Berita

Wawancara Utama: Reece James

Bisa dibilang sekarang Reece James sedang menjalani mimpinya.

Remaja ini sedang tampil bagi klub yang sudah dipujanya sejak kecil, di bawah arahan legenda sejati Chelsea Frank Lampard, dan dengan cepat menjadi favorit publik Stamford Bridge. Anda tentu ingat gol dramatisnya itu di Liga Champions.

Yang lebih mengagumkan dari kemajuan Reece di Chelsea musim ini adalah bahwa dia sama sekali tidak mengikuti pramusim akibat dibebat cedera. Dari penampilannya sejak pulih, sama sekali tak terlihat si pemain pernah mengalami cedera.

Dengan fakta itu, bersama kualitas tinggi yang dipertontonkannya sebagai bek kanan the Blues, kita akan langsung berpikir bahwa ia sudah lama menghuni tim utama dan bukannya baru saja menapaki Premier League untuk kali pertama. Bagaimana musim ini menurut si pemain sendiri?

“Sejak kembali dari cedera, segala sesuatunya berjalan dengan sangat baik,” kata Reece ketika melihat musim perdananya bersama Chelsea.

“Tentu saja pada awalnya sulit mendapat menit karena aku baru saja kembali dari cedera yang cukup parah, tapi seiring berjalannya musim, aku merasa bertambah baik dan berkembang secara bertahap.”

“Ini klub yang ingin kubela dan aku telah bekerja sangat keras untuk tiba di titik ini. Aku selalu merasa bahwa kemampuanku cukup baik dan aku berterima kasih kepada manajer yang telah memberiku kesempatan bermain.”

Chelsea, dan Lampard umumnya, berperan penting dalam perjalanan sepak bola Reece. Dia adalah penggemar the Blues sejak kecil, menjadikan kepala pelatih kami sebagai patutan gelandang haus gol, yang ia akui telah memberinya dampak dalam kariernya.

“Kami pindah ke London barat ketika aku masih sangat muda dan tumbuh tidak jauh dari Stamford Bridge,” ucap pemain dengan nomor punggung 24.

“Wajar jika mereka menjadi tim kesukaanku. Kakakku mendukung Man United tetapi Lauren (saudarinya) dan aku selalu mendukung Chelsea. Saat pertama kali mendukung mereka, ada pemain-pemain seperti Robben, Drogba, Cech, dan manajer yang kujadikan panutan.

“Bahkan sekarang, sebagai manajerku, dia luar biasa. Ia adalah manajer perseorangan dan mengatakan apa yang ada dipikirannya. Jika dia berkata aku harus bekerja lebih kerja lagi, atau jika sudah bekerja dengan baik, maka dia akan mengajak ke pinggir dan mengatakannya. Kuapresiasi itu."

“Caranya berada di dekatku, dan semua pemain dalam hal ini, sangat bagus.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA