Wawancara

Toni Rudiger: Pertama, Terakhir, dan Selalu

Kini saatnya bagi Toni Rudiger untuk menjawab pertanyaan seputar masa lalu, sekarang, dan apa yang dilakukannya berulang-ulang. Dia mengingat kaus sepak bola buatan sendiri dan kosakata bahasa Inggrisnya yang terus bertambah…

Pertama: Kaus sepak bola pertama yang kaukenakan?

Kaus yang kubuat sendiri. Orang tuaku tidak punya cukup uang untuk membelinya jadi aku membuatnya sendiri – nomor sembilan, George Weah. Kaus itu berwarna putih dengan nomor sembilan dan namanya yang kutulis di punggung.

Terakhir: Kapan terakhir kali mengenakan kaus sepak bola dari tim yang tidak kaubela?

Sudah lama sekali, saat usiaku sekitar 15 tahun. Aku tak ingat tim apa itu.

Selalu: Kaus sepak bola lawas terbaik yang kausimpan?

Aku punya kaus Messi ketika kami bermain melawan Barcelona di Liga Champions dua tahun lalu. Merupakan sebuah kehormatan bagiku bisa berhadapan dengan pemain sepertinya jadi seusai laga kuminta kausnya saat kami berjabat tangan.

Kupikir dia pasti tidak menginginkan kausku tapi Cesc Fabregas yang ada di dekat kami berkata “berikan kausmu, dia juga menginginkan kausmu!”

Pertama: Tato apa yang kaupunya pertama kali?

Setelah debutku pada 2012. Itu tato pertamaku, kubuat di lengan kiri.

Terakhir: Tato terakhir?

Sekitar lima tahun lalu di seluruh dadaku. Sakit sekali.

Selalu: Pernah menghapus tato?

Tidak, selalu kupertahankan. Kurasa apa yang sudah ditorehkan di kulit tidak seharusnya dihapus dengan laser jadi kubiarkan saja.


Pertama: Film apa yang pertama kali kausukai semasa kecil?

Aku suka Free Willy, film yang menyenangkan.

Terakhir: Apa film atau acara TV terakhir yang kautonton?

Yang terakhir kutonton adalah documenter tentang penjara. Aku suka karena acara itu berbeda dan sangat menarik.

Selalu: Apa yang paling sering kautonton sepanjang hidup?

Film yang sering kutonton adalah Blood In Blood Out, bercerita tentang geng di Los Angeles.

Pertama: Saat masih kecil, kau berlibur ke mana?

Saat kecil aku tidak pergi berlibur. Aku pertama kali berlibur di usia 19 atau 20, dengan biaya sendiri.

Terakhir: Tempat terakhir yang kaukunjungi untuk bersantai?

Dubai di jeda musim dingin.

Selalu: Tempat yang paling sering kaukunjungi?

Juga Dubai, aku suka sekali.


Pertama:
Kapan pertama kali kau belajar bahasa Inggris?

Saat aku masih sangat muda, sekitar tiga tahun, di rumah.

Terakhir: Apa kata atau frasa terbaru yang kaupelajari?

Ada banyak tapi yang terakhir adalah rapid. Buatku, kita berkata “the guy is quick” tapi Danny Drinkwater berkata kepadaku “this guy is rapid” dan aku tak tahu artinya. Aku bisa mencoba memahaminya tapi kata itu tak pernah ada dalam kosakataku.

Selalu: Ada kata yang tak pernah bisa kaupahami?

Sebagian besar bisa kupahami tapi aku tidak mengerti bahasa Inggris Ross Barkley! Juga Billy Gilmour – aksen Skotlandianya sulit sekali.

- Simak yang Pertama, Terakhir, dan Selalu dari Ross Barkley, Jorginho, Olivier Giroud, Marcos Alonso, Willian, dan Fikayo Tomori.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA