Berita

Menjelang Laga di Liga Europa, Pedro Bicara Soal Gaya Permainan yang Ia Sukai

Berbicara di Swedia jelang laga di fase gugur Liga Europa, Pedro merefleksikan kekalahan 6-0 hari Minggu lalu dan bicara soal gaya permainan yang dituntut oleh Maurizio Sarri pada pasukannya.

Pria Spanyol ini mengaku bahwa ia belum pernah kalah setelak itu namun juga menggarisbawahi bahwa ketika permainan dimulai dengan buruk melawan kualitas lawan yang sedang bertengger di puncak klasemen Premier League, sulit sekali untuk bangkit.

“Ini bukan soal mental dan motivasi,” kata Pedro, “tapi memang benar, di laga terakhir, melawan tim seperti itu, jika kita tidak fokus sejak menit pertama maka akan sulit. Mereka mencetak banyak gold an jika di menit-menit pertama mereka sudah mencetak gol maka (tim lawan) akan sulit untuk bangkit. Tapi penting bagi kami untuk mengembalikan perasaan terbaik kami dan laga besok adalah kompetisi yang baru dan menjadi kesempatan yang bagus untuk meraih kemenangan dan mendapatkan kepercayaan diri kami lagi.”

“Seisi tim mengikuti ide Maurizio,” imbuhnya. “Sederhana, menekan sangat tinggi dan tetap kompak serta menciptakan peluang. Mempertahankan bola dengan penguasaan bola yang baik dan menciptakan peluang.”

“Sebagai sebuah tim, kami siap, kami bisa melakukannya, tapi terkadang gaya seperti itu sulit dilakukan dan tergantung pada tim. Ketika Man City bermain dengan sangat baik, sulit sekali ditekan karena mereka punya pemain-pemain yang sangat bagus dalam memainkan bola dan menciptakan ruang antar lini. Sulit dijaga. Tapi itulah ide Maurizio dan itu bagus.”

“Aku lebih suka menekan ke depan dan berdiri di dekat target ketika kami mendapatkan bola, untuk menciptakan peluang, daripada menunggu selama 90 menit untuk mendapatkan bola dan berlari sejauh 60 meter untuk mencetak gol. Tapi, di laga terakhir kami tidak berada dalam bentuk permainan yang baik, kondisi yang baik untuk mendapatkan hasil. Sekarang adalah kesempatan yang bagus untuk menang dan mendapatkan kembali kepercayaan diri tertinggi kami.”

Baca: Skuat Chelsea terbang ke Malmo

Pria 31 tahun itu menyadari bahwa Liga Europa harus dihadapi dengan serius, bukan hanya merupakan jalan untuk meraih trofi tetapi juga karena adanya dampak lain.

“Ini adalah opsi lain untuk masuk Liga Champions dan kami tahu benar ini,” konfirmasinya. “Ini adalah kesempatan untuk terus lanjut di kompetisi ini. Dan akan bagus jika masuk ke final dan menang.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA