Berita

Lampard Mengulas Upaya Kami Menemukan Konsistensi, Mengeluarkan Kemampuan Terbaik Willian, dan Perkembangan Abraham

Tantangan datang dalam berbagai bentuk dan ukuran di Premier League, dan dengan periode jadwal padat tahun ini, Frank Lampard tahu para pemainnya harus siap menghadapi berbagai macam ujian ketika Southampton mengunjungi Stamford Bridge pada Boxing Day.

Setelah hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan sebelum perjalanan kami ke Tottenham akhir pekan lalu, the Blues menghasilkan performa yang matang, terkontrol, dan mengesankan untuk mengamankan kemenangan 2-0 di London Utara, sebuah penampilan yang oleh Lampard digambarkan sebagai yang terbaik sejauh musim ini.

Namun, kemenangan di kandang lebih sulit diraih musim ini karena lawan cenderung bermain sangat dalam dan memaksa kami untuk menyerang. Kami gagal mencetak gol dalam dua dari tiga pertandingan liga terakhir kami di Stamford Bridge, sementara total keseluruhan gol kandang kami adalah 11 gol dalam sembilan pertandingan dan empat kemenangan pada waktu itu.

Meneliti alasan di balik ketidakkonsistenan tim dan perubahan nasib kami antara pertandingan melawan Bournemouth dan Spurs baru-baru ini, Lampard menjelaskan bagaimana skuat berjuang untuk mempertahankan momentum.

"Kita semua manusia dan ada banyak tuntutan pada tim dan individu untuk terus mereproduksi kinerja tingkat tinggi," katanya. "Kami tidak dapat meremehkan Bournemouth atau Tottenham atau West Ham atau Everton untuk berpikir bahwa mereka tidak akan bermain bagus atau tidak akan menyulitkan melawan kami."

"Kami sellau bertanggung untuk menemukan jalan. Bournemouth dan Tottenham adalah pertandingan yang sama sekali berbeda. Melawan Bournemouth, kami tidak dapat memecah pertahanan tim yang datang ke sini dengan sangat terorganisir dan bertekad untuk tidak memberi kami ruang di belakang atau di antara lini."

"Tottenham berbeda - kami memiliki ruang di sayap dan kami menggunakannya dengan sangat baik sehingga saya pikir kadang-kadang inkonsistensi akan selalu ada. Ini tentang seberapa banyak Anda berusaha untuk mendapatkannya seminimal mungkin, yang mungkin menjadi kunci kesuksesan Liverpool dan Man City dalam dua musim terakhir karena mereka telah berhasil menurunkan level ketidakkonsistenan dan kami sedang mengusahakannya."

Willian adalah penentu kemennagan di N17 dengan dua gol sebelum babak pertama dan Lampard menyatakan kegembiraannya atas bagaimana pemain Brasil itu tampil di paruh pertama musim ini. Bos mengakui bahwa dia khawatir tentang apakah pemain berusia 31 tahun itu menikmati permainannya ketika menonton pertandingan Chelsea sebagai penggemar dalam beberapa tahun terakhir, tetapi, setelah bekerja sama dengannya selama enam bulan terakhir, dia sekarang tahu betapa pentingnya dia untuk skuat.

"Ini bagus untuk saya, terutama ketika dia bermain seperti yang dia lakukan kemarin," tambah Lampard. "Itu adalah performa yang luar biasa dan dia memiliki bakat itu. Saya tahu dia memiliki bakat itu ketika saya mendapatkan pekerjaan itu. Satu atau dua tahun terakhir, saya telah memandangnya dari jauh dan saya tidak yakin seberapa besar dia menikmatinya dalam permainan yang saya tonton - bahasa tubuhnya, kadang berkontribusi kadang tidak dalam sebuah pertandingan."

"Perasaan saya di awal musim adalah untuk mengatakan kepadanya seberapa besar perasaan saya tentang dirinya dan betapa pentingnya dia bagi tim. Kami ingin membuatnya fit dan bekerja keras tanpa bola karena saya tahu dia bisa dan sisanya, dalam hal apa yang dia lakukan dengan bola, saya bisa membiarkan dia melakukan itu karena dia memiliki kemampuan luar biasa untuk melepaskan diri dari pemain lawan."

"Jika ada satu hal yang saya inginkan darinya pada awal musim, itu adalah untuk mencetak lebih banyak gol karena bakatnya mengatakan dia harus melakukannya dan itu berarti mungkin kadang-kadang berlari ke ruang di belakang bek dan melakukan sesuatu yang berbeda, tetapi dia melakukan semua itu. Semua rekan satu timnya mencintainya, dia adalah pemain yang rendah hati  jadi saya sangat senang dengannya."

Lampard berbicara dalam konferensi pers prapertandingannya pada Malam Natal tentang kepercayaannya pada para pemain muda dalam pasukannya, menyebut penampilan Mason Mount di Tottenham Hotspur Stadium sebagai pembenaran atas kesabaran dalam proses jangka panjang.

Tammy Abraham adalah salah satu dari bintang muda homegrown kami yang menikmati musim yang luar biasa dan Lampard percaya perkembangannya sejak laga pembuka melawan Manchester United stabil tetapi juga signifikan. Namun, ia juga menekankan banyak orang yang dengan cepat membuat penilaian dengan analisis malas di awal-awal musim.

"Tammy telah berkembang, tetapi saya tidak ingin merinci startnya musim ini karena saya berpikir melawan Manchester United pada babak pertama dia memberi mereka masalah besar," kata Lampard. "Sepakannya membentur tiang, dia bisa mencetak gol ketika satu bola melewati wajah, dan dia seharusnya bergerak lebih sepat."

"Itu adalah performa yang bagus tetapi sangat mudah untuk mengkritik semua pemain setelah laga kontra Man United ketika kami kalah 4-0. Sangat mudah untuk mengatakan Mason Mount dan Tammy tidak boleh bermain, mereka terlalu muda, Anda harus memainkan pemain berpengalaman - itu adalah komentar termudah dan malas."

"Setelah mengatakan itu, dia berkembang. Dia mencetak gol dan penampilannya melawan Tottenham hanya kekurangan gol karena itu penampilan serbabisa. Itu memberi masalah bagi para bek, menguji mereka dengan cara lain, melebarkan serangan kami, mengejar bola, menendang bola. Dia bekerja keras, dia berkembang setiap saat dan dia adalah striker yang serius - kami tahu itu dan kami tahu bahwa ia akan menjadi lebih baik."

-Ikuti laga Boxing Day kami dengan the Saints pada aplikasi The 5th Stand

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA