Analisis

Lampard tak Ratapi Kekalahan

Setelah malam yang penuh frustrasi di Newcastle, perhatian Frank Lampard langsung tertuju pada laga berikutnya, versus Arsenal, dan rentetan laga krusial yang menyusul kemudian.

Kami harus pulang dari St. James’ Park dengan tangan hampa meski mendominasi pertandingan, kalah dengan skor 1-0 akibat kemasukan di masa injury time. Dengan fakta bahwa hanya ada dua tim peringkat 10 besar Premier League yang memetik kemenangan pada akhir pekan lalu, kegagalan mereka dalam meraih poin itu bisa dianggap sebagai hilangnya kesempatan untuk mengukuhkan posisi empat besar, namun kepala pelatih kami lebih fokus pada rentetan laga-laga besar melawan rival-rival kami di pekan-pekan mendatang.

“Begitulah adanya,” kata Lampard. “Akan bagus jika bisa memperbesar selisih, namun saya rasa liga ini sangat kompetitif dan sangat cair – pada satu waktu kami punya selisih besar, pada satu waktu selisihnya kecil, pada satu waktu kami tim yang mengejar tim di depan kami.”

“Tentu ini mengecewakan, terutama ketika mengendalikan permainan seperti itu, tapi kami tak perlu meratapinya. Kami punya laga-laga yang akan datang dengan cepat, laga-laga penting. Laga kami berikutnya di liga itu laga-laga yang berat dan penting dengan tim-tim di sekitar kami, jadi jangan terlalu memfokuskan diri pada selisih, saya lebih fokus apakah kami bisa memenangi pertandingan demi pertandingan.”

Lampard juga yakin bahwa selisih berapa pun di klasemen, pada titik ini, terutama mengingat hasil akhir-akhir ini, belum bisa menentukan dengan masih ada banyaknya laga yang harus dimainkan, terlepas dari hasil ketika melawan the Gunners Rabu dini hari mendatang.

“Saya tak bisa bilang bahwa mereka akan terlempar (dari perebutan empat besar) jika kami menang, tidak di musim ini. Saya rasa setiap tim yang bekerja sama dengan baik, gambarannya bisa berubah dengan sangat cepat. Kami tahu mereka kompetitor dan kami tahu mereka tertinggal beberapa poin dari kami, tapi kami tahu bahwa jika mereka menang dari kami, mereka akan merasa dapat memperkecil jarak dengan kami. Jadi, kami tahu betapa seriusnya ini, itulah mengapa saya rasa lebih baik tidak terlalu mengkhawatirkan tim-tim lain dan hanya memperhatikan diri kita sendiri.”

Lampard punya alasan lain untuk tetap mempertahankan fokusnya ke depan dan tidak meratapi kekalahan di Tyneside, yaitu karena dia telah kenyang pengalaman sehingga tahu benar bahwa hal seperti ini dapat terjadi pada tim mana pun. Yang terpenting adalah menatap ke depan dan tidak membiarkan hasil itu memengaruhi kepercayaan diri, meski dia sendiri mengakui ingin melihat lebih banyak gol dari para penyerangnya dalam situasi tersebut ke depannya.

“Pemain-pemain kami di lini depan harus lebih klinikal di dalam kotak penalti, ketika kami menyerang dan menghabiskan banyak waktu di sekitar kotak penalti lawan,” jelasnya. “Kami telah mencetak beberapa gol dari lini tengah dan kami punya pemain-pemain yang bisa muncul dari lini tengah, tapi realitas brutalnya adalah kami butuh gol dari lini depan.”

“Mereka akan terluka dan kecewa, semuanya. Saya rasa kami semua sudah merasakan laga seperti ini sebelumnya, entah itu di Akademi, tim utama, Championship, yang seperti ini terjadi. Saya rasa ini bukan soal kenaifan atau kurangnya pengalaman, saya rasa inilah sepak bola. Jika kami tidak menyelesaikan peluang-peluang maka kami memberi kesempatan kepada lawan di pertandingan dan kami bisa saja kalah.”

“Saya rasa mereka telah memberikan segalanya dan saya sama sekali tak bisa mengeluh, karena mereka telah melakukannya, berusaha dan berusaha, dan terkadang sepak bola memperlakukan Anda seperti itu.”

Frank Lampard akan berbicara seputar laga kontra Arsenal di hadapan media hari ini pukul 19.45 WIB. Ikuti konferensi medianya secara langsung di The 5th Stand.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA