Analisis

Tomori Berharap Dapat Melanjutkan Sejarah Hebat Chelsea di FA Cup

Fikayo Tomori, yang mencetak gol kemenangan dalam laga tandang di markas Hull di putaran keempat FA Cup, mengonfirmasi bahwa menjuarai kompetisi ini merupakan ambisinya dan rekan-rekan setimnya.

Setelah Chelsea melewati babak pertama di Humberside dengan mudah, yang ditutup dengan keunggulan berkat gol Michy Batshuayi, Hull meningkatkan tekanan mereka di babak kedua dan menguji pertahanan kami sebelum akhirnya sebuah tandukan Tomori mengubah kedudukan menjadi 2-0. Tuan rumah, yang pernah dibelanya selama semusim dengan status pinjaman, berhasil memperkecil ketertinggalan dan terus mengupayakan gol penyeimbang menjelang akhir laga. Namun, bek 22 tahun dan koleganya mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit akhir laga dibunyikan.

“Kami sudah memperkirakan Hull akan menyerang kami,” kata Tomori soal terus bertahan di babak kedua. “Bermain melawan klub Championship di markas mereka di FA Cup, mereka tak punya beban. Kami berhasil mengatasi perlawanan mereka dengan baik dan golku tercipta di waktu yang tepat karena dapat sedikit merusak momen mereka. Tendangan bebas mereka memberi mereka energi, jadi kami senang bisa menang dan kredit untuk Hull karena mereka bermain dengan baik.”

“Akan sangat berarti (bisa melaju di FA Cup),” imbuhnya. “Banyak di antara kami yang masih berada di musim pertama penuh kami di Premier League dan juga bermain untuk Chelsea. Ini akan jadi sesuatu yang besar.”

“Chelsea punya sejarah besar di kompetisi ini, begitu pula manajer kami. Oleh karena itu, akan menyenangkan jika bisa memenangi trofi karena itu akan jadi yang pertama bagi sebagian besar dari kami. Kami menghadapinya babak demi babak. Kami masih punya banyak laga dan kami ingin sesering mungkin menang. Mudah-mudahan kami dapat meraih trofi di akhir kompetisi.”

Bukan untuk pertama kalinya jumlah gol yang tercipta tidak sesuai dengan penampilan mereka dan Tomori pun mengaku bahwa para pemain pun merasakan hal yang sama.

“Kami seharusnya bisa unggul tiga atau empat gol saat turun minum jadi kegagalan mengonversi peluang-peluang itu cukup mengecewakan. Kami mempersulit diri kami sendiri. Jadi, ini sesuatu yang harus kami jadikan pelajaran dan sesuatu yang harus kami latih dan itulah yang terjadi, dalam beberapa pekan terakhr, ketika kami tidak memaksimalkan peluang kami dan tidak meraih poin sebanyak yang seharusnya.”

“Senang bisa menang dari Hull dan aku senang bisa mencetak gol dan senang bisa lolos ke babak berikutnya tapi kami tahu bahwa kami harus berbenah.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA