Wawancara

Tomori - Wajah Familier, Kolega Muda, dan Target di Masa Depan

Seusai meneken kontrak baru berdurasi lima tahun, si bek muda Fikayo Tomori duduk bareng dengan situs resmi Chelsea untuk berbicara tentang kontrak barunya, pentingnya bekerja dengan wajah-wajah familier, dan usaha yang ia lakukan untuk naik ke level berikutnya.

Pemuda 21 tahun ini mengkomitmenkan dirinya pada the Blues, hingga setidaknya tahun 2024, dengan membubuhkan tanda tangannya di Stamford Bridge. Setelah itu, ia mengingat lagi pencapaian itu dan menyatakan bahwa klub masa kecilnya ini merupakan tempat yang sempurna baginya untuk terus berkembang dan memenangi trofi.

Baca – Fikayo Tomori tanda tangani kontrak baru

Sejak kembali dari masa peminjaman di Derby County besutan Frank Lampard musim lalu, pemain muda ini jadi bagian penting dari tim inti di SW6 dan sudah tampil sebanyak 16 kali di semua kompetisi di musim 2019/20. Sebelum membeberkan penambahan perannya di tim, Tomori memulai wawancara eksklusif ini dengan mengomentari perpanjangan kontrak ini.


Fikayo, selamat atas kontrak baru di Chelsea! Bagaimana perasaanmu?

“Klub ini telah menunjukkan kepercayaannya kepadaku, memberiku masa-masa yang menyenangkan, dan aku telah mengalami banyak hal, jadi aku hanya ingin mengalami lebih banyak lagi sekarang.”

“Ini membuatku sangat percaya diri untuk mengarungi sisa musim. Kurasa sejauh ini, di musim ini, kami telah bermain dengan cukup baik, jadi kontrak baru yang diberikan oleh klub ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang besar dan aku ingin membayarnya di lapangan.”

Kau pernah bekerja dengan Frank, Jody Morris, dan Chris Jones di Derby musim lalu, juga dengan Joe Edwards selama bertahun-tahun di Akademi Chelsea. Seberapa penting memiliki orang-orang yang mengenalmu dengan baik?

“Adanya wajah-wajah familiar di sekitar membuat kita sangat bersemangat karena mereka mengenal seperti apa kita. Dengan adanya Jody dan Chris Jones sebagai penanggung jawab di musim lalu memudahkanku untuk menjalani transisi ke level berbeda di sepak bola."

“Sejauh ini, hal itu berjalan dengan baik di musim ini dan aku berusaha untuk terus meningkatkan levelku, mempertahankan standar tinggi, dan para pelatih juga ada di atas sana bersamaku.”

Bagaimana rasanya ketika, saat pramusim lalu, kau diberi tahu akan jadi bagian dari skuat musim ini?

“Aku ingat ketika Frank memberitahuku. Pada saat itu, aku hanya menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi dan setelah manajer memberi tahu bahwa dia ingin aku tetap tinggal (di tim utama), maka yang ada adalah soal bekerja keras, berlatih sekeras mungkin, dan berusaha mendapatkan tempat di tim.”

“Dia memberiku debut penuh saat melawan Sheffield United dan sejak itu dia menunjukkan kepercayaan yang besar terhadapku.”

Selain wajah-wajah familier di staf pelatih, kau juga ada di ruang ganti yang sama dengan sesama alumni Akademi yang tumbuh bersamamu di Cobham. Bagaimana kalian membantu satu sama lain?

“Untukku, Mason (Mount), dan Reece (James), ini adalah musim pertama kami di Premier League, jadi bisa menjalaninya bersama-sama adalah sesuatu yang sangat istimewa. Ini sebuah kemajuan besar karena pengawasannya jauh lebih ketat dan pujiannya juga jauh lebih banyak jadi kami menyelesaikan semuanya sambil berjalan. Kami berbicara satu sama lain tentang pertandingan dan lawan yang berbeda.”

“Tammy (Abraham) dan Callum (Hudson-Odoi) sudah pernah bermain di Premier League sehingga sudah memiliki pengalaman sesuai dengan tempat mereka berada tapi mereka masih belajar dengan cara yang sama. Kami saling dukung, kami saling bantu, dan bisa dilihat bahwa persahabatan kami di luar lapangan pun sangat baik.”

Seberapa penting, sebagai seorang bek muda, untuk belajar, untuk berlatih setiap hari dengan rekan-rekan setim yang mana adalah pemain-pemain internasional senior dan punya banyak pengalaman di level tertinggi?

“Mengambil hal-hal kecil. Satu hal yang kuperhatikan adalah tingkat konsentrasi dan standar tinggi yang mereka semua pertahankan.”

“Mereka ingin selalu ada di puncak permainan dan itulah level yang ingin kutuju nantinya, jadi ada di dekat mereka membuatku ingin mencapai level itu secepat mungkin.”

Kau sudah terbiasa memenangi banyak trofi selama bertahun-tahun, dari FA Youth Cup dan UEFA Youth League hingga meraih promosi bersama Brighton & Hove Albion serta sukses di tingkat internasional. Apakah mental juara itu pertanda baik untuk ke depannya?

“Biasa menjadi juara adalah hal yang baik karena setelah merasakannya, kita ingin mengulanginya lagi. Aku tumbuh besar dengan menonton Chelsea menjuarai Liga Champions, Premier League, FA Cup, semua trofi itu. Itu DNA klub ini dan kami ingin melanjutkan itu.”

“Kami ingin bermain di laga-laga besar, di stadion-stadion besar, dan memenangi banyak trofi. Sejauh ini, kami telah menempatkan diri kami di posisi yang baik untuk mencapai tujuan itu. Kami tahu akan ada rintangan-rintangan dalam perjalanannya, tapi kami ingin terus berkembang baik sebagai tim dan individu, sehingga, pada saat-saat sulit di akhir musim, kami bisa bersaing untuk sesuatu.”

Dalam jangka pendek, kita akan memulai periode sibuk selama musim perayaan ini. Seberapa jauh kau menantikan kesibukan di musim dingin ini?

“Ini menarik karena di sinilah ketika liga jadi lebih menarik dan tim-tim kehilangan poin. Sepak bola Inggris dikenal akan periode Natalnya, jadi kami ingin meneruskan performa kami, mencoba memperbaiki hasil-hasil kami dan kembali seperti semula seperti sebelum jeda internasional ketika kami menang enam kali beruntun.”

Kesepakatan baru ini akan membuatmu bermain di Chelsea hingga nyaris 20 tahun lamanya. Apa yang ingin kau raih selama itu?

“Trofi dan kemenangan adalah yang utama. Kita ingin saat mengenang karier kita (nanti) bisa melihat bahwa kita telah memenangi sesuatu dan memiliki kenangan yang indah.”

“Aku pribadi hanya ingin menjadi pemain yang sebesar mungkin. Aku ingin bermain dengan baik, memenangi trofi, dan menjadi legenda di klub ini. Jadi, mendapat kontrak lima tahun ini memberiku waktu untuk, mudah-mudahan, mewujudkannya.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA