Berita

Toni Rudiger Tutup Biaya Katering Rumah Sakit di Berlin untuk Tiga Bulan ke Depan

Toni Rudiger membantu rumah sakit di kota kelahirannya, Berlin, dengan membayar katering suster untuk setidaknya tiga bulan ke depan.

Sebelumnya, di bulan ini, si bek berbicara dengan rumah sakit Berlin Charité yang terletak di pusat kota, tempat ia dilahirkan pada 1993 silam, guna mencari tahu cara untuk berkontribusi pada kota kelahirannya selama wabah virus corona. Dengan sumbangan dana yang cukup besar, dia akan membantu suplai makanan untuk suster-suster yang bekerja di rumah sakit tersebut.

“Saya menghubungi Berlin Charité sebelum Paskah dan bertanya apakah saya dapat membantu orang banyak,” cerita Rudiger.

“Mereka mengaku sangat sulit mengatur katering untuk staf suster saat ini karena kantin tutup, begitu pula dengan semua restoran di sekitar rumah sakit. Saya, bersama keluarga, memutuskan untuk menutup biaya katering selama setidaknya tiga bulan.”

“Saya sangat berterima kasih atas semua yang diberikan Berlin selama masa muda saya. Sekarang saya punya tanggung jawab untuk membalasnya dan mudah-mudahan situasinya segera membaik.”

Sebelumnya, Rudiger memberi tahu kami dampak besar yang dirasakannya sebagai pengungsi yang tumbuh besar di Berlin baik sebagai seorang pribadi maupun pesepak bola.

“Saya tumbuh di area yang dihuni banyak pengungsi,” jelasnya. “Benar-benar ada berbagai macam orang di sana, tetapi biasanya bukan orang Jerman, lebih banyak orang asing. Ini sulit, karena di tempat seperti itu semua punya pemikiran masing-masing, cara berpikir masing-masing, budaya masing-masing. Tapi itu juga hal yang baik karena sekarang saya terbuka pada setiap budaya.”

“Tetapi, olahraga, secara umum, menyatukan orang. Di sana, kami berbicara dalam satu bahasa, dan dari sudut pandang saya, sepak bola yang melakukan itu. Kami punya kerangkeng untuk bermain sepak bola di lingkungan kami dan saya mulai bermain sepak bola di sana. Semua anak ke tempat itu dan kami mengadakan turnamen, yang kompetitif – ada banyak orang yang memiliki kemampuan di sana dan ini selalu menarik.”

Sebelumnya, di bulan ini, Rudiger jadi salah satu dari pemain-pemain Premier League yang berkomitmen dengan inisiatif #PlayersTogether, dana sumbangan yang dapat mereka salurkan sendiri ke petugas-petugas garis depan NHS dengan bermitra dengan organisasi amal payung NHS.

Inisiatif ini melanjutkan skema bantuan yang ditawarkan oleh sepak bola dalam berbagai cara, antara lain yang dikelola atau dibantu oleh Chelsea Footbal Club, seperti penggunaan Millennium Hotel di Stamford Bridge untuk staf NHS, makanan gratis untuk staf NHS, dan dukungan untuk Refuge sebagai badan amal kekerasan dalam rumah tangga.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA