Analisis

Ross Barkley Ungkap Rasa Sakit Cederanya dan Pelajaran yang Dipetik dari Kesalahan yang Ia Buat

Setelah menepi selama 11 pekan, Ross Barkley kembali lagi ke lapangan Stamford Bridge akhir pekan lalu dan langsung mencetak gol saat membantu Chelsea meraih kemenangan mudah atas Nottingham Forest dengan skor 2-0 di ajang FA Cup.

Gelandang internasional Inggris ini sukses memanfaatkan peluang di depan gawang untuk menggandakan keunggulan kami ketika laga baru berjalan setengah jam, dengan menyambar bola hasil sepakan Callum Hudson-Odoi yang dimentahkan kiper lawan. Ini sekaligus menjadi gol pertamanya untuk klub sejak September. Di babak kedua, ia nyaris mencetak gol kedua namun penyelamatan gemilang dari kiper Forest berhasil menepis tandukannya ke tiang gawang.

Seusai laga, Barkley merenungkan keberhasilan dirinya untuk kembali ke tim usai pulih dari cedera panjang. Dia berharap dapat membuat Frank Lampard terkesan dan melupakan rasa sakit pada kakinya yang membuatnya absen dalam waktu lama.

“Rasanya senang sekali bisa kembali ke lapangan,” aku si pesepakbola 26 tahun ini. “Saya sudah lama tak bermain karena cedera kaki.”

“Saya masih merasa sakit hingga dua pekan lalu namun saya bekerja keras dan merasa bersyukur bisa jadi starter hari ini, mencetak gol, dan mudah-mudahan saya bisa lebih baik lagi dari sini dan kembali masuk ke tim.”

“Ini soal terus bekerja keras selama latihan dan dengan gol hari ini, mungkin bisa masuk dalam pertimbangan manajer.”

Setelah memulai musim dengan baik, untuk klub dan negaranya, Barkley mengalami cedera di waktu yang tidak tepat dan si pemain pun memberi gambaran betapa sulit untuk menghilangkan rasa sakit selama tiga bulan terakhir.

“Sulit untuk hanya duduk di pinggir lapangan dan menonton pertandingan,” sambungnya. “Saya ingin ada di lapangan namun ada chip di dua bagian tulang kaki saya dan rasanya sakit sekali.”

“Saya berusaha sekuat tenaga untuk mengoper bola dengan kaki kanan saya dalam latihan namun karena rasa sakit itu saya harus mengoper dengan kaki kiri dan pada hari-hari tertentu saya benar-benar tidak bisa mengikuti latihan.”

“Saya benar-benar tak bisa menendang dengan kaki kanan jadi saya harus menunggu dan terus bekerja keras. Selama dua atau tiga pekan terakhir, saya tidak merasa sakit lagi dan merasa baik. Saya bekerja ekstra dalam latihan, melakukan sesi latihan kebugaran dua kali lipat demi mengembalikan saya ke kondisi puncak dan sekarang saya siap kembali ke tim.”

Masalah fisik dapat memicu munculnya masalah psikologis dan Barkley mengaku mengalami masa-masa sulit yang menambah tekanannya untuk tampil baik setelah kesempatan datang. Namun, dia sukses memanfaatkan kesempatan itu, saat melawan tim asal divisi Championship, dengan mencetak satu gol dan menjadi pemain yang paling banyak melepas tembakan, yakni lima kali.

“Saya selalu menjaga pikiran positif karena semua orang memiliki rintangannya masing-masing,” katanya. “Tidak ada pesepakbola yang suka menonton pertandingan di tribun, melainkan ingin menjadi bagian dari itu dan itu berarti kita frustasi namun kita harus mengambil setiap kesempatan yang didapat seperti hari ini.”

“Kami menang, meraih clean sheet, dan saya mencetak gol, jadi mudah-mudahan ini membantu saya untuk kembali ke tim.”

“Ini soal terus bekerja keras selama latihan dan dengan gol hari ini, mungkin bisa masuk dalam pertimbangan manajer.”

photo of Ross Barkley Ross Barkley

Ketika absen, Barkley juga sempat menjadi bahan pembicaraan terkait insiden di luar lapangan. Ia mengaku telah mendapat pelajaran tentang cara yang lebih baik untuk menghabiskan waktunya di luar sepak bola.

“Dewasa kini kita harus hati-hati karena semua orang ingin menangkap basah kita,” jelasnya. “Terkadang kita harus hidup bebas namun dengan tidak melupakan pekerjaan kita, yang sangat disayangkan saya tertangkap basah saat berada dalam situasi tersebut.”

“Sekarang saya hanya menghindari masalah dan ini tidak akan terjadi lagi. Ini mengajarkan saya bahwa kita harus waspada dengan sekitar kita.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA