Analisis

Filosofi Frank: Lampard Mengungkap Cara Bermain Chelsea yang Dia Inginkan

Frank Lampard membahas gagasannya mengenai sepak bola dan dua aspek yang sangat berbeda dari permainan yang harus ditampilkan oleh tim Chelsea besutannya...


Sebagai pemain, Frank Lampard dikenal sebagai gelandang yang komplit. Dia paling diingat karena destruktifitasnya saat menyerang, tetapi pada akhir kariernya di Chelsea, dia bermain lebih dalam, selalu bagus dalam pengambilan posisi dan andal dalam melakukan tekel, sebagaimana dibuktikan oleh penampilannya di Munich.

Sekarang dia ingin tim Chelsea-nya menampilkan fleksibilitas yang sama dengan mengawinkan sisi ofensif dan defensif dalam sepak bola. Pekerjaan yang dilakukan di tempat latihan lah yang akan meletakkan fondasi untuk gaya sepak bola yang diharapkan para pendukung the Blues musim ini.

"Gagasan besar saya adalah bagaimana kami berlatih," kata Lampard.

"Saya ingin kami melatih cara kami ingin bermain, untuk mereplikasi itu, bahkan meski saya tidak berpikir Anda dapat begitu saja menerapkannya saat Anda bermain."

"Saya ingin energi di tim saya. Saya ingin kami menguasai bola. Kami memiliki pemain yang memiliki kualitas untuk menguasai bola, tetapi saya tidak menginginkannya demi penguasaan bola. Saya ingin kami menjadi tim yang menarik untuk ditonton sehingga kami bisa menggerakkan bola dengan cepat, dan menciptakan peluang."

"Maka tentu saja kami harus menjadi tim yang agresif. Kami harus menjadi tim yang tidak disukai tim lawan karena seberapa keras kami bekerja tanpa menguasai bola, dan tidak disukai karena kami sangat bagus dalam menguasai bola. Anda selalu dapat berupaya untuk lebih di kedua aspek itu."

Rangkuman: Konferensi pers pertama Frank Lampard

Setiap pertandingan membawa tantangannya sendiri, baik itu perjalanan tandang yang sulit ke tim yang bersaing meraih gelar, atau pertandingan kandang melawan tim yang bergulat di papan bawah klasemen. Lampard mengakui perlunya kemampuan beradaptasi dari pertandingan ke pertandingan, dan menjelaskan kunci agar timnya bisa melakukan itu.

"Pertanyaan filosofis adalah pertanyaan yang sulit. Anda sering ditanyai soal ini. Ini terkait langsung dengan sepak bola menyerang, dan bukan itu yang saya coba lakukan."

"Kami harus bisa beradaptasi. Gagasan bermain sepak bola menyerang setiap pekan di Premier  League- agak mustahil. Itu sulit. Kami harus dapat memahami ke mana pun kami pergi di liga ini, Anda mungkin harus sedikit beradaptasi. Kami harus siap melakukan itu. Bukan hanya tentang kami pergi dan memainkan sepak bola indah yang mengalir bebas ini."

"Saya menyebutkan betapa saya ingin kami menjadi bagus saat tidak menguasai bola," tambah bos.

"Itu sebenarnya keputusan pertama saya: seberapa baik dan seberapa keras kami dapat bekerja tanpa menguasai bola, sebelum berbicara tentang apa yang bisa kami lakukan dengan menguasai bola. Saya percaya pada talenta skuat ini, dan mereka bisa bermain dengan kebebasan menguasai bola, tetapi kami harus menjadi tim yang sulit dilawan. Sepak bola menyerang, sepak bola bertahan, semuanya sama saja."

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA