Laporan Pertandingan

Laporan Pertandingan: Chelsea 2 Arsenal 2

The Blues harus rela kehilangan dua poin di Stamford Bridge saat melawan Arsenal yang meski bermain dengan 10 pemain mampu mengejar ketertinggalan sebanyak dua kali – salah satunya disebabkan oleh terpelesetnya seorang pemain.

Pasukan Frank Lampard memulai pertandingan dengan menjanjikan, unggul satu gol di babak pertama lewat eksekusi penalti Jorginho menyusul pelanggaran kepada Tammy Abraham yang berujung pada kartu merah untuk eks pemain kami, David Luiz. Setelah itu, kami terus mendobrak untuk mencetak gol kedua.

Namun, ketika laga berjalan satu jam, dari sebuah sepak pojok Chelsea, tim tamu melakukan serangan balik - yang terbantu dengan terpelesetnya N’Golo Kante di momen krusial. Gabriel Martinelli berhasil mencetak gol untuk Arsenal.

Meski demikian, kami unggul kembali di 10 menit terakhir ketika Cesar Azpilicueta berhasil mencetak gol dari situasi sepak pojok. Ternyata itu belum cukup karena rival sekota kami lagi-lagi bisa menyamakan kedudukan lewat sepakan mendatar Hector Bellerin yang menembus pertahahan kami.

Kekhawatiran muncul seusai peluit akhir laga dibunyikan ketika topskor kami Abraham harus dipapah untuk keluar dari lapangan.

 

45 menit pertama jadi milik the Blues

Chelsea tak mengulangi start lambat seperti yang dipertontonkan dalam kemenangan di Emirates pada Desember lalu. Meski sudah unggul dalam kurang dari setengah jam, seharusnya kami bisa mencetak gol lebih cepat dari itu.

Beruntun, kesalahan Kepa dalam menendang bola tak menghasilkan malapetaka dan Chelsea berhasil membongkar pertahanan Arsenal di menit keenam ketika Callum Hudson-Odoi bekerja sama dengan Azpilicueta untuk mengalirkan bola ke Mateo Kovacic. Sepakannya bisa diblok oleh Mustafi (yang pastinya merasa sangat kesakitan jika melihat tempat bola menghajarnya!) dan para pendukung Chelsea harus menahan napas ketika wasit menghentikan pertandingan untuk situasi yang bisa dipastikan bukan cedera kepala. Bola menghantam bek itu di posisi yang jauh lebih rendah.

Sebelum waktu menunjukkan menit ke-15, sundulan Andreas Christensen menyambut sepak pojok masih melebar di samping gawang Arsenal. Kemudian tandukan Abraham, memanfaatkan umpan kepala Rudiger dari umpan silang Hudson-Odoi, arahnya terlalu dekat dengan kiper lawan.
 

Hudson-Odoi menebar ancaman di menit-menit awal

Chelsea terus menggedor pertahanan the Gunners, salah satunya lewat penampilan cemerlang Hudson-Odoi. Bola yang dia angkat ke arah gawang masih mengenai bagian atas mistar gawang dan memantul keluar.
 

Chelsea unggul lewat momen yang layak dilupakan tim tamu

Arsenal terus bertahan hingga akhirnya di menit ke-25 pertahanan mereka jebol. David Luiz terpaksa menerima kartu merah sekaligus memberikan hadiah penalti kepada kami.

Pantas jika dibilang bahwa kesulitan yang dihadapi bek asal Brasil yang meninggalkan kami pada musim panas lalu itu berasal dari partnernya di lini belakang. Mustafi salah mengoper bola ke Abraham yang dengan mudah menaklukkan Bernd Leno. Dia akan menembak ke gawang yang kosong ketika David Luiz terpaksa melakukan pelanggaran dan menjatuhkannya. Demi menggagalkan peluang Tammy, dia harus keluar dari lapangan.

Penalti!

Leno bergerak ke arah yang benar ketika Jorginho menyepak tendangan penalti namun sepakan pemain no.5 kami itu tak terhentikan dan masuk ke pojok gawang.

Hudson-Odoi memainkan umpan satu-dua dengan Kante dan memaksa kiper the Gunners melakukan penyelamatan ketika Chelsea berpeluang memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

Setelah itu Arsenal mendapatkan momen terbaiknya dalam penguasaan bola, hingga turun minum, namun tanpa bisa benar-benar membahayakan wilayah kami. Tandukan Rudiger atas sepak pojok Emerson masih melambung sementara sundulan Kovacic juga meleset.


Luka di babak kedua

Chelsea menganggap Saka melakukan handball di dalam area penalti di awal babak kedua, menyusul pergerakan-pergerakan kami di sekitar area penalti Arsenal. Yang kurang dari pergerakan-pergerakan itu adalah tembakan.

Sulit sekali memperkirakan bahwa Arsenal akan menyamakan kedudukan, namun itu terjadi di menit ke-63, dari sepak pojok Chelsea. Ketika bola disapu Arsenal, Martinelli mengolongi Emerson dan langsung menyerang balik. Masih ada Kante di sana, pemain yang sangat mumpuni dalam mengendus bahaya, namun celakanya pria Prancis itu terpeleset dan Martinelli yang tinggal berhadapan dengan Kepa berhasil menyelesaikannya dengan penuh percaya diri.
 

Tim tamu menyamakan kedudukan untuk pertama kalinya

Sepakan Willian, memanfaatkan umpan Christensen, dari sudut sempit berhasil digagalkan. Kemudian tendangan bebas disambut oleh Abraham dan sepertinya akan masuk ke gawang, namun Leno berada di posisi yang tepat untuk menghalaunya. Kiper Arsenal kemudian diuji Barkley dengan sundulan ke belakang.

Laga tersisa 10 menit lagi ketika Azpilicueta tampaknya akan menjadi pahlawan dengan membawa the Blues unggul 2-1. Aksi individu Abraham membuahkan sepak pojok, yang kemudian dioper pendek, dilambungkan oleh Hudson-Odoi, dan disambar oleh kapten kami.

Azpi mengembalikan keunggulan timnya

Namun, tiga menit kemudian kapten the Gunners, Bellerin, melakukan cut inside dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat sebuah sepakan dari luar kotak penalti dan tak mampu dijangkau Kepa. Bola pun masuk ke sudut jauh gawang . Sungguh sangat disayangkan! Kami gagal memetik kemenangan di laga derbi London ke-200 ini.


Pemilihan pemain

Frank Lampard mengganti dua pemain dari tim yang kalah di Newcastle. Salah satunya bersifat terpaksa karena Reece James mengalami cedera di laga sebelumnya. Azpilicueta mengisi posisi sayap sementara bek kiri diisi oleh Emerson. Satu lagi, kali ini Kovacic lebih diprioritaskan daripada Mount.
 

Arsenal hanya melakukan satu perubahan di mana Bellerin ditempatkan sebagai full-back dan menjadi kapten bagi timnya. Topskor mereka Pierre-Emerick Aubameyang absen lantaran diskors.  


Penampilan di kandang

Setelah rentetan tiga kekalahan di lima laga kandang di penghujung tahun 2019, kami memulai tahun ini dengan dua kemenangan dan sekali imbang di Stamford Bridge. Dengan satu poin yang diraih ini, kini Chelsea tetap berada di posisi keempat dengan keunggulan enam poin dari Man United dan Wolves yang juga akan tampil pekan ini.

Premier League 2019/2020
1Liverpool22211052143864
2Manchester City24163565273851
3Leicester City23143648232545
4Chelsea2412484132940
5Manchester United239773627934
6Wolverhampton Wanderers2381053430434
7Sheffield United248972523233
8Tottenham Hotspur238783631531
9Southampton2494113142-1131
10Arsenal2461263234-230


Laga berikutnya

Chelsea akan berlaga di FA Cup pada Minggu tengah malam mendatang di markas Hull, yang saat ini bercokol di papan tengah divisi Championship.
 

Chelsea (4-3-3): Kepa; Azpilicueta (k), Rudiger, Christensen, Emerson; Kante (Mount 69), Jorginho, Kovacic (Barkley 66); Hudson-Odoi, Abraham, Willian (Batshuayi 79).
Cadangan Caballero, Zouma, Alonso, Pedro.
Gol Jorginho 28, Azpilicueta 87
Kartu kuning Emerson 21, Christensen 59

Arsenal (4-2-3-1): Leno; Bellerin (k), Mustafi, David Luiz, Saka; Torreira, Xhaka; Pepe (Holding 80), Ozil (Guendouzi 55), Martinelli (Willock 90); Lacazette (c).
Cadangan Martinez, Maitland-Niles, Ceballos, Nketiah.
Gol Martinelli 63, Bellerin 87
Kartu merah David Luiz 26
Kartu kuning Guendouzi 76

Penonton 40.577
Wasit Stuart Attwell

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA