Berita

Penghormatan Petr Cech dan Ron Harris untuk Peter Bonetti

Menyusul berita duka meninggalnya Peter Bonetti kemarin malam WIB, Petr Cech dan Ron Harris memberikan penghormatan mereka kepada salah satu pemain terbesar sepanjang masa kami.

Cech adalah satu-satunya kiper yang mampu melewati catatan clean sheet Bonetti untuk the Blues, sementara Harris adalah satu-satunya pemain yang punya penampilan lebih banyak untuk klub. Kedua sosok tersebut merefleksikan pencapaian hebat the Cat serta kebaikan dan kehangatannya di luar lapangan.

“Ini sungguh sebuah berita yang menyedihkan untuk semua yang memiliki hubungan dengan Chelsea Football Club,” kata Cech. “Kami turut berduka cita kepada keluarga dan semua orang yang mengenalnya. Peter adalah seorang legenda sejati klub baik di dalam dan di luar lapangan, dan seperti itulah orang akan mengenang sosoknya.”

Bonetti melakukan debutnya di Chelsea 44 tahun sebelum Cech, pada saat klub berjuang mendapatkan kembali posisinya di sepak bola Inggris. Ia telah mengawal gawang kami sebanyak 729 kali selama 15 tahun kariernya di Stamford Bridge, hanya kalah dari bek tengah Harris, yang masih menilai eks rekan setimnya itu sebagai salah satu yang terbaik.

“Jika Anda bertanya kepada suporter mana pun yang pernah ke Chelsea pada masa Peter atau sekarang ini, tanpa mengurangi rasa hormat kepada kiper-kiper Chelsea lain yang masih atau pernah bermain untuk Chelsea, para suporter akan mengatakan bahwa Peter adalah salah satu yang terbaik,” tegas Harris.

-Klik di sini untuk membaca persembahan kami untuk Bonetti

“Dia tampil lebih dari 700 kali untuk Chelsea dan itu sudah berbicara sendiri. Anda tidak dapat menemukan rekan yang lebih baik dan dia adalah salah satu kiper yang jarang Anda lihat dewasa ini karena dia akan keluar dan mencoba menangkap sebanyak mungkin umpan silang, meskipun tingginya kurang dari enam kaki. Dewasa ini mereka akan meninju atau menepisnya tetapi jika kita kembali ke masa itu dan menonton pertandingannya dari tahun ke tahun, Anda tak akan pernah melihat Peter keluar untuk meninju bola.”

Meski Bonetti jadi bagian dari tim nasional Inggris yang berhasil menjuarai Piala Dunia 1966, yang membuatnya mendapat pengakuan dengan dianugerahi medali pada 2009, ia hanya tampil beberapa kali untuk negaranya. Kala itu ia bersaing memperebutkan jersey nomor satu dengan kiper brilian Gordon Banks.

“Andai tidak ada Banks, Peter akan jauh lebih sering tampil bagi Inggris,” sambung Harris. “Orang-orang mengingatnya bermain untuk Inggris atas kesalahan yang dibuatnya (di Piala Dunia 1970), namun Peter sudah bermain di belakang saya selama 20 tahun dan saya tahu benar sebagus apa dia.”

“Dia fanatik dengan kebugaran. Sekali dalam sepekan selama latihan, dia pergi ke Epsom Downs untuk berlari lintas alam – dia akan memenangkannya dengan mudah! Dia juga memenangi lari sprint 50 yard atau 20 yard. Dia adalah salah satu kiper terbugar yang pernah orang lihat.”

“Salah satu laga terhebatnya adalah partai ulang final FA Cup 1970. Meski cedera setelah laga berjalan sekitar 20 menit, dia masih sanggup bermain. Saya mungkin memihak tapi saya rasa dia adalah salah satu kiper terbaik sepanjang masa.”

Tiga puluh tahun setelah penampilan terakhirnya di Stamford Bridge, Bonetti masih menjadi pengunjung reguler di London barat dan bahkan berhubungan baik dengan penjaga gawang Chelsea kala itu.

“Salah satu hal yang terlintas di pikiran saya tentang Peter adalah meskipun berstatus sebagai pemain legenda, beliau sangat lembut dan memiliki kepribadian yang luar biasa,” kenang Cech. “Saat tiba di Chelsea, saya mendapat kehormatan bisa bertemu dengannya untuk pertama kali dan saya merasa seperti sudah mengenalnya selama 10 tahun karena beliau orang yang sangat menyenangkan.”

“Beliau memiliki rekor clean sheet terbanyak, penampilan terbanyak kedua dalam sejarah klub, dan seorang legenda sejati. Namun demikian, beliau tetap rendah hati dan menyenangkan.”

“Kami sudah cukup lama tidak melihatnya di Stamford Bridge karena beliau tengah berjuang melawan penyakitnya. Saya ingat di salah satu dari beberapa pertemuan terakhir kami, beliau masih tetap positif dan kondisinya sangat baik. Beliau sangat berdedikasi pada sepak bola.”

Cech akhirnya berhasil melewati rekor clean sheet Bonetti di Chelsea pada awal 2014. Ia masih ingat harapan yang diberikan oleh pria yang menumbuhkan rasa saling menghormati, indikator lain yang menunjukkan kelas Bonetti.

“Jauh sebelum itu, beliau memberi tahu bahwa beliau percaya sayalah yang akan melewati rekornya dan kami bahkan membicarakan itu beberapa kali dalam beberapa tahun,” lanjut Cech. “Saat saya berhasil melakukannya, beliau mengirimkan ucapan selamat yang sangat menyenangkan. Itu menunjukkan kepribadian dan karakter hebatnya.”

“Saat melihat gaya mainnya, beliau bukan yang tertinggi tetapi mampu memaksimalkan tinggi badannya dalam permainannya. Beliau sangat tangkas dan atletis – alasan yang membuatnya dijuluki ‘the Cat”.

“Orang-orang lupa bahwa beliau juga seorang juara dunia. Beliau tak pernah menyinggung itu dan tidak banyak orang membicarakan itu tapi tetap saja luar biasa bisa masuk dalam skuad 1966 yang menjuarai Piala Dunia, bersama dengan semua yang diraihnya di Chelsea. Kita semua akan merindukannya.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA