Berita

Pantauan Media: Si Striker Tersanjung Dihubungkan dengan Chelsea, Peminat Hakimi Bertambah, Eks Pemain Muda the Blues Senang dengan Kemajuan Mantan Rekan-Rekan Setimnya

Dalam rangkuman berita yang berkaitan dengan Chelsea dari berbagai media kali ini, muncul pernyataan dari seorang pemain internasional Inggris yang merasa tidak pantas pindah ke Stamford Bridge mengingat performanya saat ini dan target transfer the Blues juga diminati klub besar lain.

Berita-berita ini diambil dari sumber eksternal yang tidak mewakili pandangan maupun posisi Chelsea Football Club.

Wilson tersanjung dengan ketertarikan Chelsea

Kepada Sky Sports, striker Bournemouth Callum Wilson mengaku tersanjung dengan laporan yang menyatakan adanya ketertarikan Chelsea kepadanya, namun fokus si pemain sekarang adalah meningkatkan performanya dan mempertahankan Bournemouth di Premier League.

“Tentu saja membuat saya tersanjung, mereka klub yang hebat, sangat besar di liga ini,” kata Wilson, ketika ditanya tentang ketertarikan dari klub seperti the Blues.

“Ada yang menghubung-hubungkan dan omongan tapi saya tidak banyak membaca atau mendengar banyak berita melainkan mendengarnya dari orang lain – teman, keluarga – dan ini membuat saya bersemangat untuk tampil dengan baik.”

Setelah mencetak 14 gol di Premier League musim lalu, pria 28 tahun ini kurang konsisten di musim 2019/20 dan baru membuat delapan gol untuk the Cherries, yang kini berada di zona degradasi dengan kalah selisih gol.

“Pesepak bola mana pun ingin bermain di Liga Champions dan melangkah maju, itulah yang menjadi dasar dari keseluruhan karier saya.”

“Pertama dan terpenting tentu adalah mengangkat dan mengamankan posisi Bournemouth, dan saya tidak cukup baik musim ini untuk berbicara tentang hal itu.”

“Saya berusaha tidak terlalu memikirkannya dan fokus pada diri saya sendiri.”

 

PSG juga monitor Hakimi

Menurut Daily Mail, Paris Saint-Germain dilaporkan turut dalam perburuan untuk mendapatkan tanda tangan bek Achraf Hakimi dari Real Madrid musim panas nanti.

Pemain internasional Maroko ini tampil mengesankan selama dua musim peminjamannya di Borussia Dortmund dan dilaporkan mendapatkan banyak peminat baik dari klub Jerman maupun the Blues dan Juventus.

Media berbahasa Spanyol AS kini menyebut bahwa PSG juga tertarik dengan pemuda 21 tahun itu.

“Si pemain internasional Maroko akan kembali ke Bernabeu setelah masa peminjaman dua tahunnya di Borussia Dortmund berakhir,” tulis laporan tersebut.

“Hakimi, yang dapat bermain di kedua sisi lini belakang namun biasa dimainkan sebagai bek kanan, tampil mengesankan selama peminjamannya di Borussia Dortmund.”

“Hakimi, produk sistem pembinaan Real Madrid, adalah pemain internasional Maroko yang sudah membela negaranya sebanyak 28 kali. Dia tampil 17 kali bagi Real dan juga telah tampil di Liga Champions musim 2017/18.”

Kontrak Hakimi dengan Real Madrid baru akan berakhir pada musim panas 2022.


Ali turut senang untuk eks teman setimnya di Akademi

Kepada Goal.com, Mukhtar Ali mengaku senang melihat teman-temannya di Akademi Chelsea, Tammy Abraham dan Mason Mount, mampu menembus tim senior namun ia tak menyesal meninggalkan klub tiga tahun lalu.

Setelah bermain selama setahun di Belanda bersama Vitesse Arnhem, kini Ali merumput di Arab Saudi. Meski demikian, ia terus mengikuti perkembangan the Blues dan pemain-pemain muda yang pernah bermain bersamanya.

“Bisa melihat mereka masuk ke starting line-up Chelsea membuat semua orang yang menjadi bagian dari tim yunior kami gembira,” ujar pemuda 22 tahun itu. “Saya tak pernah melihat situasi sekarang dan berpikir mungkin seharusnya saya (yang menembus tim utama) karena saya turut senang untuk mereka.”

“Saya masih berkomunikasi dengan sebagian besar dari mereka dan mereka layak ada di tim utama. Tammy selalu ingin mencetak gol dan Anda bisa melihatnya sejak dia sangat muda, di mana pun dia bermain. Dia selalu tinggi di setiap tahun di akademi, jadi secara fisik dia lebih superior daripada siapa pun di tim dan lawan.”

“Mason setahun lebih muda dari kami tapi dia sering bermain bersama kami di tim yunior dan kualitasnya pun langsung terlihat. Anda bisa mengoper kepadanya di posisi apa pun dan dia akan mengontrolnya dengan baik. Dia bisa bermain di bawah tekanan, dia pemain yang memiliki kombinasi yang bagus, dan sangat cerdas.”

Ali kini tinggal di Riyadh, bermain untuk Al Nassr, yang tengah melambung, dan tim nasional Arab Saudi.

“Arab Saudi menghubungi saya pada tahun ketika kami menjuarai Youth Cup. Saya lahir di sana, jadi adalah sesuatu yang alami jika saya bermain untuk mereka, yang diatur oleh orang tua dan agen saya,” terang Ali, yang bermain untuk Inggris di kelompok usia Under-17.

“Banyak orang berpikir saya pindah ke Arab Saudi untuk mencari uang tapi bukan itu alasannya. Al Nassr menjuarai liga musim lalu dan ini klub yang besar.”

“Sebagai pemain muda di Chelsea, saya selalu tertantang untuk meraih trofi. Saya memiliki dorongan untuk menang itu dan Al Nassr punya mentalitas yang sama.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA