Laporan Pertandingan

Laporan Pertandingan: Leicester 2 Chelsea 2

Toni Rudiger menyempurnakan laga ke-100-nya untuk Chelsea dengan sebuah catatan. Usai mencetak gol pertama dalam laga di Mindlands, tandukannya membuat kedudukan berimbang setelah Leicester berbalik unggul dengan dua gol cepat.

Kedua gol Chelsea tercipta dari situasi bola mati yang dieksekusi oleh Mason Mount. Setelah dengan cepat menyamakan kedudukan melalui tembakan jitu Harvey Barnes, Leicester unggul lewat gol Ben Chilwell yang memanfaatkan kesalahan the Blues.

Bek tengah asal Jerman itu menyelamatkan satu poin kami sekaligus menjaga jarak delapan poin dengan Leicester yang ada satu tingkat di atas kami. Namun demikian, kami harus bersyukur lawan melewatkan dua peluang emas yang mestinya bisa mengunci kemenangan menjelang akhir laga.

Babak pertama berjalan seru namun masih belum membuahkan gol. Kedua tim sama-sama membuat satu tembakan ke arah gawang. Ancaman terbaik Chelsea berasal dari kedua full-back Chelsea – Reece James dengan umpan-umpan silang kencangnya dan Cesar Azpilicueta dengan umpan-umpan terukur yang semuanya diarahkan ke Tammy Abraham.

Striker Leicester, yang juga mantan striker timnas Inggris, Jamie Vardy, punya peluang terbaik di babak pertama yang masih bisa diamankan oleh Willy Caballero. Sayang sekali, kiper kami punya andil dalam terciptanya gol kedua the Foxes.
 

Caballero diberi tanggung jawab

Kepa dipinggirkan hari ini untuk memberi kesempatan kepada Caballero, yang juga dimainkan saat mengalahkan tuan rumah Hull akhir pekan lalu. Pedro juga dipertahankan di posisinya sedangkan Willian diistirahatkan. Reece James dan Tammy Abraham – sama-sama telah pulih dari cedera engkel – bermain sejak menit pertama. Mount dimainkan menempati posisi sedikit di depan duet N’Golo Kante dan Jorginho.

Babak pertama berakhir imbang tanpa gol

Chelsea memulai dengan lebih baik. Callum Hudson-Odoi, yang mendapat umpan apik dari Cesar Azpilicueta, hanya menendang angin. Tak lama kemudian pemain yang sama berhasil menusuk pertahanan the Foxes dan mengumpan ke Mount yang tembakannya masih melambung, juga berada di posisi offside.

Pergerakan terbaik di babak pertama tercipta di menit ke-16 namun umpan balik Azpi ke Abraham jatuh sedikit di belakang si penyerang tengah, yang tak mampu menjaga keseimbangannya. Beberapa saat kemudian dia nyaris saja memberikan sentuhan vital pada umpan silang James.

Tammy terjatuh ketika mencoba menyambut umpan silang Azpi

Aksi Abraham berlanjut ketika membuat VAR bekerja untuk memeriksa apakah si pemain layak mendapat hadiah penalti. Diputuskan bahwa Caglar Soyuncu tidak melanggar striker kami. Namun demikian, the Blues terus menyerang dengan kecepatan dan umpan-umpan presisi.

VAR menetapkan tidak ada pelanggaran yang terjadi

Leicester hanya sesekali menyerang hingga pertengahan babak pertama, ketika Jamie Vardy lolos dari pengawalan. Caballero masih bisa melakukan penyelamatan dengan kedua kakinya. Itulah satu-satunya tendangan ke arah gawang tuan rumah di babak pertama.

Caballero menggagalkan sepakan Vardy

Kante ada di tempat yang tepat untuk meredam serangan Leicester. Setelah itu Pedro mencoba mencungkil bola ke gawang namun masih bisa ditepis oleh Schmeichel. Harvey Barnes kemudian menembak terlalu tinggi.

Dominasi the Blues kemudian terhenti. Ben Chilwell nyaris menjebol gawang kami ketika memanfaatkan sepak pojok rekannya.

Menjelang turun minum, Chelsea kembali menekan dan memaksa Leicester melakukan kesalahan di wilayah permainan mereka. Tembakan Mount masih bisa mereka blok dan beberapa sapuan harus dilakukan the Foxes untuk mengamankan area penalti mereka.

Tepat sebelum interval, Mount, Abraham, dan Hudson-Odoi melakukan kerja sama namun Callum, yang mencoba menuntaskan peluang, hanya menembak ke udara. Masih ada waktu bagi Leicester untuk melakukan serangan balik menyusul sebuah sepak pojok, yang tak dapat mereka maksimalkan. Beruntung, tandukan Hamza Choudhury masih melebar tipis di samping gawang Chelsea.
 

Gol cepat

Laga belum genap satu menit di babak kedua ketika Rudiger melompat tinggi dan menanduk sepak pojok Mount. Si pemain Jerman merayakan gol pertamanya musim ini dengan joget khasnya.

Kebuntuan pecah di babak kedua

Kaki Caballero kembali menggagalkan peluang lawan, kali ini dari Chilwell. Namun, ia tak mampu berbuat lebih untuk menghentikan gol penyeimbang yang dicetak Barnes di menit ke-54, yang disepak dari lebar lapangan dan masuk ke gawang setelah mengenai tiang jauh.

Sepuluh menit kemudian Leicester unggul setelah Chilwell menyelesaikan umpan Tielemans. Caballero tak telat menutup gawang usai mengejar bola yang dioper melebar sesaat sebelumnya.

Tembakan Tielemans masih bisa dimentahkan oleh Caballero dan tak lama kemudian Rudiger, dengan kepalanya, menyambut tendangan bebas Mount di menit ke-71. Bola yang melambung tak mampu dijangkau oleh Schmeichel dan masuk ke gawang. Sebuah sundulan yang luar biasa. Setelah mengambil bola dari gawang, bek kami ini langsung berlari ke tengah lapangan. Toni berniat mencetak hat-trick!
 

Sundulan Toni amankan satu poin

 

The Foxes mungkin menyesal gagal memanfaatkan dua peluang emas – pertama oleh Jonny Evans yang dengan sempurna diredam oleh Rudiger dan kedua dari kaki Barnes.

Di masa perpanjangan waktu, VAR melihat apakah Rudiger melakukan handball. Rekaman menunjukkan bahwa lengannya berada di dalam dan tidak membuahkan penalti untuk lawan. Laga berakhir dengan skor 2-2, hasil imbang kedua di pertemuan kedua Leicester-Chelsea musim ini.

Rodgers belum bisa menang

Penantian eks pelatih Akademi kami, Brendan Rodgers untuk menorehkan kemenangan pertamanya atas Chelsea berlanjut. Rekornya sekarang adalah delapan kali imbang dan enam kali kalah.

Selanjutnya apa?

Istirahat. Dengan adanya jeda musim dingin untuk pertama kalinya di Premier League maka kami akan beristirahat selama dua pekan sebelum kembali berlaga di Stamford Bridge pada Selasa 18 Februari dengan menjamu Manchester United.
.

Chelsea (4-3-3): Caballero; James, Christensen, Rudiger, Azpilicueta (k); Kante, Mount; Jorginho (Kovacic 74); Hudson-Odoi, Abraham (Barkley 83), Pedro (Willian 74).
Cadangan Kepa, Tomori, Alonso, Batshuayi.
Gol Rudiger 46, 71
Kartu kuning Jorginho 56, Kovacic 76

Leicester (4-1-4-1): Schmeichel (k); Pereira, Evans, Soyuncu, Chilwell; Choudhury; Perez, Tielemans (Praet 80), Maddison, Barnes; Vardy (Iheanacho 80).
Cadangan  Ward, Justin, Fuchs, Gray, Albrighton.
Gol Barnes 54, Chilwell 64
Kartu kuning Maddison 61, Evans 90

Penonton 
32.186
Wasit Lee Mason

 

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA