Analisis

Statistik Kunci Final Carabao Cup

Analisis statistik kami untuk laga final Carabao Cup kemarin yang berakhir dengan kekalahan menunjukkan banyaknya kontribusi impresif dari pemain-pemain Chelsea di semua lini serta di berbagai aspek permainan…

Kami melepas tujuh tembakan dibanding 13 dari Man City, dan hanya lima tembakan mereka yang dilancarkan dari dalam kotak penalti.

Eden Hazard dan David Luiz masing-masing melakukan dua tembakan. Tidak ada satu pun tendangan kami yang mengarah ke gawang, sementara City tiga.

Selama 120 menit permainan, penguasaan bola kami adalah sebesar 39 persen. Khusus di babak kedua, penguasaan bola kami adalah sebesar 49 persen.

Tingkat keberhasilan umpan kami adalah 82 persen. Kami menyelesaikan 422 dari 512 operan yang dilepaskan.

Tidak ada pemain yang membuat operan lebih banyak dari David Luiz (75). Ia diikuti oleh Toni Rudiger (57) dan Jorginho (56).

Pengoper terbanyak secara keseluruhan adalah Nicolas Otamendi dengan 134 kali.

Dua umpan kunci yang dilepaskan Willian jadi yang tertinggi bersama di laga itu.

Hazard melakukan delapan dribel sukses dari delapan percobaan, tertinggi di antara semua pemain di lapangan. Ruben Loftus-Cheek melakukan empat dribel sukses.

Cesar Azpilicueta memenangi tiga dari empat duel udara, tertinggi di antara pemain Chelsea.

N’Golo Kante dengan tujuh tekel, tertinggi di kubu kami, diikuti oleh Emerson (enam), dan Azpilicueta (empat).

David Luiz membuat tujuh clearance, terbanyak di antara pemain-pemain di lapangan. Sementara, Ross Barkley membuat dua intersepsi, tertinggi di antara pemain-pemain Chelsea.

“Performa tim kami punya kepribadian, dewasa, bermain cerdik ketika kami harus bermain dan bertahan dengan baik ketika harus bertahan. Di babak kedua, kami lebih baik daripada mereka tapi kami tidak bisa mencetak gol.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA