Pratinjau Laga

CPP: Tottenham vs Chelsea - Poin

Dini hari nanti kami kembali berlaga di Wembley – laga pertama dari dua laga yang akan menentukan tim London mana yang akan melangkah ke final. Sejarawan klub, Rick Glanvill dan ahli statistik klub, Paul Dutton memberikan pratinjaunya untuk leg pertama…

POIN-POIN PENTING

Ini adalah musim ke-58 Football League Cup dan, telah mengerucutkan 92 klub menjadi empat klub yang setiap pasang akan saling berhadapan dalam dua leg. Bagi Chelsea, stadion ini memiliki banyak kenangan – sebagian besar menggembirakan sebagian lagi tidak. Bagi Tottenham sendiri, di luar dugaan, masih bukan menjadi kandang mereka sendiri.

Sejak Wembley baru dibuka pada 1997, the Blues sudah enam kali bertemu dengan Spurs di sana. The Lilywhites memenangi final League Cup 2007/08, serta di Premier League musim ini (1-3), namun demikian klub asal London barat keluar sebagai pemenang di empat laga lainnya: semifinal FA Cup pada 2011/12 (5-1), final League Cup 2014/15 (2-0), semifinal FA Cup 2016/17 (4-2), dan pertemuan pertama di ajang Premier League di sana, musim lalu (2-1).

Ini adalah semifinal ke-24 Chelsea sejak kepemilikan dipegang oleh Roman Abramovich, dan berkesempatan untuk mencapai final keenam dari delapan kesempatan.

photo of Statistik Kunci Statistik Kunci

Sejak 2003, Chelsea hanya dua kali gagal ke semifinal, meski jauh sebelum itu kami juga pernah mencapai semifinal.

Jika the Blues sedang mengincar pencapaian yang lebih baik ketimbang musim lalu di kompetisi ini, ketika kalah 2-1 oleh Arsenal, ini adalah penampilan peretama the Lilywhites di tahap ini sejak 2015. Kala itu mereka menyingkirkan Sheffield United, lalu di League One, dalam dua leg, hingga akhirnya kalah 2-0 dari Chelsea di final.

Perubahan peraturan yang diberlakukan di Carabao Cup dapat menghasilkan dinamika yang berbeda di semifinal musim ini, terutama dengan dihilangkannya “aturan gol tandang” yang menetapkan pemenang berdasarkan tim yang paling banyak mencetak gol di kandang lawan.

Babak tambahan juga dihilangkan, kecuali di final. Dengan demikian, jika skor masih seimbang setelah 90 menit leg kedua, maka pertandingan akan dilanjutkan dengan adu penalti.

Sistem Video Assistant Referee (VAR) juga akan digunakan. VAR Chris Kavanagh hanya akan membantu wasit dalam situasi yang berpotensi mengubah jalannya permainan seperti: gol, keputusan terkait pemberian hadiah penalti, kartu merah, dan keputusan yang salah.


KEMUNGKINAN TERBAIK YANG BISA TERJADI DINI HARI NANTI…

Memegang keuntungan memasuki partai penentu di Stamford Bridge.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA