Laporan Pertandingan

Laporan Pertandingan: Chelsea 0 Bayern Munich 3

Dua gol dari Serge Gnabry dan satu dari Robert Lewandowski membuat Chelsea hanya memiliki harapan tipis di leg kedua babak 16 besar ini untuk bertahan di Liga Champions.

Gnabry, mantan pemain sayap Arsenal yang sudah memporak-porandakan Tottenham pada kunjungan sebelumnya ke London awal musim ini, mengakhiri dua pergerakan kolektif yang bagus di awal babak kedua dan sejak saat itu, Chelsea tak mampu bangkit di laga ini, yang kemudian semakin ditegaskan dengan gol Lewandowski dari skema serangan balik.

Selain harus menjalani laga dengan tertinggal tiga gol, pertandingan di Jerman akan kami jalani  tanpa Jorginho dan Marcos Alonso yang keduanya harus absen karena akumulasi kartu, dengan nama terakhir memperoleh kartu merah di laga ini. 

Pertandingan berjalan cukup ketat di babak pertama, Bayern memiliki peluang yang membentur mistar dari sundulan pencetak gol mereka di final Liga Champions 2012 Thomas Muller, dan Willy Caballero berkali-kali harus menghentikan serangan Lewandowski, namun the Blues juga memberikan ancaman saat Alonso berupaya mereplika golnya ke gawang Spurs saat tembakannya berhasil diselematkan beberapa saat sebelum turun minum.

Gnabry mencetak gol kedua untuk timnya

Namun begitu lawan kami telah memimpin, mereka langsung mengendalikan permainan dengan mudah dan kami hanya bisa mengancam dengan tembakan Mason Mount yang tidak tepat sasaran dan beberapa bola melewati depan gawang tim tamu dalam upaya kami untuk mendapatkan gol balasan. Alonso mendapatkan kartu merah karena mendorong Lewandowski dengan lengannya saat laga tersisa enam menit.

Pertahanan the Blues berhasil dibongkar dengan permainan menyerang yang mengesankan dari lawan kami dan itu merupakan pembelajaran besar bagi kami.

Tak ada gol di babak pertama

Menjelang pertandingan, Frank Lampard meramalkan Chelsea akan harus melakukan banyak hal saat tidak menguasai bola melawan juara Jerman yang sedang dalam performa terbaik mereka, meskipun penguasaan bola dibagi dengan perbandingan dua banding satu untuk keunggulan Bayern, sang bos cukup sepertinya akan cukup senang karena kami berhasil memberikan ancaman ke gawang mereka di babak pertama, dengan statistik tembakan yang bahkan cukup berimbang.

Ada penyelamatan yang dilakukan Caballero untuk menghentikan ancaman Muller sebelum Mount, memainkan pertandingan fase gugur Liga Champions pertama dalam hidupnya, melepaskan tembakan pertama untuk Chelsea. Tendangan pemain berusia 21 tahun itu kembali ditepis setelah menerima umpan Olivier Giroud.

Giroud memenangi duel udara

Caballero terus menghadang mereka

Saat laga berjalan sepuluh menit, Kingsley Coman menyia-nyiakan peluang bagus bagi Bayern ketika tembakannya menyentuh sisi samping jala gawang dan Caballero berada di posisi yang tepat untuk memblok tendangan Lewandowski dengan wajahnya ketika top skorer Liga Champions memiliki peluang pertamanya untuk mencetak gol.

Reece James menguji pertahanan Bayern dengan umpan silang, yang menghasilkan tendangan sudut yang disambut oleh Giroud tetapi gagal menaklukkan Manuel Neuer.

Meskipun Bayern memiliki penguasaan bola yang lebih besar, kedua tim sama-sama memiliki peluang berbahaya dan Ross Barkley melepaskan tembakan ke tiang jauh di pertengahan babak pertama yang lolos dari jangkauan Neuer, namun tak ada pemain Chelsea yang menyambutnya.

Caballero kemudian menyelamatkan tendangan Lewandowski dua kali berturut-turut dengan cepat ketika pemain Polandia itu mengejar dua umpan terobosan. Intervensi kedua kiper kami sangat berani.

Caballero menjauhkan bola dari jangkauan pemain lawan

Dia dengan cepat meluncur ke sisi kiri ketika Muller melepaskan tembakan melambung dari jarak jauh dan para penggemar di belakang gawang di Matthew Harding End senang melihat tembakan tersebut tidak menemui sasaran.

Saat laga melewati setengah jam peluang terbaik Chelsea tercipta, yang memuncak yang dipuncaki dengan tembakan Mount dari jarak delapan meter. Tak lama kemudian, sundulan Muller membentur mistar gawang Chelsea.

Tiga menit sebelum jeda, butuh penyelamatan brilian dari Neuer untuk mencegah Chelsea unggul melalui Marcos Alonso. Permainan brilian Mateo Kovacic dilanjutkan dengan bek sayap kiri mengecoh Benjamin Pavard sebelum tendangannya dihentikan oleh kiper tim nasional Jerman.


Kebobolan dua gol cepat

Di awal babak kedua,Chelsea nyaris mencetak gol saat Mount yang menggiring bola terjatuh sebelum melepaskan tembakan, dan Barkley kemudian menendang bola tepat ke arah Neuer. Namun, VAR sendiri menyatakan Mount dalam posisi offside.

Mount menciptakan peluang pertama di babak pertama

Setelah itu, arah permainan berubah dengan drastis ke arah Bayern dengan mereka menciptakan dua gol dalam kurun waktu tiga menit. Keduanya datang dari pergerakan cepat, yang pertama memungkinkan Lewandowski mengirim umpan untuk Gnabry untuk mencetak gol pertama dari jarak dekat dan yang kedua ketika sisi kanan pertahanan kami dikalahkan dan pemain yang sama melepas tembakan ke arah pojok bawah gawang Caballero.

Gnabry bisa saja membuat hat-trick tidak lama setelahnya andai tembakannya tak melambung di atas mistar. Sebelum itu Jorginho mendapat kartu kuning yang membuatnya absen dari leg kedua karena terlalu keras memprotes wasit.

Tammy Abraham dan Willian masuk pada 30 menit terakhir dan kami nyaris mendapatkan hasilnya ketika umpan Kimmich dari belakang dicegat oleh Mount tetapi tembakannya meleset dari gawang. Lalu ada umpan silang Willian yang tidak bisa disambut oleh Marcos Alonso. 

Gol ketiga Bayern tercipta pada menit ke-76 ketika bek sayap Alphonso Davies lolos dari perhatian beberapa pemain Chelsea. Lewandowski menunggu di tiang jauh untuk melesakkan gol ke-11 nya di Liga Champions musim ini.

Abraham tidak memanfaatkan umpan Pedro yang melintas di depan gawang Bayern sesaat sebelum kartu merah Alonso, yang awalnya kartu kuning tetapi kemudian berubah menjadi merah setelah peninjuan VAR.

Kapan leg kedua digelar?


Kita harus menunggu selama tiga pekan sebelum memainkan laga berikutnya di  Jerman, pada Kamis (19/3) dini hari WIB. Ini akan menjadi kunjungan pertama kami ke Allianz Arena sejak kemenangan final Liga Champions yang ajaib pada Mei 2012.


Susunan tim the Blues yang tidak berubah

Ketika mengumumkan nama timnya Frank Lampard tetap percaya dengan tim yang mengalahkan Spurs pada hari Sabtu. Karena itu ia memberikan Willy Caballero debut Liga Champions untuk Chelsea meskipun pemain Argentina itu memiliki banyak pengalaman dalam kompetisi ini saat bermain untuk Man City dan Malaga. Giroud menjadi ujung tombak dari tiga penyerang, dengan tiga bek juga kembali digunakan di laga ini.

Rekor menghadapi tim Jerman

Catatan tak terkalahkan di kandang berakhir dengan hasil dini hari tadi. The Blues tidak pernah kalah dari klub Jerman di Stamford Bridge sebelumnya tetapi sekarang memiliki tujuh kemenangan, tiga kali imbang, dan satu kekalahan ini dalam 11 pertandingan melawan tim-tim dari negara itu.


Apa laga selanjutnya?

Dari Stamford Bridge ke pantai selatan Inggris dan kunjungan ke markas Bournemouth di Premier League pada hari Sabtu. Banyak dari skuat Chelsea masih membawa pengalaman kekalahan 4-0 di sana musim lalu dan kami kalah di kandang dari the Cherries awal musim ini, jadi ada banyak yang harus diperbaiki dan tiga poin akan menyenangkan mengingat tim-tim yang peringkatnya tak jauh dari kami juga bermain. Bournemouth saat ini berada di urutan ke-16.


Chelsea (3-4-3-1): Caballero; Azpilicueta (k) (Pedro 73), Christensen, Rudiger; James, Jorginho, Kovacic, Alonso; Barkley (Willian 61), Mount; Giroud (Abraham 61)
Cadangan tidak dimainkan Kepa, Zouma, Emerson, Gilmour
Kartu merah Alonso 83
Kartu kuning Jorginho 48

Bayern (4-2-3-1): Neuer (k); Pavard, Boateng, Alaba, Davies; Thiago (Goretzka 90), Kimmich; Gnabry (Tolisso 85), Muller, Conman (Coutinho 66); Lewandowski
Cadangan tidak dimainkan Ulreich, Odriozola, Hernandez, Zirkzee
Pencetak gol Gnabry 51, 54, Lewandowski 76
Kartu kuning 
Thiago 45+1, Kimmich 50

Penonton 36.761
Wasit Clement Turpin dari Prancis
 

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA