Analisis

Lampard Puji Semangat dan Kualitas Tim, Khususnya Penampilan "Level Top" Gilmour dan "Luar Biasa" Pedro, dan Beri Kabar Terbaru Cedera Willian dan Kovacic

Frank Lampard yang gembira berkata bahwa dia tidak bisa meminta lebih dari timnya yang mengalahkan Liverpool di FA Cup dini hari tadi, dan si bos memberi pujian khusus kepada dua pemain, Billy Gilmour dan Pedro.

The Blues sukses mengalahkan pemimpin klasemen liga dan melangkah ke babak delapan besar FA Cup, yang pernah ia juarai empat kali selama bermain untuk Chelsea. Kemenangan signifikan ini diperoleh lewat sebuah gol masing-masing dari Willian dan Ross Barkley di kedua babak, dan clean sheet pertama selama hampir dua bulan.

"Ini performa yang impresif," kata Lampard. "Sulit untuk bermain komprehensif melawan Liverpool karena mereka masih berada dalam permainan karena tim mereka, tapi saya tak bisa meminta lebih banyak: semangat, etos kerja, kualitas."

"Anda harus bertahan dengan sangat baik untuk bisa meraih clean sheet melawan mereka, dan kami berhasil. Kami bertahan dengan segalanya, bermain dengan baik, dan layak memenangi laga ini."

"Di dua pertemuan pertama dengan Liverpool kami mungkin memainkan sepak bola yang lebih baik, dan lebih punya kendali terhadap bola, namun hari ini kami punya semangat ekstra."

"Kami dapat bersaing dengan tim-tim besar, tetapi menang atau kalah tergantung pada yang kita lakukan di kedua kotak," imbuh Lampard.

"Hari ini kami beberapa kali beruntung dalam bertahan, tapi ada Kepa dan kualitas pertahanan tiap pemain. Dan kami juga memanfaatkan dua peluang yang memberikan kemenangan. Itulah aturannya."

"Kami mencoba menutup ruang lawan hari ini, dan untuk melakukannya kami harus konsisten."

Lampard bicara soal rapat tim yang dilangsungkan dua pekan lalu untuk membahas situasi kami saat ini

"Saya merasa kami perlu mengadakan rapat umum untuk membahas tujuan kami, dan realisasinya akan membawa kami ke sana. Kami bukanlah Chelsea era lalu, dengan Hazard, Costa, Terry, dan Drogba. Kami ada di tempat yang berbeda. Kami punya pemain-pemain muda, kami punya beberapa pemain tua, tapi kami ingin menjembatani kesenjangan ini."

"Penting untuk mengetahuinya kecuali kami bekerja keras setiap hari dalam latihan, kecuali kami berperilaku baik ketika pulang dan berpikir bagaimana kami bisa lebih baik lagi sebagai sebuah grup, kami tak bisa melakukan lompatan itu."

"Masalah kami adalah di kedua kotak dan terkadang ada faktor mental di situ. Masalah kami menjadi bagian dari permainan, di mana ada momen-momen buruk dan kemasukan dua gol seperti saat melawan Bayern Munich. Kami berusaha mencari solusinya, masalah mental. Semua pemain sepakat. Kami semua mengatakan hal yang sama. Ini start yang bagus, tapi mengalahkan Liverpool bukanlah tujuan akhirnya. Kami harus membawa pengalaman ini dan mengulanginya lagi dan lagi."

Pemuda 18 tahun, Billy Gilmour, menampilkan permainan man of the match di televisi nasional

"Saya sepenuhnya percaya kepada Billy. Saya ingat ketika dia pertama kali bermain melawan Sheffield United dan kami bermain imbang di laga itu, orang-orang mempertanyakan anak ini, tapi saya tak masalah dengannya."

"Jika tubuhnya mungil, kepribadiannya masif, dan juga memiliki talenta yang sangat besar. Ketika saya melihat seorang gelandang, saya punya banyak pertanyaan. Apakah dia ingin menerima bola di semua posisi dan momen? Ya. Apakah dia ingin menyerang sudut lapangan dan melepas umpan yang tepat? Ya, pada umumnya dia melakukan itu. Akankah dia bermain total? Ya.

"Dia melakukan semua hal yang benar, dan dia rendah hati. Seluruh keluarganya ada di sini malam ini, nenek dan kakeknya datang dari Skotlandia, dan dia tampil luar biasa. Dia bukan sekadar seorang anak muda yang menembus tim, tetapi karena memiliki level, dia tampil seperti seorang pesepak bola kelas atas yang melawan pemain-pemain kelas atas. Ini malam yang hebat untuk Billy."

"Dia menunjukkan bahwa dia sangat nyaman di level ini. Saya orang pertama yang tidak terbawa, tapi jika dia bisa bermain seperti yang dia mainkan malam ini maka dia nyaman di level ini. Dia bisa menempatkan dirinya di tim. Para pemain tahu itu, mereka merasakan adanya pemain-pemain yang bagus."

"Dia telah berlatih bersama kami sepanjang tahun. Dia baru saja pindah dari gedung Akademi ke tim utama, selalu berlatih bersama kami dan jadi starter melawan Liverpool karena dia memang pemain yang bagus. Dia menampilkan permainan yang sempurna, yang brilian."

Pedro, yang melakoni laga ke-200 untuk Chelsea, juga tampil menawan

"Etos kerjanya malam ini luar biasa dan para pemain mengikutinya karena apa yang telah dia capai. Dia selalu mengancam. Dia mengalami masa-masa sulit musim ini. Dia masuk tim pada awalnya, kemudian cedera, lalu tidak masuk dalam tim. Akan tetapi, dalam beberapa pekan terakhir, dia menunjukkan hasrat besar untuk berlatih dengan sebaik mungkin, tajam, lapar, memberi nasihat, dan mengangkat pemain-pemain muda di dekatnya dengan bahasa tubuhnya."

"Jika dia meneruskan performa seperti malam ini, maka dia bisa jadi sangat penting bagi kami untuk sisa musim ini. Dia pemain yang dapat menularkan pengaruh, memiliki kinerja yang konsisten, selalu dapat melakukan banyak hal dengan bola, dan memberikan segalanya demi tim."

Mateo Kovacic dan Willian terpincang dan cedera

"Keduanya mengalami cedera Achilles. Mudah-mudahan cedera Willian tidak terlalu parah, itulah yang dikatakannya. Kita lihat besok. Kovacic merasa sedikit lebih buruk, tapi mudah-mudahan tidak terlalu drastis. Kita lihat nanti."

"Kami harus menunggu hingga Kamis, karena besok mereka libur. Kita akan lihat bagaimana situasi gelandang kami. Terkadang kita bisa mengeluh soal cedera, namun kenyataannya kita harus berjuang dan menghadapinya, dan ketika pemain menunjukkan semangat seperti malam ini, Anda berharap ini bisa memberikan semangat sebagai sebuah grup untuk terus melangkah ke depan."

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA