Wawancara

Marcos Alonso: Yang Pertama, Terakhir, dan Selalu

Dalam wawancara gaya baru ini, kami meminta pemain untuk membuat pilihan berdasarkan masa lalu mereka, masa sekarang, dan yang berulang kali mereka lakukan. Kami memulainya dengan Marcos Alonso yang akan membahas tentang koleksi kaus pemain terkenal, tujuan wisatanya, dan ponsel tahan banting ketika ditanya tentang yang pertama, yang terakhir, dan yang selalu dilakukannya…

Pertama: Seragam sepak bola apa yang pertama kali kau pakai?

Mungkin jersey Barcelona milik ayahku ketika aku masih kecil. Aku masih menyimpannya di rumah, dibingkai dan kurasa itu yang pertama. Mungkin bukan yang pertama kukenakan tapi yang benar-benar kuingat.

Terakhir: Terakhir kali memakai kaus sepak bola dari tim yang tidak kau bela?

Aku punya banyak jersey dari tim-tim yang pernah dilatih ayahku. Aku dulu menonton pertandingan, aku dulu penggemar berat tim-tim itu, dan berusaha mendapatkan sebanyak mungkin jersey. Aku punya banyak koleksi di rumah.

Selalu: Kaus sepak bola terbaik yang kau simpan?

Ada dua. Jersey Maradona dari Barcelona dan jersey Maradona dari Napoli. Keduanya kudapat dari ayahku dan merupakan jersey emas dari koleksiku.
 

Pertama: Yang pertama kali kau makan atau minum di pagi hari?

Roti panggang dan kopi.

Terakhir: Yang terakhir kali kau santap sebelum tidur?

Aku berusaha minum sebanyak mungkin air dan aku selalu membawa sebotol air ke kamar ketika tidur. Penting untuk minum banyak air dewasa ini dan malam hari merupakan waktu yang lama ketika otot-otot kita membutuhkan air untuk memulihkan diri setelah bermain di begitu banyak pertandingan dan kompetisi yang sangat fisikal.

Selalu: Yang paling sering kau makan selama sepekan?

Pasta! Saat masih bermain di Italia aku sering sekali makan pasta. Ini juga sangat penting untuk latihan dan untuk tubuh. Jadi, pasti pasta.

Pertama: Film pertama yang kau sukai saat remaja?

Film-film Rocky, yang bercerita tentang petinju itu. Bagus-bagus.

Terakhir: Film atau acara TV yang terakhir ditonton?

The Joker, film yang sangat bagus. Aku menontonnya di bioskop.

Selalu: Yang paling sering kau tonton sepanjang hidupmu?

Mungkin gim sepak bola tapi juga serial seperti Peaky Blinders, Prison Break. Itu sebagian di antara acara-acara TV yang kutonton.

Pertama: Tujuan liburan pertamamu saat masih kecil?

Aku biasa pergi ke dekat Marbella bersama keluargaku. Tempat itu bernama Sotogrande.

Terakhir: Tempat terakhir yang kau kunjungi untuk berlibur?

Sotogrande!

Selalu: Tempat yang paling sering kau kunjungi?

Mungkin Madrid karena keluarga dan pacarku tinggal di sana, jadi tentu ke sana.
 

Pertama: Masih ingat ponsel pertamamu?

Tentunya Nokia, seperti 3210 atau semacam itu. Ponsel kecil yang hanya dibuat untuk menelepon dan mengirim SMS namun aku rindu masa-masa itu! Awet sekali, tidak bisa rusak.

Terakhir: Aplikasi terakhir yang kau instal ke ponsel?

Aplikasi Champions League fantasy karena aku membuat liga dengan teman-temanku. Pacarku dan saudarinya juga bergabung. Aku ada di posisi tiga besar saat ini tapi temanku masih memimpin.

Selalu: Yang paling sering kau lakukan di ponselmu?

Pastinya FaceTime, dengan keluarga dan pacarku.

Pertama: Kapan pertama kali belajar bahasa Inggris?

Saat umur 12, di sekolah ketika aku masih kecil. Di Spanyol, semua anak belajar bahasa Inggris sebagai bahasa utama setelah bahasa Spanyol. Aku berusaha mempelajarinya di sekolah, tapi setelah datang ke Inggris ternyata tidak mudah. Sulit dengan aksen yang berbeda di Bolton dan Sunderland.

Terakhir: Kata atau frasa dalam bahasa Inggris yang kau pelajari?

Kita tidak boleh berkata “over” ketika bermain, mereka lebih sering berkata “Jack’s”. Kurasa ini berasal dari Akademi Chelsea. Waktu itu Eddie (Newton) memberi tahu untuk tidak mengatakan “over” ketika ada bola dan kita ingin mengatakan “over” kepada seseorang untuk membiarkan bola itu untuk kita. Wasit bisa memberikan tendangan bebas untuk itu, sehingga kita harus bilang “Jack’s”.

Selalu: Bagian dari bahasa Inggris yang tak pernah bisa kau mengerti?

Mungkin banyak! Tidaklah mudah untuk berbicara dengan sempurna jika tidak belajar dan kita punya banyak kebiasaan buruk saat berbicara dengan orang lain yang juga tidak begitu menguasai bahasa Inggris. Tapi aku suka menirukan aksen, seperti aksen Liverpool Ross Barkley. Aku suka memahami aksen berbeda dan mengikutinya.

Baca: Marcos Alonso soal koneksi keluarganya
 

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA