Pratinjau Laga

Toni Rudiger Soal Bermain Untuk Manajer dan Kepemimpinan di Tim

Toni Rudiger berharap bisa mengamankan kemenangan atas Malmo demi tiket ke babak 16 besar Liga Europa, serta menyuguhkan penampilan berkelas untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain menjelang final Carabao Cup Minggu nanti.

The Blues, yang sementara unggul agregat 2-1 dari leg pertama, akan menyambut lawan dari Swedia di Stamford Bridge besok dini hari, yang merupakan laga kandang kedua dalam waktu empat hari. Di laga sebelumnya Selasa lalu, kami disingkirkan oleh Manchester United dari FA Cup.

Kekalahan yang mengecewakan tersebut melanjutkan rentetan kekalahan dari Manchester City dan Bournemouth. Rudiger, yang bicara dalam konferensi pers pra pertandingan, menjelaskan cara untuk memperbaiki tim.

“Beberapa pekan ini sulit untuk kami,” kata bek asal Jerman. “Bagaimana cara memperbaikinya? Cara termudahnya adalah dengan mendapatkan hasil karena semuanya didasarkan pada hasil. Ketika kami mendapatkan hasil tidak ada yang bicara soal hal-hal yang kita bicarakan sekarang ini. Kami tidak mendapat hasil terbaik dan juga terlalu banyak naik-turun, yang menjadi penyebab dari situasi kami sekarang.”

“Kami selalu bekerja selama latihan dan berusaha menjadi lebih baik setiap harinya, tapi kurasa saat ini (masalahnya) adalah soal kepercayaan diri, bukan aspek taktik, dan juga penampilan yang di bawah standar.”

“Anda selalu bermain untuk manajer Anda tapi, yang terutama, Anda menginginkan hasil, Anda ingin menang. Tidak ada pemain di dunia ini yang menginginkan hasil seperti kami.”

Bagi Rudiger, laga besok adalah laga pertama dari dua laga krusial dalam waktu empat hari

“Pertama-tama, mari bicara tentang laga besok yang mana sangat penting karena kami ingin tetap bertahan di kompetisi ini dan bertarung untuk trofi.”

“Hari Minggu nanti, laga besar di Wembley melawan City dan itu akan menunjukkan yang sebenarnya dari kami, atau jalan kami, untuk musim ini. Yang sebenarnya dalam hal bersaing dengan lawan-lawan seperti City, juga Liverpool dan Tottenham.”

Baca: Tiga pemain cedera menjelang lawatan Malmo

Rudiger ditanya apakah ada cukup banyak pemimpin di tim

“Tentu orang berkata seperti itu, cukup beralasan, karena kami punya banyak pemimpin sebelum ini. Tapi kita tidak bicara tentang pemimpin ketika kami membukukan laju tak terkalahkan, jadi bagiku ini soal hasil karena jika kami mendapat hasil maka kita tidak akan bicara tentang pemimpin.”

“Selain itu, sulit untuk menggantikan sosok seperti John Terry, yang pernah menjadi kapten dan pemimpin di sini, tapi pada akhirnya kami berusaha mengikuti jejak pemain-pemain ini.”

Bek tengah ini berkata bahwa memenangi pertandingan menjadi satu-satunya cara untuk membuat suporter gembira

“Tentu adanya fans bersama kami selalu penting. Terkadang, seperti di (Man) City, bisa dimengerti bila mereka marah tapi pada akhirnya aku tidak bisa melakukan apa-apa terkait emosi fans. Tidak ada satu pun pemain yang bisa.”

“Yang bisa kami lakukan adalah kembali mendapatkan hasil, setelah itu mereka akan selalu ada di belakang kami, meski mereka pun selalu ada di belakang kami karena mereka tetap datang ke stadion. Ini didasarkan pada performa dan hasil yang kami peroleh.”

Meski unggul 2-1, Rudiger yakin masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan besok jika kita ingin maju ke babak berikutnya

“Kami harus bersiap karena laga ini belum selesai, (pemenang) belum ditentukan. Setelah itu, menatap final piala (Carabao Cup), kami harus mendapatkan kepercayaan diri kami dan tampil dengan baik.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA