Berita

Kekuatan Olahraga: Ketika Kobe dan Didier Menyemangati Pebasket yang Sedang Terpuruk

Menyusul insiden tragis yang merenggut nyawa Kobe Bryant pada Januari lalu, akun resmi Chelsea di Instagram mengunggah beberapa foto perjumpaan pebasket besar itu dengan pemain-pemain the Blues pada 2010 silam. Salah satu foto di antaranya, Bryant bersama Didier Drogba, memiliki kisah yang mengharukan di baliknya.

Adam Morrison adalah pemain klub NBA Charlotte Bobcats yang kemudian pindah ke Los Angeles Lakers dan menjadi rekan setim Bryant. Meski berstatus sebagai urutan ketiga di draft NBA 2006, kariernya gagal mencapai titik yang diharapkannya.

Setelah dilepas oleh Lakers pada 2010, Morrison tidak bermain untuk tim mana pun lagi. Power forward kelahiran Montana ini bercerita kepada podcast Rejecting the Screen. Kisah ini pasti akan membangkitkan semangat Anda di masa sulit ini, dan menggarisbawahi dampak positif yang dapat diberikan oleh olahraga di luar lapangan.

“Saya tidak bermain (untuk tim mana pun) dan merasa sangat depresi,” aku Morrison ketika mengenang tahun 2010.

“Saya menjadi pertapa di rumah. Saya tidak pergi ke lingkungan sekitar, dan ketika melakukannya orang bertanya, ‘mengapa kau tidak bermain?’”

“Pada waktu itu saya berusia 26 tahun, benar-benar berada di titik terendah dalam hidupku, saat mendapat SMS dari Robert Lata. Dia adalah petugas keamanan Lakers yang merupakan salah satu sahabat Kobe. Dia berkata, ‘hei, di mana alamatmu, ada paket untukmu’.”

“Kuterima paket itu, sebuah jersey yang ditandatangani oleh Didier Drogba. Saya penggemar Chelsea dan dia adalah pemain favoritku. Paket itu dari Kobe. Jersey yang dikenakan di pertandingan, ditandatangani oleh Didier Drogba. ‘Untuk Adam, Mendoakan yang Terbaik’. Saya selalu berpikir Kobe menelepon saya, yang mana tak masalah, masih tetap keren. Sulit dipercaya.”

“Malam berlalu, saya menjelajah internet, membaca semuanya, emosional, dan di laman Instagram Chelsea, ada dia bersama Didier Drogba memegang sepotong jersey bertuliskan ‘Untuk Adam, Mendoakan yang Terbaik’. Dia lalu jadi pemain terfavoritku, meminta tanda tangan untukku bahkan tanpa kuminta, dan mengirimkannya kepada saya saat dia tahu saya sedang terpuruk. Itulah Kobe Bryant.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA