Sejarah

Mengingat Kembali... Manchester United, Agustus 2004

Dalam edisi pertama dari fitur baru yang berfokus pada kisah di balik pertandingan klasik antara Chelsea dan lawan kami berikutnya, sejarawan klub Rick Glanvill mengingat kemenangan krusial dalam pertandingan penting yang menentukan apa yang akan terjadi...

Sehari sebelum pertandingan pembuka Premier League 2004/05, kunjungan Manchester United pada 15 Agustus, pelatih baru Jose Mourinho mengadakan pertemuan tim khusus.

Para pemainnya sudah berlatih dengan baik dalam penempatan taktis dan tanggung jawab individu yang diharapkannya untuk pertandingan perdana yang besar antar dua calon juara. Sekarang dia mengumpulkan mereka untuk tujuan yang berbeda.

"Anda akan membaca di media dan mendengar di media saya mengatakan bahwa saya tidak mengharapkan kita untuk memenangi liga di musim pertama saya," katanya memulai pembicaraan. "Saya ingin Anda menjadi sangat jelas bahwa saya telah mengatakan ini hanya untuk menyingkirkan tekanan dari kita semua."

"Saya juga ingin Anda tahu bahwa saya mengharapkan kita memenangi Premiership musim ini. Saya tahu kita akan melakukannya. Kita adalah pemenang dan menang adalah yang terpenting. Saya tidak ingin menjadi yang kedua atau ketiga. Kita ingin memenangi liga ini dan kita akan melakukannya."

Sebagian besar pemain yang hadir ingat itu sebagai momen ketika mentalitas kemenangan ditanamkan di ruang ganti Chelsea.

Pasukan Sir Alex Ferguson, dengan Roy Keane dimainkan sebagai bek tengah darurat, dikalahkan 1-0 berkat gol Eidur Gudjohnsen. Dan meskipun lini tengah berlian Chelsea gagal untuk bersinar, tim memulai dengan awal yang baik, dan tentu saja meraih kemenangan yang sudah diprediksi oleh pelatih Portugal itu.

Dia mengatakan kepada mereka bahwa mereka adalah juara, dan mereka menjadi juara pada musim semi berikutnya.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA