Berita

Pantauan Media: David Luiz soal Kesalahpahaman Kepa, Pep Guardiola Puji Duo Gelandang Chelsea dan Potensi Pukulan di Bursa Transfer

Dalam pantauan berita-berita yang berkaitan dengan Chelsea kali ini, David Luiz membagikan pemikirannya tentang keputusan Kepa Arrizabalaga untuk tetap bertahan di lapangan saat bermain di final Carabao Cup dan bos Manchester City Pep Guardiola menggambarkan laga itu sebagai salah satu laga terberat dalam karier kepelatihannya. Sementara, berita mengenai pengejaran tanda tangan Mauro Icardi terhalang.

Berita-berita berikut diambil dari media eksternal yang tidak mewakili pandangan dan posisi Chelsea Football Club.

David Luiz mengungkap kejadian yang terjadi pada Kepa

David Luiz bicara soal penolakan Kepa Arrizabalaga ketika akan ditarik keluar di menit-menit terakhir babak tambahan di final Carabao Cup dini hari tadi. Ia menjelaskan akan adanya kesalahpahaman antara si kiper Chelsea dengan pelatih Maurizio Sarri terkait kebugarannya.

“Aku tak tahu apakah pelatih ingin menggantinya karena ia kesakitan atau apakah keputusannya (taktik),” kata si pemain Brasil kepada Sky Sports.

“Kurasa pelatih ingin melakukan pergantian karena (dia tidak yakin) akan adanya cedera, dia tidak mengerti itu.”

“(Kepa) memberi tahu kami bahwa dia baik-baik saja. Dia oke-oke saja. Terkadang kita tidak punya waktu untuk memberi penjelasan di dalam pertandingan, tak masalah.”

Kepada Goal.com, bek tengah itu menunjukkan bahwa ia memahami keengganan Kepa untuk meninggalkan lapangan.

“Aku bisa mengambil contoh diriku sendiri: Aku tak pernah mau meninggalkan lapangan, aku tidak pernah ingin digantikan,” imbuhnya.

Tetapi ia juga sangat mendukung Sarri dan mengekspresikan kekecewaannya atas kegagalannya mengeksekusi penalti dalam adu penalti yang membuat the Blues gagal memberikan trofi kepada manajer mereka.

“Aku suka gaya mainnya,” ujar David Luiz tentang Sarri, “aku suka sekali caranya sebagai seorang pria, dia orang yang fantastis, jadi tentu para pemain mendukungnya.”

“Bagiku, hari ini lebih sulit karena aku gagal mengeksekusi tendangan penalti, gagal memberinya titel juara, bukan soal aku. Aku berharap bisa memberikannya kepada Sarri.”

Guardiola puji Jorginho dan Kante

Bos Manchester City Pep Guardiola memuji Jorginho dan N’Golo Kante yang tampil ngotot di laga final Carabao Cup dan berhasil mencegah timnya menemukan bentuk permainan terbaik mereka.

Setelah menggelontorkan enam gol ke gawang Chelsea di Etihad Stadium dua pekan lalu, City tak mampu menjebol gawang kami selama 120 menit di Wembley dan membutuhkan adu penalti untuk mempertahankan trofi tersebut.

“Ini laga yang ketat, kami tahu akan seperti itu karena ini final. Salah satu tim terberat yang pernah kuhadapi sepanjang karierku,” komentar Guardiola tentang the Blues seperti yang dilansir oleh Metro.

“Cara Jorginho dan Kante menekan luar biasa. Tidak mudah melawan mereka.”

“Aku terkesan dengan cara bertahan Chelsea, mereka sangat terorganisir dan salah satu tim terberat yang pernah kulawan dalam karierku.”

Pengejaran tanda tangan Icardi harus terhenti?

The Sun melaporkan bahwa the Blues berniat mendatangkan pemain depan Inter Mauro Icardi sebelum adanya larangan transfer, keputusan yang membuat klub mengajukan banding, namun pria Argentina itu sudah mendapat tawaran kontrak baru dari klubnya.

Kontrak berdurasi empat setengah tahun itu akan membuatnya tinggal di San Siro, terlepas dari adanya ketidakcocokan antara si pemain dan pelatih Luciano Spalletti.

Dalam kabar mereka, Football London juga melaporkan bahwa Real Madrid meredam ketertarikan mereka pada Eden Hazard dan yakin bahwa adanya larangan transfer akan membuat Chelsea berusaha mempertahankan pria berpaspor Belgia itu.

Presiden Dynamo Kyiv nantikan pertemuan di Eropa

Presiden Dynamo Kyiv, Ihor Surkis tertarik melihat bagaimana penilaian timnya terhadap Chelsea di babak 16 besar Liga Europa.

Berbicara di situs resmi klub, ia memberikan penilaiannya terkait pertemuan pertama antar kedua klub sejak fase grup Liga Champions 2015/16.

“Kami mendapat lawan yang sangat terkenal dan akan menarik melihat bagaimana mengukur tim seperti Chelsea. Kami selalu memiliki target untuk tampil di Liga Champions dan Chelsea adalah tim dengan level Liga Champions,” tekannya.

“Kami membuat kemajuan dan aku tidak melihat hal buruk dari undian itu. Sangatlah penting untuk tetap mempertahankan intrik-intrik hingga leg kedua di Kyiv. Jika kami bisa melakukannya, maka kami punya peluang untuk mengalahkan Chelsea.”

Dynamo bermain imbang 0-0 di Kiev dan kalah 2-1 di Stamford Bridge pada 2015 namun Surkis merasa timnya bisa memperbaiki catatan tersebut.

“Aku percaya pada pemain-pemain kami dan kurasa mereka juga optimis,” imbuhnya.

“Tidak ada yang ingin berhenti di tahap ini, jadi kurasa ini akan jadi pertarungan yang menarik, terutama untuk Dynamo.”

“Ketika tim mencapai tahap ini, mereka tidak peduli dengan situasinya. Chelsea punya line-up yang hebat, jadi kami tidak tahu siapa yang akan tampil melawan kami. Pertama-tama, kami harus fokus pada permainan kami. Aku yakin tentang laga-laga mendatang dan kuharap para penggemar juga percaya pada tim kami.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA