dengan hasil imbang tanpa gol di Fulham.

Musim penuh pertamanya, musim 2011/12, adalah salah satu yang akan terus dikenang semua pendukung Chelsea, dan David Luiz lebih dari sekadar memainkan perannya. Roberto Di Matteo menjadi manajer dan, dalam salah satu pertandingan pertama pria Italia sebagai manajer, David Luiz tampil luar biasa bersama John Terry saat kami membalikkan defisit 3-1 pada leg pertama melawan Napoli untuk melaju ke perempat final Liga Champions.

Sayangnya, ia mengalami cedera dalam kemenangan 5-1 di semifinal Piala FA melawan Tottenham Hotspur yang membuatnya absen dari final piala domestik melawan Liverpool, serta kedua leg semifinal Liga Champions melawan Barcelona.

Namun, setelah mengikuti program rehabilitasi yang intens, ia bisa bermain di final Liga Champions melawan Bayern Munich dan bermain sepanjang 120 menit, dengan the Blueslebih sering tertekan di laga itu. Dia kemudian mencetak gol di adu penalti saat kami mengangkat trofi tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah kami.

David Luiz tetap menjadi pemain inti untuk musim 2012/13, mencetak gol-gol penting di Liga Europa untuk membantu kami menuju final Liga Europa dan pemain Brasil itu menjadi starter di Amsterdam melawan Benfica ketika kami merasakan juara di kompetisi Eropa untuk musim kedua berturut-turut.

Di bawah Jose Mourinho pada 2013/14, penampilan terbaik David Luiz datang ketika ia dimainkan di lini tengah, saat dia terlibat dalam kemenangan melawan Liverpool, Manchester City, dan Arsenal. Namun, musimnya terganggu oleh cedera dan ia menyelesaikan transfer ke Paris Saint-Germain tak lama setelah musim berakhir.

Setelah dua tahun di ibu kota Prancis, selama periode itu ia memenangi lima penghargaan domestik, ia kembali ke Stamford Bridge dalam di hari terakhir transfer lagi pada Agustus 2016. Ia kembali berkarier di Chelsea melawan tim yang sama dengan debutnya di kandang - Liverpool - dan dengan cepat menjadi tokoh sentral dalam formasi 3-4-3  a la Antonio Conte.

Enam pertandingan liga terlewati tanpa kebobolan gol di bulan Oktober dan November, dengan rekor liga 13 kemenangan beruntun di liga pada akhir tahun ini membuat sang pemain mendapatkan banyak pujian. Dia memainkan 33 dari 38 pertandingan saat dia memenangi gelar Premier League pertamanya dan masuk dalam daftar PFA Team of the Year.

Ada lebih banyak kasus cedera pada 2017/18 karena masalah lutut membuatnya absen selama sebagian besar musim, tetapi ia kembali bugar menjelang musim lalu, dan secara reguler bermain bersama Antonio Rudiger sebagai bek tengah di bawah Maurizio Sarri.

Dia mendapatkan medali juara lagi pada bulan Mei ketika kami mengalahkan Arsenal di final Liga Europa di Baku, mengakhiri waktunya sebagai pemain Chelsea yang telah membuat 248 penampilan. Dia mencetak 18 gol selama kariernya di Stamford Bridge.

Kami berterima kasih kepada David atas masa baktinya dan mengharapkan yang terbaik untuk masa depan kariernya.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA