Laporan Pertandingan

Laporan: Man United 4 Chelsea 0

Chelsea harus menelan kekalahan di pekan pertama Premier League dari tangan Manchester United yang mencetak gol di masing-masing babak dan berhak meraup poin penuh di Old Trafford.

Pasukan Frank Lampard memulai pertandingan dengan berani dan dua kali menggetarkan tiang gawang di babak pertama lewat Tammy Abraham dan Emerson, sementara David de Gea juga membuat satu penyelamatan penting atas sepakan Ross Barkley sebelum turun minum.

Manchester United unggul melalui sebuah permainan mengalir di menit ke-18 yang berakhir dengan pelanggaran Kurt Zouma terhadap Rashford di dalam kotak penalti. Pemain internasional Inggris itu kemudian mengeksekusi sendiri hadiah penalti.

Setelah babak pertama yang seru berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah, United jauh lebih tajam di babak kedua dan dua gol cepat yang mereka buat secara efektif menyudahi permainan. Anthony Martial dan Rashford sama-sama menjebol gawang Arrizabalaga dari jarak dekat. Gol keempat tercipta menjelang akhir pertandingan ketika Daniel James, pemain pengganti, menuntaskan sebuah serangan balik dengan memasukkan bola ke sudut jauh.

Hasil ini membuat the Blues pulang ke London dengan menelan kekalahan telak, yang sulit diterima mengingat permainan sebenarnya berjalan seimbang, meski tak ada waktu untuk meratapi kekalahan ini karena besok skuat akan terbang ke Turki untuk menjalani final Piala Super UEFA di Istanbul.

Mason Mount membuat debut kompetitif untuk Chelsea, sementara Abraham diturunkan sebagai ujung tombak serangan di start pertamanya untuk the Blues, seperti yang diucapkan oleh Lampard pada musim panas ini untuk memberi kepercayaan pada pemain-pemain muda di laga-laga besar.

Kami memulai pertandingan dengan formasi yang sudah diperkirakan, 4-2-3-1, yang diasah setahap demi setahap di pramusim, di mana Mount memegang peran sebagai pemain nomor 10, diapit oleh Pedro dan Ross Barkley di lebar lapangan. N’Golo Kante belum bugar benar sehingga dibangkucadangkan, yang berarti Mateo Kovacic dipasangkan dengan Jorginho sebagai duet gelandang pelapis lini pertahanan.

Meski di musim panas ini lebih banyak pembicaraan seputar pemain muda, ada tujuh pemain starter yang bermain di final Liga Europa di Baku diturunkan sejak menit pertama dan kualitas itu ditunjukkan dengan start yang cemerlang. Diawali dengan pembukaan yang enerjik, upaya Abraham di menit kelima hanya mengenai tiang gawang. Bola jatuh ke kaki si striker setelah pemain-pemain United gagal mengamankan sebuah tendangan sudut. Pemuda 21 tahun itu sebenarnya berhasil menaklukkan David de Gea namun tidak dengan tiang gawangnya.

Sepakan Abraham ketika laga belum berusia lima menit masih mengenai tiang gawang

Anthony Martial jadi orang pertama yang membuat kiper Spanyol kami bekerja tak lama kemudian menyusul sebuah kesalahan umpan yang dilakukan oleh Zouma di garis pertahanan kami, namun sepakan si penyerang depan yang diarahkan ke sudut bawah gawang tidak akurat.

The Blues tampil penuh percaya diri dan seharusnya bisa memanfaatkan dominasi mereka di awal pertandingan dengan sebuah gol. Cesar Azpilicueta melepas sebuah umpan silang rendah dari sisi kanan lapangan namun Mount dan Abraham kurang cepat dalam menyambut bola di kotak enam yard.

Mount kemudian membuat De Gea beraksi untuk menyelamatkan gawangnya dari sepakan si pemain muda dari jarak 25 yard. Bola sempat mengenai Harry Maguire dan memantul sehingga merepotkan pemain bernomor punggung satu itu, di depan Stretford End, namun ia masih bisa mengatasinya.

Pertarungan di tengah lapangan antara Kovacic dan Wan-Bissaka

Ketika pemain-pemain Chelsea bermain dengan optimisme tinggi menyusul penampilan menjanjikan mereka di 15 menit pertama, sebuah kesalahan di dalam kotak penalti membuka jalan bagi tuan rumah. Rashford, yang tengah berlari masuk ke kotak penalti, dijatuhkan oleh tekel Zouma yang mengenai kakinya. Wasit Anthony Taylor menunjuk titik putih dan Rashford sendiri yang mengeksekusi tendangan tersebut ke sudut atas gawang.

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer kemudian mengambil inisiatif serangan dalam masa terproduktif mereka di paruh pertama, melalui sepakan melengkung Martial yang masih melambung, yang merupakan satu-satunya peluang yang mereka ciptakan dalam kurun waktu tersebut. Di sisi lain lapangan, Mount menerima umpan Barkley namun lebih memilih untuk mengoper daripada menembak sendiri. Akhirnya, bola berhasil diamankan.

United kembali menyarangkan bola 10 menit jelang turun minum namun gol tersebut dianulir setelah melihat tayangan VAR. Barkley nyaris menyamakan kedudukan dengan sepakannya yang masih melebar tipis di samping gawang. Dua peluang lainnya lahir dari pasukan Lampard namun kembali gagal. Di babak pertama, kami melepas delapan tembakan.

Mount menciptakan sejumlah peluang dari posisinya sebagai gelandang serang

Percobaan Barkley digagalkan oleh De Gea dengan kakinya. Setelah itu, Emerson muncul dengan sepakan yang masih mengenai mistar gawang lawan. Jorginho melepas umpan yang diarahkan ke bek kiri kami, yang memiliki banyak waktu untuk melakukan sentuhan. Namun, lagi-lagi mistar gawang menyelamatkan tuan rumah. Setelah familiar dengan kejadian seperti itu di musim lalu, tepatnya 30 kali, tampak rasa frustrasi di kubu the Blues.

Ketika berjalan dari touchline ke lorong saat jeda, Lampard tentu berpikir mengenai serangan positif para pemainnya yang minim sentuhan akhir yang mematikan. De Gea juga punya peran dalam meredam tembakan-tembakan kami, seperti yang dilakukannya 11 menit setelah babak kedua dimulai, dengan melompat ke kiri untuk menghalau sepakan Emerson yang maju membantu serangan.

Di tengah permainan yang tidak seterbuka babak pertama, Lampard dengan cepat melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor di sepertiga akhir lapangan. Christian Pulisic masuk melakukan debutnya. Namun demikian, dua gol United dalam selang dua menit memberikan pukulan telak ketika kami berharap dapat membawa pulang sesuatu.

Pulisic mempertontonkan sentuhannya yang rapi dalam laga debutnya setelah diturunkan sebagai pemain pengganti

Martial menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0 setelah Abraham dijatuhkan di depan kotak penalti namun tidak mendapat hadiah tendangan bebas. Tim Setan Merah dengan cepat memanfaatkan ruang yang terbuka. Andres Pereira melepas umpan silang yang diterima Martial yang muncul di depan gawang.

Rashford mencetak gol ketiga bagi tuan rumah ketika laga tersisa seperempat jam lagi. Berlari di antara Azpilicueta dan Andreas Christensen untuk mengejar umpan lambung Paul Pogba, ia berhasil memasukkan bola ke gawang Kepa.

Chelsea punya peluang ketika Zouma menyundul tendangan bebas Mount, meski terlalu melambung. Emerson pun kembali menguji De Gea, namun United malah menambah keunggulan mereka lewat pemain pengganti mereka, James, yang membikin gol di penampilan debutnya, menyudahi sebuah serangan balik kilat yang dimulai dari wilayah pertahanan mereka sendiri.

Laga berikutnya, final Piala Super UEFA, akan digelar di Istanbul pada tengah pekan. Lawan kami di laga Eropa itu adalah Liverpool.

Chelsea (4-2-3-1) Arrizabalaga; Azpilicueta (k), Christensen, Zouma, Emerson; Jorginho (Kante 73), Kovacic; Pedro, Mount, Barkley (Pulisic 58); Abraham (Giroud 66)
Cadangan Caballero, Alonso, Kenedy, Tomori
Kartu Zouma 36, Jorginho 52, Abraham 57, Kante 90

Man United De Gea; Wan-Bissaka, Lindelof, Maguire, Shaw; McTominay, Pogba, Pereira (James 74); Martial, Rashford (Greenwood 86), Lingard (Mata 86)
Cadangan Romero, Young, Matic, Tuanzebe
Gol Rashford (pen) 18, 67, Martial 65, James 81

Wasit Anthony Taylor
Penonton 73.620

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA