Analisis

Data Day: Newcastle vs Chelsea

Mari kita lihat statistik dari kekalahan di St. James’ Park Sabtu lalu…

Kami melepas 19 tembakan yang empat di antaranya mengarah ke gawang, tujuh meleset, dan delapan sisanya diblok. Sebelas dari tembakan kami dilakukan dari luar kotak penalti.

Tuan rumah membuat tujuh tembakan yang dua di antaranya on target dan satu lainnya mengenai tiang gawang.

Willian dan Tammy Abraham masing-masing membuat empat tembakan. Cesar Azpilicueta ada di urutan berikutnya dengan tiga tembakan.

Kami memenangi penguasaan bola sebesar 69,9 persen. Jorginho jadi yang paling lama menguasai bola (11,5 persen), disusul Willian dan Andreas Christensen masing-masing 7,6 persen.

Dari para starter, Jorginho juga jadi yang terbaik untuk urusan tingkat keberhasilan operan (92 persen), dengan operan sukses terbanyak (103 kali), sentuhan terbanyak (129), dan intersep tertinggi (empat).

Soal umpan kunci, Mason Mount dan Willian ada di puncak dengan sama-sama membukukan empat umpan.

Callum Hudson-Odoi, bersama dua pemain lain, memuncaki daftar dribel terbanyak dengan dua dribel.

Dari 50 duel bola atas, 58 persen dimenangi oleh pemain-pemain Newcastle. Joelinton sendiri memenangi 14 duel. Di kubu kami, Christensen jadi yang terbaik dengan memenangi delapan duel.

Reece James jadi penekel terbaik dengan lima tekel, sepertiga dari total 15 tekel yang kami menangi. Newcastle memenangi 13 tekel.

Mereka juga melakukan 40 clearance (berbanding sembilan dari kami), dipimpin oleh Jamal Lascelles dengan 11 clearance.

Satu-satunya tendangan sudut Newcastle menghasilkan gol kemenangan. Kami sendiri mendapat 10 tendangan sudut.

Selain memblok delapan tembakan kami, the Magpies juga sukses menghalau sembilan umpan silang.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA